M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Manfaat Konsumsi Sayur Oyong untuk Kesehatan yang Tak Banyak Diketahui

Ini Manfaat Konsumsi Sayur Oyong untuk Kesehatan yang Tak Banyak Diketahui
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, intip beberapa manfaat konsumsi sayur oyong untuk kesehatan yang tak banyak diketahui di sini!

Di balik bentuknya yang sederhana, sayur oyong ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Sayuran hijau yang sering dijumpai dalam sup bening ini sering kali dianggap remeh, padahal kandungan nutrisinya sangat luar biasa.

Oyong memiliki tekstur lembut, mudah dicerna, dan kaya akan vitamin, mineral, serta antioksidan yang baik untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Bagi sebagian orang, oyong mungkin hanya sekadar pelengkap menu rumahan. Namun jika ditelusuri lebih dalam, sayuran ini mampu memberikan berbagai manfaat kesehatan. Penasaran? Yuk, kenali lebih dalam manfaat konsumsi sayur oyong untuk kesehatan yang tak banyak diketahui di sini!

Baca Juga: 10 Manfaat Tidur Telanjang bagi Kesehatan Tubuh Anda, Menyehatkan Kulit!

Kandungan Gizi dalam Sayur Oyong

Berdasarkan data dari US Department of Agriculture, dalam setiap 100 gram sayur oyong terdapat kandungan gizi sebagai berikut:

  • Energi: 55 kalori
  • Lemak total: 0,3 g (lemak jenuh: 0 g)
  • Karbohidrat: 14 g (serat pangan: 2,9 g, gula alami: 5 g)
  • Protein: 0,7 g
  • Kalium: 453 mg
  • Natrium: 21 mg
  • Kalsium: 9 mg
  • Magnesium: 20 mg
  • Zat besi: 0,4 mg
  • Vitamin C: 5,7 mg
  • Vitamin B6: 0,1 mg

Baca Juga: 10 Manfaat Minum Teh untuk Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Manfaat Konsumsi Sayur Oyong untuk Kesehatan

Melansir dari laman Halodoc dan Hello Sehat, inilah manfaat konsumsi sayur oyong untuk kesehatan yang tak banyak diketahui:

1. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Oyong kaya akan serat pangan yang berperan penting menjaga kelancaran sistem pencernaan. Walau tidak dicerna tubuh, serat membantu melancarkan buang air besar serta mencegah sembelit.

Selain itu, serat juga mendukung penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan jantung tetap optimal.

2. Mendukung Produksi ASI

Bagi ibu menyusui, konsumsi sayur oyong bisa membantu memperbaiki kualitas dan kuantitas ASI. Kandungan vitamin A, vitamin C, kalsium, hingga zat besi di dalamnya bermanfaat untuk menunjang kebutuhan nutrisi ibu dan bayi.

Vitamin C, misalnya, membantu penyerapan zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Sementara kandungan air dalam oyong turut menjaga hidrasi tubuh agar ASI keluar lebih lancar.

3. Menjaga Kesehatan Mata

Sayur ini juga mengandung vitamin A yang mendukung fungsi penglihatan. Vitamin A membantu produksi pigmen visual agar mata bisa melihat lebih jelas, sekaligus mencegah degenerasi makula yang sering dialami pada usia lanjut. Selain itu, nutrisi ini juga melindungi retina dari kerusakan akibat sinar ultraviolet.

Baca Juga: Ini Dia Manfaat Mandi Air Garam bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

4. Membantu Melawan Infeksi

Riset dari International Journal of Pharma and Bio Sciences menunjukkan bahwa ekstrak daun oyong yang diolah menjadi nanopartikel mampu menghambat pertumbuhan bakteri.

Dalam uji in vitro, ekstrak metanol dari buah, biji, daun, dan akar oyong efektif melawan bakteri E. coli dan Staphylococcus aureus yang kerap menjadi penyebab keracunan makanan. Bahkan, ekstrak buah dan daun oyong juga bisa menghambat perkembangan Klebsiella pneumoniae, bakteri penyebab pneumonia.

5. Meredakan Nyeri dan Peradangan

Oyong mengandung flavonoid yang bersifat antiinflamasi atau antiradang. Senyawa ini juga bekerja sebagai antioksidan, mirip dengan yang ditemukan pada buah dan sayuran lain.

Biji oyong juga bersifat analgesik, yakni membantu meredakan rasa nyeri. Dalam uji coba laboratorium, ekstrak etanol oyong menunjukkan aktivitas antiradang pada dosis 300 mg/kg dan efek pereda nyeri pada dosis 400 mg/kg.

6. Mencegah Anemia

Zat besi yang terkandung dalam oyong berperan dalam pembentukan hemoglobin, yaitu protein yang mengangkut oksigen dalam sel darah merah.

Kekurangan zat besi bisa menimbulkan anemia, yang gejalanya berupa lelah, pusing, dan menurunnya stamina. Dengan rutin mengonsumsi oyong, kadar hemoglobin bisa tetap stabil sehingga tubuh lebih bertenaga.

Baca Juga: 9 Manfaat Minum Jus Timun bagi Kesehatan Tubuh, Apa Saja ya?

7. Menjaga Kesehatan Hati

Sebuah studi dalam Frontiers in Pharmacology menemukan bahwa ekstrak etanol dari oyong memiliki efek perlindungan terhadap organ hati. Konsumsi ekstrak ini terbukti mampu menurunkan kadar enzim SGPT dan SGOT, bilirubin, kolesterol, trigliserida, protein total, hingga albumin.

Walau hasilnya menjanjikan, penelitian masih terbatas pada kultur sel (in vitro) dan hewan uji (in vivo). Artinya, manfaat oyong untuk terapi penyakit hati pada manusia masih memerlukan riset lebih lanjut sebelum benar-benar bisa digunakan dalam praktik klinis.

8. Berpotensi Menekan Pertumbuhan Kanker

Penelitian yang dipublikasikan dalam Biomedicine & Preventive Nutrition menemukan bahwa ekstrak metanol oyong dapat memperlambat pertumbuhan tumor ganas pada tikus.

Selain itu, ekstrak etanol daun gambas juga menunjukkan kemampuan menghambat perkembangan sel kanker paru-paru manusia dalam uji laboratorium.

Meski hasilnya terlihat positif, penelitian ini masih bersifat awal dan belum bisa dijadikan dasar kuat bahwa oyong benar-benar dapat mencegah atau mengobati kanker pada manusia.

9. Membantu Mengontrol Diabetes

Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji oyong dapat menurunkan kadar gula darah, baik pada tikus sehat maupun yang menderita diabetes.

Efek penurun gula darah ini bahkan dibandingkan dengan metformin, salah satu obat antidiabetes oral yang umum digunakan. Meski hasil awalnya mendukung, efektivitas oyong sebagai terapi diabetes pada manusia masih perlu dikaji lebih dalam.

Baca Juga: 9 Manfaat Biji Selasih bagi Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Itu dia manfaat konsumsi sayur oyong untuk kesehatan yang tak banyak diketahui. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Senin 26 Oktober 2026, Waktunya Evaluasi Diri Secara Total

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 26 Oktober 2026 tentang asmara, karier, keuangan, dan kesehatan, lengkap dengan saran untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 26 Oktober 2026, Naga Berpeluang Paling Hoki

Simak ramalan shio besok Senin 26 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, cinta, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap di sini.

Fenomena Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Menyaksikannya

Ada fenomena Bulan Pemburu alias Hunter’s Moon yang akan berlangsung pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Catat waktu terbaik menyaksikannya.

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.