M O M S M O N E Y I D
Bugar

Makan Ubi Cilembu untuk Diet Turun Berat Badan, Bagus atau Tidak?

Makan Ubi Cilembu untuk Diet Turun Berat Badan, Bagus atau Tidak?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, makan ubi Cilembu untuk diet turun berat badan bagus atau tidak, ya?  

Menurunkan berat badan tidak selalu harus identik dengan menahan lapar atau menghindari makanan yang mengenyangkan. Justru, memilih sumber karbohidrat yang tepat dapat membantu diet berjalan lebih nyaman dan berkelanjutan.

Salah satu makanan yang sering dilirik saat diet adalah ubi Cilembu. Rasanya manis alami, teksturnya lembut, dan mudah diolah. Namun, makan ubi Cilembu untuk diet turun berat badan bagus atau tidak?

MomsMoney akan membahasnya di sini. Simak, yuk!

Baca Juga: Menu Diet Turun Berat Badan Tanpa Nasi untuk Seminggu, Coba yuk!

Makan Ubi Cilembu untuk Diet Turun Berat Badan Bagus atau Tidak?

Jawabannya, iya. Salah satu alasannya adalah karena ubi Cilembu mengandung serat tinggi, yang bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Mengutip Healthline, menurunkan berat badan bisa berhasil jika Anda menciptakan defisit kalori, yaitu mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibakar oleh tubuh. Karena ubi Cilembu membantu rasa kenyang bertahan lebih lama, makanan ini bisa membantu mengurangi asupan kalori secara alami.

Jenis serat yang ada dalam ubi ini adalah serat larut yang membentuk gel di saluran pencernaan dan memperlambat proses pencernaan. Hasilnya, Anda jadi tidak mudah lapar dan cenderung makan lebih sedikit. Hal ini penting dalam proses penurunan berat badan.

Ubi jalar mentah, termasuk ubi Cilembu, mengandung sekitar 77% air dan 13% serat, yang menjadikannya makanan rendah kalori namun mengenyangkan dan bisa memberi energi tahan lama.

Baca Juga: 13 Daftar Obat Diet Turun Berat Badan Alami yang Bisa Dicoba

Kata Studi tentang Manfaat Ubi untuk Diet

Beberapa studi juga mendukung manfaat ini. Satu penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat selama setahun bisa menurunkan berat badan hingga 5%.

Studi lain menemukan bahwa orang yang mengganti salah satu waktu makan dengan makanan berbasis ubi jalar putih mengalami penurunan berat badan, pengurangan lemak tubuh, dan lingkar lengan hingga 5%.

Cara Sehat Makan Ubi Cilembu untuk Diet

Namun, penting juga memperhatikan cara memasaknya. Ubi Cilembu rebus lebih dianjurkan karena lebih sehat dan memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih rendah dibanding yang dipanggang atau digoreng.

Indeks glikemik mengukur seberapa cepat suatu makanan bisa menaikkan kadar gula darah. Skala GI berkisar dari 0–100. Nilai di bawah 55 dianggap rendah, 56–69 sedang, dan di atas 70 tinggi.

Jika ubi direbus selama 30 menit, GI-nya bisa serendah 46 (tergolong rendah). Namun, jika dipanggang selama 45 menit, GI-nya bisa naik hingga 94 (tergolong tinggi). Ini berarti cara memasak bisa memengaruhi dampaknya terhadap gula darah, dan tentu saja, terhadap efektivitas diet.

Menggoreng ubi Cilembu tidak disarankan jika Anda sedang menurunkan berat badan. Proses menggoreng menambah kandungan lemak dan kalori karena minyak terserap ke dalam makanan. Bila ingin hasil diet optimal, sebaiknya hindari makanan yang digoreng, termasuk ubi goreng.

Baca Juga: Susu Kedelai Diminum saat Diet Bagus atau Tidak? Ini Jawabannya

Jadi, makan ubi Cilembu untuk diet turun berat badan bagus atau tidak? Ya, ubi Cilembu bisa jadi pilihan yang bagus untuk dikonsumsi saat diet. Karena kandungan seratnya, Anda akan merasa lebih kenyang dan cenderung mengurangi porsi makan, yang mendukung penurunan berat badan.

Meski begitu, perlu diingat bahwa mengonsumsi apa pun secara berlebihan, termasuk ubi Cilembu, tetap bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Diet akan lebih efektif jika disertai dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang rutin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.