MOMSMONEY.ID - Simak beberapa tren pencahayaan dapur terbaru ini yang bikin ruangan terasa lebih hangat, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.
Dapur kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat memasak, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan pusat aktivitas rumah.
Perubahan gaya hidup membuat banyak orang mencari cara sederhana agar dapur terasa lebih nyaman dan tidak kaku. Salah satu tren yang belakangan mencuri perhatian adalah penggunaan lampu meja di area dapur.
Melansir dari Real Simple, pendekatan pencahayaan ini mulai banyak diterapkan desainer interior karena mampu menghadirkan suasana hangat dan lebih personal.
Tren ini dinilai relevan dengan kebutuhan hunian modern yang mengutamakan kenyamanan emosional sekaligus estetika.
“Lampu meja membantu dapur terasa menyatu dengan area rumah lain dan menghadirkan kehangatan visual yang lebih alami,” ujar Audra Samnotra, desainer interior dari Social Swan Decor.
Baca Juga: Gaya Rumah Terlihat Kuno? Ternyata 9 Tren Dekorasi Inilah yang Bikin Cepat Usang
Lampu meja jadi strategi pencahayaan berlapis
Dalam desain interior modern, pencahayaan ideal tidak bergantung pada satu sumber cahaya saja. Lampu meja hadir sebagai bagian dari pencahayaan berlapis yang melengkapi lampu utama dan lampu kerja.
Cahaya yang dihasilkan lebih lembut dan tidak menyilaukan, sehingga dapur terasa seimbang secara visual. Pendekatan ini juga membuat ruangan terlihat lebih hidup dan tidak terasa dingin.
Alternatif lampu malam yang lebih nyaman
Lampu meja di dapur bisa berfungsi sebagai lampu malam yang praktis. Saat malam hari, Anda tidak perlu menyalakan seluruh lampu plafon hanya untuk aktivitas singkat.
Ini sangat membantu terutama pada rumah dengan konsep ruang terbuka, karena cahaya lembut dari lampu meja tidak mengganggu anggota keluarga lain yang sedang beristirahat.
Menghadirkan suasana hangat dan ramah
Sebagian besar dapur dirancang dengan pencahayaan terang untuk mendukung aktivitas memasak. Namun, kondisi ini sering kali membuat ruangan terasa terlalu formal.
Lampu meja menghadirkan cahaya ambient setinggi mata yang menciptakan nuansa lebih santai. Efeknya, dapur terasa lebih ramah, hangat, dan cocok untuk dinikmati di malam hari.
Menonjolkan detail interior dapur
Selain berfungsi sebagai sumber cahaya, lampu meja juga berperan sebagai elemen dekorasi. Penempatannya di sudut meja, dekat buku resep, atau di samping peralatan dapur favorit dapat memperkaya tampilan ruangan.
Pemilihan warna kap lampu dan material alas yang senada dengan palet dapur membantu menciptakan kesan rapi dan harmonis.
Membuat aktivitas sehari hari terasa lebih bermakna
Aktivitas sederhana seperti menyiapkan kopi pagi atau mencuci peralatan makan di malam hari bisa terasa lebih menyenangkan dengan pencahayaan yang tepat.
Lampu meja memberikan sentuhan emosional pada rutinitas harian. Dapur pun berubah menjadi ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai kebersamaan dan kenyamanan.
Baca Juga: Bukan PNS, 7 Profesi Ini Justru Bikin Kaya Raya di Tahun 2026, Kok Bisa? Simak Yuk
Fleksibel dan mudah dipersonalisasi
Keunggulan lain dari lampu meja adalah fleksibilitasnya. Jika lokasi penempatan jauh dari stopkontak, lampu isi ulang bisa menjadi solusi.
Selain itu, kap lampu dapat diganti sesuai selera untuk menghadirkan tampilan unik tanpa biaya besar. Cara ini memungkinkan setiap dapur memiliki karakter yang berbeda tanpa harus renovasi.
Masuknya lampu meja ke dapur menunjukkan perubahan cara pandang terhadap fungsi ruang di rumah. Tren ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga menjawab kebutuhan akan kenyamanan dan kehangatan emosional.
Melakukan langkah sederhana, dapur bisa terasa lebih hidup, personal, dan menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga.
Selanjutnya: Trump Sebut Armada AS Bergerak ke Iran: Risiko Perang di Timur Tengah Meningkat?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News