M O M S M O N E Y I D
Santai

Desainer Interior Ungkap Rahasia Rumah Terasa Tenang Tanpa Renovasi

Desainer Interior Ungkap Rahasia Rumah Terasa Tenang Tanpa Renovasi
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Cek cara mudah membuat rumah terasa lebih tenang tanpa renovasi yuk. Berikut langkah sederhana dari desainer interior yang sering diabaikan.

Pernah merasa rumah terasa penuh, sumpek, atau membuat pikiran tidak nyaman padahal tidak ada masalah yang jelas? 

Kondisi ini ternyata cukup sering dialami banyak orang, terutama setelah menjalani hari yang sibuk. Ruangan yang terlihat biasa saja bisa memberikan efek psikologis tertentu karena otak terus memproses setiap objek yang ada di sekeliling kita. 

Mengutip dari Real Simple, para desainer interior menyebut langkah pertama menciptakan rumah yang lebih tenang justru bukan menambah dekorasi baru. 

Sebaliknya, perubahan kecil yang tepat sering kali jauh lebih efektif untuk menciptakan suasana yang nyaman dan rileks.

“Langkah pertama menuju rumah yang lebih tenang adalah mengurangi kebisingan visual dan kekacauan di dalam ruangan,” ujar Terry Stewart, Desainer Interior dan Pendiri Terry Stewart Interior Design Associates.

Baca Juga: Pengertian Krisis Ekonomi: Penyebab, Dampak, dan Cara Cerdas Menghadapinya

Langkah pertama yang sering dilupakan saat membuat rumah lebih tenang

Banyak orang langsung berpikir untuk membeli dekorasi baru ketika ingin membuat rumah terasa lebih nyaman. Misalnya menambahkan lilin aromaterapi, tanaman hias, atau mengganti warna dinding. 

Padahal menurut para desainer interior, cara paling efektif justru dimulai dari mengurangi barang yang tidak perlu di dalam ruangan.

Otak manusia secara alami memproses setiap benda yang terlihat. Ketika terlalu banyak barang berada dalam pandangan, otak harus bekerja lebih keras untuk memprosesnya. Akibatnya, ruangan terasa ramai secara visual dan dapat memicu rasa lelah atau tidak nyaman.

Langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain membersihkan permukaan meja, merapikan sudut ruangan, atau menyimpan barang kecil yang sering menumpuk. Perubahan kecil seperti ini sering kali langsung membuat ruangan terasa lebih lega.

Mengapa ruangan rapi bisa membuat pikiran lebih rileks?

Dari sudut pandang psikologi lingkungan, kondisi rumah memiliki hubungan erat dengan kesehatan mental. Ruangan yang penuh dengan barang membuat otak menganggap lingkungan tersebut tidak stabil atau tidak terkendali.

Ketika rangsangan visual terlalu banyak, tubuh bisa mengalami kelelahan mental. Hal ini dapat menimbulkan rasa gelisah, sulit fokus, bahkan meningkatkan stres ringan yang terjadi setiap hari.

Sebaliknya, ruangan yang rapi memberi sinyal ketenangan bagi otak. Dengan lebih sedikit objek yang harus diproses, sistem saraf menjadi lebih santai dan tubuh merasa lebih nyaman berada di dalam ruangan tersebut.

Mengenali titik kecil di rumah yang memicu stres

Dalam pengalaman para desainer interior, sumber ketidaknyamanan di rumah sering berasal dari area kecil yang sebenarnya jarang disadari. 

Area ini sering disebut sebagai titik gesekan, yaitu tempat yang berulang kali memicu rasa jengkel setiap hari.

Contohnya seperti meja dapur yang penuh dengan barang, sudut ruangan yang menjadi tempat menaruh benda acak, atau area dekat pintu masuk yang dipenuhi tas dan surat.

Masalahnya terlihat sepele, tetapi karena kita melihatnya setiap hari, otak mencatatnya sebagai tugas yang belum selesai. 

Itulah sebabnya menghilangkan satu sumber kekacauan saja bisa memberikan perubahan suasana yang cukup besar di rumah.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Sabtu 14 Maret 2026, Saatnya Fokus!

Cara memulai merapikan rumah tanpa merasa terbebani

Membersihkan seluruh rumah sekaligus memang bisa terasa melelahkan. Karena itu, para ahli desain interior menyarankan untuk memulai dari langkah kecil yang realistis.

Pertama, pilih ruangan yang paling sering digunakan. Misalnya ruang keluarga atau kamar tidur yang menjadi tempat beristirahat setelah beraktivitas.

Kedua, fokus pada satu area saja. Tidak perlu langsung membersihkan seluruh ruangan. Cukup mulai dari satu meja, satu rak, atau satu sudut kecil.

Ketiga, bersikap tegas terhadap barang yang tidak lagi digunakan. Jika sebuah benda tidak memiliki fungsi jelas, sebaiknya disimpan atau dipindahkan ke tempat lain.

Pendekatan seperti ini membuat proses merapikan rumah terasa lebih ringan dan tidak menimbulkan tekanan.

Perubahan sederhana lain yang bisa membuat rumah lebih nyaman

Setelah ruangan lebih rapi, ada beberapa langkah tambahan yang dapat membantu menciptakan suasana rumah yang lebih tenang.

Salah satunya adalah memperbaiki pencahayaan. Lampu yang terlalu terang atau menyilaukan dapat membuat ruangan terasa tegang. 

Sebaliknya, cahaya hangat mampu menciptakan suasana yang lebih santai dan nyaman, terutama pada malam hari.

Cara sederhana yang bisa dicoba adalah menggunakan lampu meja, memilih bohlam dengan warna cahaya hangat, atau membiarkan cahaya alami masuk melalui tirai tipis.

Selain pencahayaan, pemilihan warna ruangan juga berpengaruh. Warna lembut seperti krem, putih hangat, atau pastel dapat membantu menciptakan kesan ruangan yang lebih luas dan menenangkan.

Material alami seperti rotan, linen, atau kain bertekstur juga sering digunakan desainer interior untuk menciptakan nuansa rumah yang lebih hangat dan natural.

Baca Juga: Cara Cerdas Kelola Anggaran Lebaran Agar Kantong Tidak Jebol Pasca Idul Fitri

Menciptakan rumah yang terasa tenang sebenarnya tidak selalu membutuhkan biaya besar atau perubahan drastis. Langkah paling efektif justru dimulai dari hal sederhana, yaitu mengurangi kekacauan visual yang ada di dalam ruangan. 

Ketika jumlah barang yang terlihat berkurang, otak dapat bekerja lebih santai dan suasana rumah terasa lebih nyaman.

Setelah itu, pencahayaan yang lembut dan warna yang menenangkan dapat memperkuat kesan rileks di dalam rumah. 

Melakukan cara sederhana ini, rumah tidak hanya terlihat lebih rapi, tetapi juga menjadi tempat yang benar benar mendukung ketenangan pikiran setiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tayang 16 Oktober, Heartlake The Musical Jadi Live-Action Pertama Lego Friends

Lego Friends: Heartlake The Musical, tayangan live-action pertama Lego Friends hadir secara lengkap pada 16 Oktober.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (12/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.​

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 12 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Halodoc Catat Konsultasi Kesehatan Mental Naik 8,1% Sejak 2022, Didominasi Perempuan

Data internal Halodoc mencatat, jumlah konsultasi kesehatan mental di platformnya naik 8,1% dibanding 2022.​

Promo HokBen Double Chicken Vibes Oktober, Buy 3 Get 1 & Buy 2 Get 1

Nikmati Simple Set Teriyaki dan HokBen Fried Chicken lewat promo HokBen terbaru. Mulai Rp 29 ribuan per orang.

Ramalan Zodiak Besok Senin 12 Oktober 2026, Evaluasi Hubungan dan Pribadi

Ramalan zodiak besok Senin 12 Oktober 2026 membahas cinta, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi Aries hingga Pisces.

Spesial Oktober, Nikmati Promo Burger Bangor Paket Hemat Mulai Rp 35 Ribuan

Cek deretan promo Burger Bangor terbaru edisi Oktober 2026 yang bisa dipesan lewat ShopeeFood, GoFood, hingga GrabFood.

Ramalan Shio Besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda Berpeluang Paling Beruntung

Simak ramalan shio besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda diprediksi beruntung, sementara Kerbau, Tikus, dan Anjing perlu lebih waspada.

Picu Obesitas, Ketahui Dampak Terlalu Sering Main Ponsel bagi Orang Dewasa Ini

Simak beberapa dampak buruk terlalu banyak main ponsel bagi orang dewasa yang juga penting untuk diketahui.​  

Bukan Cuma Cuci Darah, Gula Darah Tinggi Picu Komplikasi Amputasi & Stroke!

Gula darah tinggi merusak penyaring ginjal secara permanen. Pahami pemicu komplikasi fatal ini sebelum berujung cuci darah rutin.