M O M S M O N E Y I D
Santai

Cara Menata Rumah 5×12 Meter agar Sejuk, Terang, dan Tidak Pengap

Cara Menata Rumah 5×12 Meter agar Sejuk, Terang, dan Tidak Pengap
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Cara menata rumah 5×12 meter punya tantangan tersendiri karena bentuk lahannya cenderung memanjang dengan lebar terbatas. Jika pembagian ruang terlalu padat, bagian tengah rumah bisa minim cahaya sekaligus sulit mendapatkan udara segar. 

Padahal, hunian sempit tetap dapat terasa nyaman apabila sejak awal memiliki jalur sirkulasi udara yang jelas. Melansir dari studiomatrx, penempatan bukaan dan ruang terbuka menjadi bagian penting agar udara dapat bergerak lebih lancar di dalam rumah. 

Konsep ini semakin cocok untuk hunian di Indonesia yang menghadapi kondisi panas dan lembap, sehingga desain rumah perlu menyesuaikan karakter iklim setempat.

“Ventilasi silang membantu udara segar masuk dari satu sisi dan mendorong udara panas keluar melalui sisi lainnya,” dikutip dari studiomatrx.org.

Cara membuat udara mengalir dari depan ke belakang

Untuk rumah berukuran 5×12 meter, jangan hanya berfokus pada jumlah jendela. Posisi bukaan justru lebih menentukan apakah udara bisa bergerak atau berhenti di satu ruangan.

Baca Juga: 5 Area Rumah yang Boleh Berantakan biar Hunian Tetap Rapi dan Tertata

Jendela depan dapat menjadi titik masuk udara, sementara bukaan di bagian belakang berfungsi sebagai jalan keluarnya. Ruang keluarga, ruang makan, hingga area belakang sebaiknya memiliki koneksi visual dan udara yang cukup terbuka.

Jika terdapat banyak sekat, gunakan partisi berongga atau kisi-kisi agar angin tidak langsung terputus. Penataan furnitur pun perlu diperhatikan supaya lemari atau perabot berukuran besar tidak berada tepat di jalur ventilasi.

Buat ruang tengah tidak menjadi area mati

Salah satu masalah rumah memanjang adalah bagian tengah yang sering terasa lebih gelap dan pengap. Solusinya tidak selalu harus menambah banyak jendela di bagian depan.

Void kecil atau taman dalam dapat menjadi pilihan untuk memberikan akses udara sekaligus cahaya dari atas. Misalnya, area 2×2 meter dapat dimanfaatkan sebagai taman mini, sedangkan bagian atasnya dibiarkan terbuka dengan tambahan skylight yang dapat dibuka.

Melansir dari blog.3dhouseplanner, bukaan vertikal dapat membantu udara panas bergerak ke atas. Perencanaan yang tepat, void tidak hanya menjadi elemen dekoratif, tetapi juga membantu menciptakan sirkulasi udara di bagian tengah bangunan.

Gunakan efek cerobong untuk mengurangi panas

Udara panas cenderung bergerak ke atas. Prinsip tersebut dapat dimanfaatkan dengan menyediakan ventilasi pada posisi tinggi, terutama dekat plafon atau atap.

Bukaan rendah dapat digunakan sebagai jalur masuk udara, sedangkan ventilasi tinggi membantu mengeluarkan udara panas. Plafon yang cukup tinggi juga memberikan ruang tambahan bagi udara panas sebelum keluar dari area hunian.

Pada bagian tertentu, ventilasi atas, skylight yang bisa dibuka, atau lubang udara di area atap dapat dipertimbangkan. Mengutip dari delution.co, langkah ini dapat dipadukan dengan desain plafon tinggi untuk membuat rumah terasa lebih lega dan tidak mudah pengap.

Pilih bukaan sekaligus pelindung panas

Jendela besar memang membantu pencahayaan dan pertukaran udara, tetapi bukan berarti seluruh dinding harus dipenuhi kaca. Pada iklim Indonesia, bukaan perlu dipadukan dengan perlindungan terhadap sinar matahari langsung.

Gunakan overstek, kanopi, jalusi, kisi-kisi, atau tanaman peneduh pada sisi yang menerima paparan matahari cukup kuat. Cara ini membantu mengurangi panas yang masuk tanpa mengorbankan fungsi ventilasi.

Untuk jendela, model casement atau louvre dapat dipertimbangkan karena bukaan dapat diarahkan untuk menangkap angin. Ventilasi tambahan di atas pintu juga bisa membantu mempertahankan pergerakan udara ketika pintu utama ditutup.

Baca Juga: Kain Bekas Jadi Alas Bingkai Foto, Ini Ide Dekorasi Rumah yang Penuh Kenangan

Checklist sederhana rumah 5×12 meter

Sebelum membangun atau merenovasi, beberapa hal berikut bisa dijadikan acuan:

  1. Buat jalur udara dari area depan menuju belakang.
  2. Sediakan bukaan pada ruang utama.
  3. Kurangi sekat solid yang memotong jalur angin.
  4. Pertimbangkan void atau taman kecil di tengah rumah.
  5. Buat ventilasi tinggi untuk membantu membuang udara panas.
  6. Atur furnitur agar tidak menutup jendela.
  7. Tambahkan kanopi, overstek, atau jalusi untuk mengurangi panas matahari.
  8. Pastikan dapur dan kamar mandi memiliki ventilasi memadai.

Rumah sempit tetap bisa terasa nyaman

Rumah 5×12 meter tidak harus dipenuhi banyak jendela atau perangkat pendingin agar terasa nyaman. Kuncinya justru berada pada hubungan antara posisi bukaan, arah angin, pembagian ruang, ketinggian plafon, dan perlindungan dari panas matahari. 

Ventilasi silang dapat menjadi dasar, kemudian diperkuat dengan void atau bukaan atas apabila bagian tengah rumah sulit mendapatkan udara dan cahaya.

Pada akhirnya, desain terbaik tetap perlu menyesuaikan kondisi setiap lahan karena arah matahari, angin, bangunan tetangga, dan kebutuhan penghuni bisa berbeda. 

Perencanaan sejak awal, rumah berukuran 5×12 meter dapat terasa lebih terang, lega, dan memiliki sirkulasi udara yang jauh lebih baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.