M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Memantul Naik, Perang Tarif Masih Memicu Minat Safe Haven

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini naik pasca-turun tajam pada Jumat lalu. Permintaan safe haven masih tinggi di tengah pasar mencemaskan ancaman perdagangan terbaru dari Presiden AS Donald Trump.

Mengutip Bloomberg, Senin (17/2) pukul 16.05 WIB, harga emas spot diperdagangkan di level US$ 2.902,51 per troi ons. Harga emas naik 0,69%, setelah turun tajam 1,6% pada Jumat.

Menurut Manav Modi, analis di Motilal Oswal Financial Services Ltd., pelaku pasar sedang menunggu informasi lebih lanjut mengenai rencana tarif impor timbal balik yang berencana diterapkan Trump, yang dapat meningkatkan ketegangan perdagangan global.

"Presiden Trump terus mengemakan ancaman tarif, dengan mengatakan pengenaan tarif pada mobil akan segera dilakukan pada 2 April," kata Modi, dilansir Bloomberg, hari ini (17/2).

Meski ada kekhawatiran mengenai apa yang akan dilakukan Trump, namun ada spekulasi bahwa ancaman tarif terutama digunakan sebagai alat negosiasi. Dengan ketidakpastian kebijakan perdagangan ditambah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, cenderung menambah daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Februari 2025: Antam dan UBS Enggak Bergerak

Pada pedagang juga mencermati data ekonomi AS terbaru untuk mendapat petunjuk mengenai jalur pelonggaran kebijakan Federal reserves, setelah laporan penjualan ritel merosot paling tajam dalam hampir dua tahun.

Indikator ekonomi itu mendorong para pedagang kembali bertaruh bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga pada September. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas, yang tidak memberikan bunga.

Pada minggu, para manajer keuangan memangkas taruhan bullish mereka terhadap emas ke level terendah dalam empat minggu, menurut laporan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas pada Jumat.

Kendati harga emas turun pada Jumat, tetapi emas masih mencatat kenaikan minguan ketujuh berturut-turut. Ini kenaikan terpanjang sejak 2020 silam. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Tanda Wajah Butuh Face Oil, Kulit Berminyak Juga Bisa Pakai!

Face oil tidak hanya diperuntukkan bagi pemilik kulit kering. Berikut adalah 4 tanda wajah butuh face oil yang wajib Anda ketahui.  

Bukan Sekadar Penahan Kantuk, Ini 5 Manfaat Minum Kopi untuk Kesehatan Mental Anda

Tak hanya bikin melek, ada berbagai manfaat minum kopi bagi kesehatan mental, mulai dari menjadi mood booster hingga mengurangi risiko depresi.

Moms Ingin Anak Jadi Pemain Bola, Kesehatan Mata juga Penting bagi Pesepak Bola lo

​Kesehatan mata, koordinasi gerak, dan kemampuan membaca situasi mendukung performa pemain sepak bola.

Jangan Disepelekan ya! Ini 5 Risiko Kesehatan Akibat Jarang Mengganti Pembalut

Ketahui dampak buruk malas mengganti pembalut secara rutin saat datang bulan, mulai dari ruam hingga infeksi bakteri serius yang membahayakan.

Selain Stevia, Ada 5 Pilihan Pengganti Gula Alami yang Sehat untuk Diet lo

Sedang mencari alternatif pemanis yang aman? Kenali berbagai bahan pengganti gula alami dan menyehatkan untuk diet Anda berikut.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu (4/11), Tidak Ada Hujan dan Suhu Bisa Capai 36°C

BMKG memprakirakan cuaca besok Jawa Timur pada Rabu (4/11) bervariasi. Suhu tertinggi mencapai 36 derajat Celsius di Kota Mojokerto.

Cita Rasa Rendang Sudah Dinikmati Pasar Mancanegara

Sudah ada beberapa UMKM dalam negeri yang memasarkan produk rendang beserta bumbunya ke pasar global.

4 Perbedaan Makeup Baddie dan Makeup Latina yang Sering Dikira Mirip

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai 4 perbedaan makeup baddie dan makeup latina yang wajib Anda ketahui.  

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/11), Hujan Lebat Terjadi di 11 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 4 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Potensi Yield Dividen Interim Triputra Agro 3,7%, Ini Jadwal Cum Date Saham TAPG

PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) akan membagikan dividen interim Rp 70 per saham dengan potensi yield 3,76%.