M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jadi Salah Satu Penyakit yang Sering Dialami, Allianz Bagikan Tips Penanganan ISPA

Jadi Salah Satu Penyakit yang Sering Dialami, Allianz Bagikan Tips Penanganan ISPA
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyakit yang paling sering dialami nasabah Allianz setiap bulannya. Sepanjang tahun 2024, tercatat lebih dari 30.000 kasus klaim terkait ISPA dari nasabah, menandakan bahwa penyakit ini masih menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat.

ISPA dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari polusi udara yang merusak sistem pernapasan hingga infeksi virus dan bakteri. Keduanya menimbulkan gejala yang serupa, namun ada beberapa langkah penanganan yang berbeda sesuai dengan penyebabnya. Penanganan yang kurang sesuai ini juga turut menentukan tingginya kasus ISPA, bahkan dapat berujung secara fatal.

Dokter Tubagus Argie, Head of Claim Cashless, Credentialing, Payment, and Data Analytics Allianz Life Indonesia menekankan, pentingnya mengenali perbedaan penyebab ISPA agar masyarakat tidak salah langkah dalam penanganannya.

Gejala ISPA akibat virus biasanya lebih ringan, seperti batuk berdahak dengan warna bening dan kadang tanpa demam. Sementara ISPA akibat bakteri umumnya ditandai dengan batuk berdahak berwarna kuning hingga kehijauan, demam tinggi yang berlangsung lama, serta gejala yang lebih berat. “Dengan mengetahui perbedaannya, kita bisa menentukan penanganan yang tepat dan mengukur tingkat keparahannya,” kata Argie, Senin (23/6).

Baca Juga: 12 Obat Batuk Alami yang Terbukti Efektif dan Layak Dicoba

Penanganan ISPA Sesuai Penyebabnya

Jika disebabkan oleh virus:

  • Tidak perlu antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan resistensi berbahaya.
  • Fokus pada perawatan suportif, seperti: istirahat cukup, minum air yang banyak, obat simptomatik seperti paracetamol untuk demam atau ibuprofen untuk nyeri, serta konsumsi vitamin C dan D untuk mendukung daya tahan tubuh
  • Biasanya sembuh dalam 3–7 hari jika daya tahan tubuh baik
  • Jika gejala memburuk, segera konsultasi ke dokter

Jika disebabkan oleh bakteri:

  • Perlu pengobatan dengan antibiotik sesuai resep dokter, yang harus dikonsumsi hingga habis meskipun gejala membaik
  • Tidak memerlukan obat antivirus
  • Risiko komplikasi lebih tinggi jika tidak ditangani
  • Jika mengalami batuk berdahak kuning/kehijauan, demam tinggi, atau sesak napas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan

Saat ini, berkonsultasi dengan dokter menjadi semakin mudah berkat layanan digital. Allianz Indonesia menghimbau nasabah untuk segera menangani gejala ISPA dengan cepat dan tepat melalui fasilitas telekonsultasi yang tersedia. Penanganan sejak awal sangat membantu mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi risiko komplikasi.

Baca Juga: Catat 7 Pantangan Makanan dan Minuman bagi Penderita Batuk

Tips Mencegah ISPA

Lebih lanjut, Argie juga membagikan beberapa langkah penting yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah ISPA:

  • Jaga kualitas udara di lingkungan rumah
  • Pastikan ventilasi dan pencahayaan ruangan baik
  • Bersihkan AC dan filter udara secara rutin
  • Cek kualitas udara harian sebelum beraktivitas di luar
  • Gunakan masker (misalnya N95) jika udara sedang buruk
  • Hindari ruangan tertutup dengan asap rokok
  • Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat
  • Rutin berolahraga
  • Gunakan masker di tempat ramai atau saat sakit
  • Berjemur di pagi hari dan konsumsi makanan bergizi serta vitamin

Menurut Argie, kita tidak bisa menghindari tingginya polusi udara, namun kita bisa melakukan berbagai langkah untuk melindungi diri. ISPA baik karena virus maupun bakteri, umumnya dipicu oleh kekebalan tubuh yang lemah dan kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Dengan pemahaman dan langkah pencegahan yang tepat, kita semua dapat lebih siap menghadapi tantangan kesehatan yang muncul.

Allianz terus berkomitmen mendukung kesehatan nasabah, tidak hanya melalui layanan perlindungan asuransi, tetapi juga dengan menyediakan informasi yang membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menjaga kesehatan sehari-hari. Dengan edukasi yang tepat, kita semua dapat bersama-sama mewujudkan hidup yang lebih sehat dan berkualitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Nabung Konsisten ala Jepang yang Simpel dengan Metode Kakeibo

Tips nabung ala Jepang dengan metode Kakeibo, bantu atur keuangan lebih rapi, hemat, dan terkontrol setiap bulan.​  

9 Manfaat Kesehatan Konsumsi Buah Ceri bagi Tubuh, Cek di Sini

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kesehatan konsumsi buah ceri bagi tubuh. Cek selengkapnya di sini, yuk!  

Rahasia Upgrade Ruang Cuci biar Rumah Terlihat Lebih Modern dan Bernilai Tinggi

Ide upgrade ruang cuci simpel ini bikin rumah makin rapi, modern, dan punya nilai jual lebih tinggi di mata pembeli.​  

6 Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Penting Diketahui

Intip beberapa tips menurunkan tekanan darah tinggi yang penting diketahui berikut ini. Apa saja, ya?  

5 Pilihan Roti yang Aman untuk Kadar Gula Darah Anda

 Yuk, intip beberapa pilihan roti yang aman untuk kadar gula darah Anda berikut ini. Cek ada apa saja!  

Rahasia Upgrade Meja Dapur Lama biar Terlihat Baru Tanpa Renovasi Besar

Tips simpel upgrade meja dapur lama agar tampak baru, estetik, hemat biaya, dan cocok untuk tren rumah zaman sekarang di Indonesia.​  

Tips Mengajarkan Anak Tentang Uang dari Kecil sampai Dewasa

Panduan santai ajarkan anak kelola uang sejak kecil agar mandiri finansial dan siap hadapi tantangan masa depan.​  

6 Tips Meningkatkan Nilai Rumah dari Tampilan Luar Tanpa Renovasi Besar

Upgrade eksterior rumah ini bikin nilai properti naik cepat dan menarik pembeli tanpa renovasi besar di 2026.  

Stop Insecure! Ini 4 Cara Menghilangkan Insecure yang Sering Muncul

Bagi Anda yang sedang merasa insecure, berikut MomsMoney bagikan 4 cara menghilangkan insecure yang sering muncul   

Cara Siapkan Dana Pensiun Rp2,8 Miliar di Usia 40 Tahun biar Hidup Tenang di Hari Tua

Panduan bijak menyiapkan dana pensiun miliaran dari usia 40 tahun dengan strategi keuangan sederhana dan terukur.​