M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini Saran Tekstur dan Menu MPASI untuk Bayi 7 Bulan

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Setelah mulai mengenal makanan, MPASI bayi 7 bulan alami kenaikan tekstur lo Moms.

Melansir Hello Sehat, setelah bayi mengenal makanan semi padat di usia 6 bulan kini kemampuan makan bayi Anda sudah lebih berkembang. 

Biasanya, di usia 7 bulan, bayi mulai suka menggenggam benda di sekitarnya termasuk makanan. Bayi 7 bulan juga mulai tertarik pada makanan yang Anda konsumsi.

Baca Juga: Ada Alpukat dan Apel, Rekomendasi 6 Buah untuk Awal MPASI Bayi 6 Bulan Pertama

Namun, bukan berarti Moms bisa sembarang memberinya makanan, ya.

Saat memberi makanan pendamping ASI (MPASI) sesuai kemampuannya. Di usia 7 bulan MPASI yang bisa dikonsumsi bayi masih cenderung lunak alias semi padat tapi ada kenaikan tekstur. 

Jadi, Moms bisa membuat menu makanan MPASI bayi 7 bulan seperti biasanya, halus tapi sedikit lebih padat atau kental. Perubahan tekstur ini juga bisa membantu bayi usia 7 bulan melatih keterampilan mengunyah.

Baca Juga: Rumah Tak Kunjung Laku? Ini Penyebab Calon Pembeli Tak Melirik!

Apa saja menu MPASI bayi 7 bulan?

Saat anak memasuki usia 7 bulan, anak sudah mulai bisa dikenalkan dengan berbagai sumber protein hewani. Melansir laman Titipku, berikut beberapa menu MPASI yang cocok untuk anak usia 7 bulan:

  • Telur omelet lembut yang dimasak dengan sedikit olive oil. Ada baiknya untuk tidak memberikan garam di menu ini.
  • Bubur ikan salmon dan jagung. Rasa manis dan gurih dari menu ini pasti disukai oleh banyak anak.
  • Mashed potato yang disajikan dengan ikan shisamo. Ikan shisamonya digoreng dengan tepung tipis sampai matang renyah kemudian dihaluskan.

Lalu, untuk porsi MPASI bayi 7 bulan, Moms bisa meningkatkan porsinya dari hanya 2-3 sendok menjadi setengah gelas air mineral atau setengah mangkok kecil.

Berikan MPASI 2-3 kali sehari, bisa juga menambahkan camilan di sela-sela makanan pokok. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fenomena Nebeng di Tengah Kondisi Kenaikan Biaya Hidup

Budaya nebeng di Indonesia memang bukan budaya baru. Bahkan, sebelum adanya jasa ride-hiling, komunitas untuk nebeng menebeng sudah ada.

Masih Ada Celah Bagi Produk UMKM Masuk Jaringan Ritel Modern

Sebanyak sepuluh produk pangan usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) berhasil masuk jaringan ritel modern besutan AEON Indonesia.

Promo Hypermart Daily Fresh 11-17 September 2026, Cake-Frozen Food Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Daily Fresh periode 11-17 September 2026 untuk belanja aneka frozen food.

Promo Alfamart Serba Gratis Weekend 11-13 September 2026, Oronamin C Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Weekend Periode 11-13 September 2026 untuk belanja produk favorit lebih hemat.

Promo Indomaret Weekend Treats 11-13 September 2026, Belfoods Safari Beli 1 Gratis 1

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 11-13 September 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Butter Baby Hadirkan Menu Spesial Bertema Dangdut dan Dessert Run 6K

Dari panggung dangdut hingga rute lari pagi, Butter Baby mengajak Jakarta merayakan dessert culture dengan cara yang lebih ekspresif.

Tekanan Global Masih Bayangi Pasar, Investor Disarankan Tetap Selektif

Investor dinilai perlu tetap selektif dengan mencermati fundamental dan perkembangan likuiditas domestik. 

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 11-13 September 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 11-13 September 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Pasar Saham Membaik, tapi Belum Saatnya Bertindak Agresif

Pasar saham Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Namun, Manulife Aset Manajemen Indonesia ungkap sinyal yang ditunggu sebelum bersikap agresif.

Beberapa Langkah Supaya Koperasi Bisa Naik Kelas

Salah satu langkah agar koperasi bisa go internasional adalah dengan mengikuti pameran internasional untuk membuka akses pasar.