M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jiwa Lelah Tanpa Alasan Jelas? Ini 6 Tanda Anda Perlu ke Psikolog Sekarang

Jiwa Lelah Tanpa Alasan Jelas? Ini 6 Tanda Anda Perlu ke Psikolog Sekarang
Reporter: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Tanda seseorang harus ke psikolog sering kali diabaikan. Hal ini karena secara kasat mata tidak tampak luka di tubuh atau demam yang dirasakan. 

Pernahkah Anda merasa lelah yang kunjung reda, padahal tubuh terasa sehat-sehat saja? Di sinilah pentingnya memahami bahwa kesehatan seseorang tidak hanya memiliki otot yang kuat atau hasil laboratorium Anda normal.

Tetapi juga berhubungan dengan ketenangan jiwa dan kestabilan emosi. Jika sampai kesehatan mental terganggu dan dibiarkan saja, maka berisiko mendatangkan sakit fisik yang lebih serius.

Baca Juga: Masalah Kesehatan Mental Kerja: Kenali Bedanya Burnout, Sibuk, dan Berkembang

Di tengah kondisi saat ini yang penuh dengan tekanan, tuntutan pekerjaan, dan derasnya informasi, kesehatan mental menjadi hal yang perlu diperhatikan dan tidak bisa dianggap sepele.

Untungnya, saat ini semakin banyak orang yang mulai melek dengan kesehatan mental, berani bicara, dan tidak lagi menganggap bahwa ke psikolog adalah aib.

Berikut adalah beberapa tanda seseorang harus ke psikolog yang perlu Anda ketahui, dikutip dari www.halodoc.com:

Baca Juga: Tekanan Hidup Mengimpit? 5 Strategi Soft Life Ini Bikin Tetap Waras

1. Sedih dalam waktu lama

Setiap orang tentu pernah merasa sedih dengan kondisi atau masalahnya masing-masing. Namun, jika kesedihan ini terjadi terus-menerus, hal ini perlu Anda curigai.

Apalagi jika kesedihan tersebut datang tanpa alasan yang jelas, disertai dengan tidak memiliki keinginan untuk menjalankan aktivitas. Usahakan untuk segera mencari psikolog dan membicarakannya secara perlahan.

2. Cemas berlebihan

Cemas menjadi perasaan yang sering dialami. Misalnya saja Anda akan melakukan presentasi, lalu mengalami cemas sebelum tampil. Hal itu normal terjadi,

Namun, jika sampai cemas itu berlebihan dan Anda sulit mengendalikannya hingga memunculkan beberapa tanda fisik, seperti badan gemetar, sesak napak, jantung berdebar, hingga pingsan, maka penting untuk segera menemui psikolog.

Baca Juga: Kesehatan Mental: Aplikasi Batin Hadir, Curhat Kini Lebih Aman!

3. Perubahan suasana hati berlebih atau mood swing

Kondisi ini terjadi ketika suasana hati Anda secara mendadak berganti. Dari perasaan sedih tiba-tiba menjadi bahagia dalam waktu yang singkat.

Bahkan, dalam kondisi yang lebih serius, bisa juga menyebabkan kecemasan berlebih, sulit konsentrasi, halusinasi, hingga depresi. Jika menyadari kondisi tersebut, maka segeralah untuk bertemu dengan psikolog.

4. Stres dalam waktu lama

Stres dialami seseorang ketika mendapatkan tekanan. Reaksinya bisa berupa rasa gelisah, emosi, dan mudah tersinggung.

Namun, jika stres ini terjadi dalam waktu lama, maka bisa membuat seseorang menjauh dari lingkungan, mudah marah, hingga melakukan kebiasaan yang tidak sehat.

Karena dampak jangka panjangnya yang sangat berbahaya, sehingga kondisi ini perlu untuk dikonsultasikan dengan psikolog.

Baca Juga: 5 Manfaat Mendaki Gunung untuk Kesehatan Mental, Rahasia Sembuh Lewat Alam

5. Halusinasi

Halusinasi adalah gangguan yang membuat seseorang merasa seperti mendengar, mencium suatu aroma, atau melihat sesuatu yang secara nyata tidaklah ada.

Kondisi ini tidak bisa Anda biarkan begitu saja. Perlu untuk segara dikonsultasikan kepada psikolog, karena bisa membahayakan bagi diri sendiri dan orang lain.

6. Menyakiti diri sendiri

Tanda seseorang harus ke psikolog berikutnya adalah menyakiti diri sendiri. Seperti menggoreskan benda tajam ke bagian tubuh.

Kebiasaan seperti ini akan sangat berbahaya jika dibiarkan begitu saja dalam waktu yang lama. Salah satu bahaya terbesarnya adalah bunuh diri. Perlu untuk segera bertemu dengan psikolog dan mendengarkan sarannya demi keselamatan.

Dengan mengenali tanda seseorang harus ke psikolog sejak dini, Anda tidak hanya menyelamatkan kewarasan, tapi juga melindungi tubuh dari kerusakan yang lebih parah. Karena kesehatan sejati adalah keseimbangan antara jiwa dan raga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

8 Lagu Justin Bieber yang Buktikan Cinta Abadi, Rayakan Setiap Momen

Rayakan cintamu! 8 lagu Justin Bieber pilihan ini akan membuktikan bahwa asmara bisa abadi dan penuh kebahagiaan.

Huawei Mate 80 Pro Rilis: Baterai 6.000 mAh, Tak Perlu Khawatir Nge-game

Kinerja Kirin 9030 Pro di Huawei Mate 80 Pro diklaim melonjak 42% dari generasi sebelumnya. Cari tahu performa gaming!

Cek Saham yang Mau Bagi-Bagi Dividen, Cum Date 14 - 20 April 2026

Musim pembagian dividen semakin ramai. Ini bisa jadi momentum bagi investor untuk mulai melirik saham-saham dengan potensi cuan dari dividen. 

Tips Loud Budgeting demi Gaya Hidup Hemat di Era Digital

Shopee membagikan tips loud budgeting untuk terapkan gaya hidup hemat di era yang serba digital seperti sekarang.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan 13-19 April 2026, Sunlight Paling Murah!

Hingga 19 April 2026 mendatang, ada promo Alfamidi Hemat Satu Pekan yang dapat Anda manfaatkan dengan baik. Cek di sini.

Tak Disangka! Ini 7 Fitur Rahasia WhatsApp di iPhone yang Jarang Diketahui!

Ternyata ada 7 fitur tersembunyi WhatsApp di iPhone yang jarang diketahui. Dari notifikasi unik hingga transkrip pesan suara, semua ada!

Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (13/4)

Simak proyeksi dan rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini Senin (13/4/2026).

Jiwa Lelah Tanpa Alasan Jelas? Ini 6 Tanda Anda Perlu ke Psikolog Sekarang

Sedih berlarut, cemas berlebihan, atau mood swing ekstrem? Jangan anggap sepele. Deteksi dini demi kewarasan dan kesehatan fisik Anda.

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (13/4)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (13/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Merosot Rp 42.000! Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin (13/4)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (13/4) mengalami penurunan drastis Rp 42.000 dari perdagangan sebelumnya.