M O M S M O N E Y I D
Bugar

Manfaat Jalan Kaki untuk Meredakan Gejala Asam Urat Anda, Ini Dia 8 Khasiat Lainnya

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Manfaat jalan kaki untuk meredakan gejala asam urat juga bisa mencegah komplikasi dari kondisi ini. Anda tetap bisa berolahraga ringan seperti berjalan kaki dengan cara yang tepat.

Cara ini dinilai cukup efektif untuk membantu meredakan gejala dan mencegah kambuhnya asam urat. Aktivitas ringan ini mampu memberikan dampak positif bagi metabolisme tubuh dan kadar asam urat.

Selain itu, jalan kaki juga dapat menurunkan berat badan secara bertahap yang bertujuan untuk mengurangi tekanan pada sendi dan menurunkan risiko kekambuhan. Bersumber dari Health.com, ini dia berbagai informasi tentang manfaat  jalan kaki untuk penderita asam urat tinggi:

Baca Juga: Deretan Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat, Sering Dikira Aman

Kenapa jalan kaki cocok untuk penderita asam urat?

1. Mengurangi lemak tubuh

Lemak tubuh terbukti membawa lebih banyak asam urat dibanding otot. Jalan kaki yang dilakukan rutin bisa menurunkan berat badan dan kadar lemak, yang otomatis membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah.

2. Mengurangi resistensi insulin

Resistensi insulin bisa memperburuk asam urat. Aktivitas seperti jalan kaki membantu tubuh merespons insulin dengan lebih baik, sehingga risiko kambuh bisa ditekan.

3. Membantu detoksifikasi

Berjalan kaki meningkatkan pernapasan dan sirkulasi. Ini membuat ginjal bekerja lebih optimal dalam menyaring asam urat dan membuangnya melalui urin.

4. Sendi lebih fleksibel dan bebas nyeri

Kalau Anda merasa sendi jadi kaku atau nyeri setelah duduk lama, jalan kaki bisa jadi solusinya. Gerakan alami saat berjalan membantu melumasi sendi dengan cairan sinovial, yang membuat sendi tetap lentur dan tidak kaku.

Berjalan juga memicu pelepasan endorfin alami, alias “pain killer” buatan tubuh yang membantu meredakan nyeri.

Seberapa sering harus jalan kaki?

Penderita asam urat bisa melakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki setidaknya 150 menit per minggu. Anda bisa melakukan jalan kaki selama 30 menit per hari selama 5 hari atau bisa dibagi dua sesi 15 menit pagi dan sore.

Kalau Anda baru memulai, cukup 10-15 menit dulu per hari, lalu tambah durasinya perlahan. 

Baca Juga: Cara Diet Sehat untuk Penderita Asam Urat Tinggi, Aman dan tidak Gampang Lapar

Khasiat jalan kaki untuk kesehatan

1. Menguatkan tulang

Jalan kaki mampu mencegah kehilangan massa tulang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita pasca menopause yang rutin berjalan kaki dapat menurunkan risiko patah tulang pinggul hingga 40%.

2. Memperpanjang usia
Berjalan kaki secara teratur ternyata bisa memperpanjang harapan hidup. Sebuah studi membuktikan bahwa orang usia 50-60-an yang aktif berjalan memiliki risiko kematian 35% lebih rendah dalam 8 tahun dibanding mereka yang tidak aktif.

3. Meningkatkan mood

Jalan kaki bisa menjadi obat alami pengusir stres. Saat berjalan, tubuh melepaskan endorfin yang membuat Anda lebih bahagia dan tenang. Makin banyak langkah yang Anda ambil, makin cerah pula suasana hati Anda. 

4. Menguatkan otot

Selain membakar lemak, jalan kaki juga membantu mengencangkan otot kaki, perut, dan bahkan lengan jika Anda bergerak lebih aktif. Otot yang kuat dapat menopang sendi lebih baik, sehingga tekanan pada sendi berkurang.

5. Meningkatkan kualitas tidur

Sering susah tidur? Coba deh jalan kaki di pagi hari. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita usia 50-75 tahun yang rutin berjalan pagi cenderung mengalami kualitas tidur yang lebih baik dibanding yang tidak.

6. Menjaga kesehatan sendi

Saat kita berjalan, sendi akan terkompresi secara alami. Ini membantu cairan sendi bersirkulasi dan memberi nutrisi pada tulang rawan. Semakin rutin berjalan, semakin sehat sendi Anda.

Itulah beberapa manfaat jalan kaki untuk penderita asam urat tinggi yang bisa mendukung kesehatan sendi Anda dan kesehatan secara keseluruhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.