MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global relatif stagnan di tengah AS dan Iran bersiap meneken kesepakatan perdamaian sementara.
Mengutip Bloomberg, Rabu (17/6), harga emas spot diperdagangkan di level US$ 4.327,89 per troi ons pada pukul 13.59 WIB, sedikit turun dibandingkan penutupan kemarin US$ 4.331,21 per troi ons.
Setelah naik sekitar 6% selama empat sesi terakhir, harga emas hari ini pergerakannya sempit. Muncul berbagai spekulasi rincian dari kesepakatan AS-Iran, termasuk bahwa Teheran akan diizinkan untuk menjual minyaknya segera dan mendapatkan akses ke aset-asetnya yang dibekukan.
Baca Juga: Blokade Hormuz Segera Dibuka, Harga Emas Dunia Lanjut Rebound
Presiden AS Donald Trump berjanji bahwa Selat Hormuz dapat dibuka kembali sepenuhnya pada Jumat, meskipun beberapa sekutu Eropa tetap waspada terhadap potensi risiko. Pembukaan jalur perairan tersebut akan meringankan krisis pasokan energi yang telah menyebabkan inflasi melonjak dan mendorong banyak bank sentral mempertahankan suku bunga tetap tinggi atau bahkan menaikkannya. Ini langkah yang negatif bagi logam mulia, yang tidak memberikan imbal hasil.
Perhatian pasar beralih ke keputusan kebijakan Federal Reserve pertama di bawah ketua baru Kevin Warsh pada Rabu, seiring investor mencari petunjuk mengenai bagaimana ia mungkin menangani risiko inflasi. Ekspektasi pasar suku bunga akan tetap stabil.
Menurut Emily Ashford, Analis Standard Chartered, korelasi emas yang menguat dengan imbal hasil riil menunjukkan fokus telah bergeser ke pertemuan Fed yang akan datang.
"Meskipun kesepakatan AS-Iran yang prospektif memberikan harapan baik bagi emas untuk menemukan titik terendah harga lebih cepat daripada nanti, harga kemungkinan akan berfluktuasi mengingat logam mulia turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari pada awal bulan ini," kata Ashford dalam catatan, mengutip Bloomberg, hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News