MOMSMONEY.ID - Dapur terasa dingin dan kuno? Cek 5 cara hemat membuat dapur Anda lebih hangat, modern, dan nyaman tanpa renovasi besar yuk.
Dapur yang terasa dingin dan terlihat ketinggalan zaman sering membuat rumah kehilangan kesan nyaman. Banyak pemilik rumah mengira solusi terbaik adalah renovasi besar, padahal tidak selalu begitu.
Melalui pendekatan yang tepat, dapur bisa tampil lebih hangat, hidup, dan relevan dengan gaya masa kini tanpa biaya besar. Tertarik coba?
Melansir dari Real Simple, sejumlah desainer interior sepakat bahwa perubahan kecil justru sering memberi dampak visual paling signifikan.
Pendekatan ini cocok untuk masyarakat Indonesia yang ingin memperbarui dapur secara realistis dan fungsional.
“Menambahkan kehangatan pada dapur tidak harus mahal, yang penting adalah memilih elemen yang tepat,” ujar Heather French, salah satu pendiri French & French Interiors.
Baca Juga: Kenyamanan Rumah Sirna? Cek Ulang Feng Shui Kamar Mandi Anda
Bawa tekstil untuk menciptakan suasana yang lebih hangat
Tekstil adalah salah satu cara paling mudah untuk mengubah nuansa dapur yang terasa dingin. Kehadiran kain pada tirai jendela, penutup meja, atau rok dapur mampu melembutkan tampilan ruang.
Tekstur kain juga membantu menciptakan kesan rumah yang lebih hidup dan tidak kaku. Selain itu, karpet kecil atau bantalan duduk pada kursi dapur dapat menambah rasa nyaman tanpa mengganggu fungsi ruang. Solusi ini fleksibel karena mudah diganti sesuai selera dan tren.
Pilih warna cat bernuansa hangat dan menenangkan
Cat memiliki peran besar dalam membentuk suasana dapur. Warna netral hangat seperti krem, cokelat muda, atau beige mampu mengubah dapur yang suram menjadi lebih ramah.
Mengecat ulang lemari dapur dan mengganti perangkat keras seperti gagang kabinet juga bisa memberi kesan baru tanpa renovasi besar.
Menurut para desainer interior, warna hangat lebih mudah dipadukan dan tidak cepat terlihat usang. Ini menjadi pilihan aman untuk jangka panjang.
Perhatikan ulang pencahayaan agar dapur tidak terasa kaku
Pencahayaan sering kali menjadi penyebab utama dapur terasa dingin. Lampu dengan cahaya terlalu terang atau material logam polos dapat menciptakan kesan keras.
Mengganti lampu dengan kap berbahan linen atau anyaman bisa membuat cahaya terasa lebih lembut. Lampu gantung bertekstur juga menambah karakter visual pada dapur.
Selain mendukung aktivitas memasak, pencahayaan yang tepat membantu menciptakan suasana hangat saat berkumpul.
Tambahkan karya seni agar dapur terasa lebih hidup
Dapur tidak harus polos dan fungsional semata. Menambahkan karya seni berukuran kecil dapat memberi sentuhan personal yang kuat.
Lukisan, ilustrasi, atau dekorasi dinding sederhana membantu memecah dominasi warna netral. Karya seni juga tidak harus mahal karena banyak pilihan menarik di toko barang bekas atau pasar loak. Elemen ini membuat dapur terasa lebih ekspresif dan berkarakter.
Baca Juga: Satu Benda Ini Bikin Dapur Kamu Makin Hidup, Personal, dan Menyenangkan, Simak Ya
Gunakan material alami untuk menyeimbangkan tampilan dapur
Material alami dikenal efektif menghadirkan kesan hangat dan nyaman. Elemen kayu pada meja atau rak dapur mampu mengurangi kesan dingin dari warna gelap.
Aksen rotan, tanaman hijau, serta detail keramik seperti pot terakota juga memberi sentuhan organik. Kombinasi ini membuat dapur terasa lebih hidup dan seimbang secara visual. Material alami juga dinilai lebih tahan tren dan mudah dipadukan.
Mengubah dapur yang dingin dan kuno tidak selalu membutuhkan anggaran besar. Dengan memanfaatkan tekstil, warna hangat, pencahayaan yang tepat, karya seni, dan material alami, dapur bisa tampil lebih modern dan nyaman.
Pendekatan ini relevan dengan kebutuhan rumah tangga masa kini yang mengutamakan fungsi dan estetika. Perubahan sederhana yang dilakukan secara cerdas mampu menghadirkan dapur yang lebih menyenangkan untuk aktivitas sehari hari.
Selanjutnya: 4 Basic Skincare untuk Kulit Sensitif, Bantu Kulit Lebih Kuat dan Sehat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News