MOMSMONEY.ID - Simak, yuk, ide dapur kuno nostalgia yang kembali tren di rumah modern, dari terakota hingga sudut sarapan yang bikin dapur Anda terasa hangat.
Desain dapur tidak selalu harus mengikuti gaya minimalis modern yang serba polos. Banyak pemilik rumah di Indonesia kini justru mulai tertarik menghadirkan kembali nuansa klasik yang terasa hangat dan akrab.
Tren ini muncul karena dapur bukan hanya tempat memasak, tetapi juga ruang berkumpul yang memiliki nilai emosional bagi keluarga.
Melansir dari Real Simple, sejumlah desainer interior global menyebut permintaan terhadap elemen dapur bernuansa nostalgia meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Gaya ini dianggap mampu menghadirkan karakter kuat sekaligus kenyamanan yang sulit ditemukan pada desain dapur modern yang terlalu kaku.
“Tidak ada yang bisa menandingi kehangatan, tekstur, dan karakter lantai terakota asli di dapur,” ujar desainer interior Susan Serra dari Susan Serra Associates.
Ternyata, banyak elemen klasik yang terbukti tahan lama dan justru membuat dapur terasa lebih hidup serta personal.
Baca Juga: Pengertian Krisis Ekonomi: Penyebab, Dampak, dan Cara Cerdas Menghadapinya
Lantai terakota yang menghadirkan kehangatan alami
Lantai terakota merupakan salah satu elemen klasik yang kembali menarik perhatian dalam desain dapur modern. Material ini dikenal memiliki warna alami seperti merah bata, oranye tanah, hingga kuning hangat yang mampu membuat ruangan terasa lebih nyaman.
Pada era 1970 hingga 1990, lantai terakota sangat populer digunakan di berbagai rumah. Namun seiring berkembangnya tren minimalis, material ini sempat tergantikan oleh ubin berwarna netral.
Kini banyak desainer kembali menggunakan terakota karena tampilannya yang autentik dan daya tahannya yang kuat. Selain itu, lantai ini juga mampu memberikan karakter visual yang khas pada dapur.
Terakota cocok dipadukan dengan berbagai gaya interior seperti rumah tradisional, gaya rustic, hingga desain modern yang ingin menghadirkan sentuhan alami.
Kombinasi warna berani dan kayu berkualitas
Selain material klasik, tren dapur bernostalgia juga terlihat dari penggunaan warna yang lebih berani. Jika sebelumnya dapur modern identik dengan warna putih atau abu abu, kini warna yang lebih hangat mulai kembali digunakan.
Beberapa warna yang mulai populer antara lain amber gelap, merah anggur lembut, hingga warna netral yang sedikit keabu abuan. Ketika dipadukan dengan material kayu berkualitas, dapur akan terlihat lebih hangat sekaligus elegan.
Menurut pakar desain interior Ashley Biscan dari Floor and Decor, kombinasi warna jenuh dengan tekstur kayu dapat menciptakan dapur yang terasa ekspresif namun tetap rapi secara visual.
Sentuhan ini bisa diterapkan melalui kursi dapur berwarna mencolok, backsplash dengan motif menarik, hingga kabinet kayu dengan finishing alami.
Sudut sarapan yang membuat dapur terasa lebih hidup
Salah satu elemen dapur klasik yang mulai kembali populer adalah sudut sarapan. Area ini biasanya berupa bangku panjang yang dipadukan dengan meja kecil dan ditempatkan di dekat jendela atau sudut ruangan.
Konsep ini memberikan ruang santai yang terasa lebih intim dibandingkan meja makan biasa. Banyak keluarga memanfaatkannya untuk sarapan bersama, berbincang santai, atau bahkan membantu anak mengerjakan tugas sekolah.
Desainer Joyce Huston dari Decorilla menyebutkan, sudut sarapan sebagai salah satu area paling hangat di rumah karena mampu menciptakan momen kebersamaan.
Walaupun pulau dapur modern masih populer, sudut sarapan dinilai lebih nyaman untuk aktivitas santai yang melibatkan interaksi keluarga.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Sabtu 14 Maret 2026, Saatnya Fokus!
Wallpaper retro yang memberi karakter dapur
Wallpaper dapur kembali menjadi pilihan menarik bagi pemilik rumah yang ingin menambahkan karakter tanpa melakukan renovasi besar. Desain yang terinspirasi dari era 1980 hingga 1990 kini kembali diminati.
Motif yang sering digunakan biasanya berupa pola bunga klasik, desain vintage, atau motif geometris yang memberikan kesan unik.
Menurut desainer Christina Samatas dan Renee DiSanto dari Park and Oak, tren wallpaper dapur saat ini sering disebut sebagai gaya grandma chic karena menghadirkan nuansa klasik yang elegan.
Selain mudah dipasang, wallpaper juga mampu mengubah suasana dapur secara instan sehingga ruangan terlihat lebih hidup dan personal.
Material terrazzo yang kembali diminati
Terrazzo merupakan material klasik yang telah digunakan sejak lama dalam dunia desain interior. Material ini dibuat dari campuran serpihan batu alam, marmer, atau kaca yang menghasilkan pola unik.
Dalam desain dapur modern, terrazzo tidak hanya digunakan sebagai lantai tetapi juga sebagai meja dapur atau countertop.
Keunggulan material ini adalah tampilannya yang artistik sekaligus daya tahannya yang kuat. Pola alami yang dihasilkan juga membuat setiap permukaan terrazzo terlihat berbeda.
Desainer Courtney Batten menjelaskan, penggunaan terrazzo dalam dapur modern mampu menciptakan perpaduan warna yang harmonis sekaligus memberikan sentuhan nostalgia yang elegan.
Baca Juga: Cara Cerdas Kelola Anggaran Lebaran Agar Kantong Tidak Jebol Pasca Idul Fitri
Tren dapur bernuansa nostalgia menunjukkan bahwa desain klasik tidak pernah benar benar hilang. Banyak elemen lama yang justru kembali populer karena mampu menghadirkan suasana hangat dan penuh karakter di rumah modern.
Mulai dari lantai terakota, kombinasi warna berani, sudut sarapan yang nyaman, wallpaper retro, hingga material terrazzo, semuanya bisa menjadi inspirasi untuk memperbarui tampilan dapur.
Memadukan elemen klasik dan sentuhan modern secara seimbang, dapur dapat berubah menjadi ruang yang tidak hanya fungsional tetapi juga menyenangkan untuk berkumpul bersama keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News