MOMSMONEY.ID - Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.
Teras rumah kini berubah jadi area penting yang bukan cuma soal tampilan, tapi juga kenyamanan dan fungsi. Banyak orang mulai sadar kalau ruang luar bisa dimaksimalkan jadi tempat santai, kumpul keluarga, bahkan kerja ringan.
Di tengah gaya hidup modern, desain teras yang tepat bisa bikin rumah terasa lebih luas tanpa harus renovasi besar. Melansir dari Better Homes & Gardens, terlihat jelas bahwa tren teras kini lebih mengutamakan keberlanjutan dan kenyamanan jangka panjang.
“Teras sekarang bukan sekadar pelengkap, tapi sudah jadi bagian utama dari gaya hidup di rumah,” ujar Anthony Musso, desainer lanskap dari Hicks Landscapes.
Hal ini juga mulai banyak diterapkan di Indonesia, terutama pada rumah-rumah minimalis hingga modern tropis. Sudah banyak yang melakukannya, yuk lihat seperti apa desainnya.
Baca Juga: Ruang Tamu Nyaris Rusak Akibat Renovasi? Ini Cara Ubah agar Lebih Fungsional
Ruang multifungsi makin jadi kebutuhan
Sekarang, teras nggak lagi cuma buat duduk santai. Banyak orang mulai membaginya jadi beberapa fungsi dalam satu area. Misalnya ada sudut ngobrol, area makan kecil, sampai spot santai dengan tanaman.
Konsep ini bikin teras terasa lebih hidup dan fleksibel. Apalagi untuk rumah di Indonesia yang lahannya terbatas, solusi ini cukup efektif tanpa perlu nambah bangunan baru. Selain itu, penataan seperti ini juga bikin rumah terasa lebih rapi dan terkonsep.
Teras bisa dipakai lebih lama sepanjang tahun
Kalau dulu teras cuma dipakai saat cuaca bagus, sekarang sudah beda. Banyak desain yang memungkinkan teras tetap nyaman meski panas atau hujan.
Di Indonesia, ini bisa diwujudkan dengan atap tambahan, tirai outdoor, atau sirkulasi udara yang bagus. Bahkan kipas angin atau pencahayaan hangat juga mulai sering dipakai.
Selain nyaman, konsep ini juga bikin rumah terasa lebih hidup karena ruang luar ikut aktif digunakan setiap hari.
Furnitur teras makin nyaman seperti di dalam rumah
Salah satu perubahan paling terasa ada di pemilihan furnitur. Teras sekarang diisi kursi empuk, sofa outdoor, bahkan bantal dekoratif yang nyaman.
Material seperti rotan kembali jadi favorit karena tampilannya hangat dan cocok dengan iklim tropis Indonesia. Selain itu, bahan ini juga dikenal awet dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya rumah.
Dengan furnitur yang nyaman, orang jadi lebih betah di teras, bahkan bisa berjam-jam tanpa merasa bosan.
Warna netral bikin tampilan lebih elegan
Soal warna, tren sekarang cenderung ke arah warna netral yang hangat. Misalnya cokelat, abu gelap, sampai warna tanah yang alami.
Warna seperti ini lebih fleksibel dan nggak cepat ketinggalan zaman. Selain itu, mudah dipadukan dengan elemen lain seperti tanaman atau furnitur.
Kunci utamanya ada di keselarasan. Jadi semua elemen di teras terlihat menyatu dan enak dipandang.
Baca Juga: 10 Barang di Kamar Tidur yang memilih Dibuang biar Tidur Lebih Nyenyak
Pintu depan jadi daya tarik utama
Hal yang sering dianggap sepele ternyata punya pengaruh besar, yaitu pintu depan. Warna kontras seperti hitam atau abu tua bisa langsung meningkatkan tampilan rumah.
Selain terlihat lebih modern, perubahan ini juga bisa berdampak pada nilai jual rumah. Bahkan dalam beberapa studi properti, pintu depan yang menarik bisa menaikkan harga rumah secara signifikan. Ini jadi salah satu cara simpel tapi efektif untuk upgrade tampilan rumah.
Desain ramah untuk semua orang
Tren berikutnya adalah desain yang lebih inklusif. Artinya, teras dibuat agar nyaman digunakan oleh semua orang, dari anak muda sampai lansia.
Contohnya seperti lantai yang rata, jalur yang lebih lebar, dan akses yang lebih mudah tanpa hambatan.
Konsep ini penting, apalagi untuk rumah yang direncanakan jadi hunian jangka panjang. Selain aman, juga bikin semua anggota keluarga merasa nyaman.
Tren teras 2026 menunjukkan bahwa desain yang baik bukan cuma soal gaya, tapi juga soal fungsi dan kenyamanan jangka panjang.
Penataan yang tepat, teras bisa jadi tempat favorit di rumah tanpa perlu biaya besar. Apalagi di Indonesia, konsep ini sangat cocok diterapkan karena mendukung gaya hidup santai dan kebersamaan.
Jadi, kalau kamu ingin upgrade rumah tanpa renovasi besar, mulai dari teras bisa jadi langkah paling realistis dan berdampak besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News