M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Naik Kelas dari Workshop Lokal, Simak Pelajaran Bisnis dari Bikintopi

Naik Kelas dari Workshop Lokal, Simak Pelajaran Bisnis dari Bikintopi
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Produk topi custom kini tak lagi sekadar merchandise pelengkap. Ia menjadi bagian dari identitas brand, sehingga menuntut kualitas, konsistensi, dan ketepatan produksi.

Perubahan ini menjadi peluang bisnis, seperti yang dijalani Bikintopi, manufaktur topi custom asal Bandung yang berhasil menjangkau pasar ekspor.

Dari perjalanannya, ada beberapa pelajaran penting dalam membangun bisnis manufaktur agar bisa naik kelas.

Pertama, konsisten pada kualitas sejak awal. Direktur Bikintopi, Jujun Junaedi, menegaskan, kualitas menjadi fondasi utama bisnis.

“Sejak awal berdiri, Bikintopi kami bangun sebagai pabrik topi custom yang serius pada kualitas. Visi kami jelas, menjadikan pabrik topi Indonesia yang tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” ujarnya, Kamis (5/2).

Kedua, bangun sistem kerja yang rapi dan terukur. Skala produksi yang besar menuntut sistem operasional yang efisien.

General Manager Bikintopi Aziz Muslim menyebutkan, ketepatan waktu sebagai kunci kepercayaan klien.

Baca Juga: Dari Keamanan Pangan hingga Konsistensi, Ini Tips Bisnis Katering ala Dapur Pangeran

“Kami membangun sistem kerja yang rapi dan terukur, mulai dari order masuk, perencanaan produksi, hingga pengiriman,” jelasnya.

Ketiga, perkuat branding untuk masuk pasar global. Tak hanya produksi, kepercayaan pasar juga menentukan langkah ekspansi.

Head Marketing Bikintopi Heri Hermansyah mengungkapkan, peluang dari pasar luar negeri cukup besar.

“Saat ini Bikintopi telah menjalankan ekspor ke Malaysia, Singapura, dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya, serta pernah mengirimkan produk topi custom ke Amerika Serikat,” ungkapnya.

Keempat, disiplin pada kontrol kualitas.Untuk menjaga standar, pengawasan dilakukan di setiap tahapan produksi.

“Kami sangat detail dalam proses produksi, mulai dari pemilihan bahan hingga finishing. Setiap produk topi harus lolos quality control,” kata Rendy, Kepala Produksi Bikintopi.

Selanjutnya: Pramono Pastikan Transjakarta Memiliki 10.000 Bus Listrik pada Tahum 2029

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Provinsi Ini Masih Alami Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 21 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Langkah Memanfaatkan Pasar Global Lewat UMKM Bisa Ekspor

Ini adalah program yang dikembangkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemdag) yang memanfaatkan kerjasama perdagangan yang sudah diteken.

Program Pendampingan Usaha Masih Menjadi Penopang UMKM

Pendampingan yang diberikan Kementerian UMKM mencakup segala aspek mulai dari perluasan pasar hingga pembiayaan.

Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi IP68 & Fast Charger 100W

Redmi Note 17 Pro Max kantongi sertifikasi IP68. Temukan daftar peningkatan fitur proteksi yang tak ada di varian reguler.

Asian Games 2026: Wushu Sumbang Medali Pertama bagi Kontingen Indonesia

Atlet wushu putra Indonesia Seraf Naro Siregar menyumbang medali pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026. 

Bulu Tangkis Asian Games 2026: Lumat Mongolia, Tim Putri Indonesia ke Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak 16 besar, Minggu (20/9), Tim Putri Indonesia melaju ke perempat final.

Memori HP Lega Seketika Lewat Fitur Kompresi Google Photos

Penyimpanan gratis Google Photos makin terbatas. Fitur kompresi internal bisa menghemat ruang tanpa menghapus foto berharga

Promo HokBen Tebus Murah September 2026, Makan Makin Puas Mulai Rp 10.000 Saja

Nikmati promo HokBen tebus murah mulai Rp 10.000 saja. Dapatkan pilihan menu favorit Anda di sini, dari Norimaki hingga Shrimp Ball.

Makan Dua Buah Apel Rutin Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat

Makan dua buah apel sehari terbukti menurunkan kolesterol total hingga 5,89 mmol/L. Simak mekanisme pektin mengikat lemak jahat di sini.

Butuh Semangat Move On? Yuk, Tonton 6 Film Ini biar Semangat Habis Putus Cinta

Jika sedang patah hati karena putus cinta, beberapa film dengan tema serupa berikut bisa ditonton untuk memberikan semangat.