MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (6/3/2026). Berikut daftar rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk hari ini.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 1,76% ke level 7.710 dan disertai peningkatan volume pembelian.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau wave (2) pada label merah. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar perlu mencermati potensi koreksi lanjutan.
Menurutnya, area 7.140–7.391 akan menjadi area koreksi berikutnya.
Secara teknikal, level support IHSG berada pada kisaran 7.311 dan 7.391. Sementara itu, level resistance terdekat berada di rentang 7.934 hingga 8.154.
Baca Juga: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat (6/3) Kompak Naik
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan Jumat (6/3/2026):
1. ARCI – Spec Buy
ARCI menguat 0,85% ke level 1.785 namun masih didominasi tekanan jual. Selama ARCI mampu bertahan di atas 1.725 sebagai stoploss, posisi ARCI diperkirakan berada di awal wave (v) dari wave [i] dari wave 5 pada label hitam.
- Spec Buy: 1.750–1.785
- Target Price: 1.935, 2.160
- Stoploss: below 1.725
2. CDIA – Buy on Weakness
CDIA ditutup pada level 895 namun masih berada dalam tekanan jual. Posisi CDIA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (5) dari wave {C}.
- Buy on Weakness: 725–865
- Target Price: 975, 1.245
- Stoploss: below 690
Baca Juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Jumat (6/3)
3. INCO – Spec Buy
INCO terkoreksi 2,32% ke 6.325 dan masih didominasi tekanan jual. Posisi INCO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave 2 pada label hitam.
- Spec Buy: 6.075–6.325
- Target Price: 6.500, 7.000
- Stoploss: below 5.950
4. NICL – Buy on Weakness
NICL menguat 8,72% ke 1.060 dan disertai peningkatan volume pembelian. Selama mampu bertahan di atas 955 sebagai stoploss, posisi NICL diperkirakan berada di awal wave A dari wave (B).
- Buy on Weakness: 995–1.035
- Target Price: 1.110, 1.205
- Stoploss: below 955
Investor diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko, mengingat tekanan eksternal masih berpotensi memicu volatilitas pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News