MOMSMONEY.ID - Ciri-ciri gula darah tinggi wajib diwaspadai untuk mencegah komplikasi serius. Gula darah tinggi atau diabetes tipe 2 adalah kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh dalam memetabolisme gula (glukosa).
Amardeep Athwal, dokter spesialis kedokteran keluarga memaparkan bahwakondisi ini adalah salah satu penyebab utama kematian, kehilangan penglihatan, dan penyakit jantung dan stroke. Berikut beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai:
1. Peningkatan rasa haus dan sering buang air kecil
Dilansir dari Mydoctor.kaiserpermanente.org, peningkatan rasa haus dan sering buang air kecil adalah salah satu tanda awal diabetes. Ini terjadi karena terlalu banyak gula dalam darah yang memaksa ginjal untuk bekerja lebih keras untuk menyaring gula berlebih.
Baca Juga: Gula Darah Tetap Stabil! Ini 6 Pilihan Buah untuk Orang Diabetes yang Aman
Gula berlebih bersama dengan cairan dari jaringan akan dikeluarkan melalui urin, membuat Anda sering merasa haus. Penderita diabetes juga akan sering terbangun di malam hari karena merasa ingin buang air kecil.
2. Peningkatan nafsu makan dan rasa lapar
Penderita diabetes tipe 2 seringkali tidak mendapatkan cukup energi dari makanan yang dikonsumsi. Selain itu, diabetes tipe 2 mengganggu fungsi hormon seperti leptin dan ghrelin yang mengatur rasa lapar.
Otot dan otak tidak mampu mengenali bahwa kadar gula darah tinggi, sehingga mengirimkan sinyal bahwa tubuh kekurangan energi. Hal ini karena glukosa dari makanan tidak berpindah secara efisien dari aliran darah ke sel-sel tubuh.
3. Kelelahan
Merasa lelah dan lesu adalah gejala umum lain dari diabetes tipe 2. Ketika sel-sel kekurangan gula, Anda akan merasa lebih mudah lelah.
Anda mungkin merasa perlu sering tidur siang sepanjang hari.
4. Sakit kepala
Penderita diabetes tipe 2 mungkin mengalami sakit kepala ringan dan terasa tumpul. Rasa sakitnya biasanya tidak tajam dan parah seperti migrain.
Sakit kepala dapat terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi dan dapat terjadi ketika kadar gula darah terlalu rendah.
5. Penglihatan kabur
Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan pembengkakan lensa mata yang memengaruhi kemampuan untuk fokus. Jika tidak diobati, diabetes dapat menyebabkan masalah penglihatan yang signifikan seperti retinopati diabetik.
6. Luka yang lambat sembuh atau infeksi yang sering terjadi
Diabetes tipe 2 memengaruhi kemampuan tubuh untuk sembuh dan melawan infeksi. Anda mungkin juga mengalami infeksi saluran kemih yang berulang.
7. Area kulit yang menghitam
Beberapa penderita diabetes tipe 2 mengalami bercak kulit gelap, biasanya di ketiak, selangkangan, dan leher. Bercak tersebut akan sangat terlihat di lipatan kulit.
8. Kesemutan atau mati rasa di tangan atau kaki
Kadar gula darah tinggi dapat memengaruhi sirkulasi darah dan merusak saraf yang menyebabkan kesemutan, mati rasa, atau nyeri di tangan dan kaki. Kondisi ini disebut neuropati.
Cara mengurangi risiko komplikasi diabetes tipe 2
Diabetes tipe 2 dapat dicegah. Nutrisi yang sehat dan peningkatan aktivitas fisik untuk menjaga berat badan yang sehat, bersama dengan pemeriksaan kesehatan rutin dapat membantu mengurangi risiko terkena kondisi tersebut.
Kesadaran dini akan risiko individu memberikan kesempatan untuk mengambil tindakan dan mendukung kesehatan jangka panjang. Mengelola diabetes tipe 2 dapat mencakup penerapan kebiasaan sehat, pengobatan oral, insulin, dan terapi suntik.
Bagi penderita diabetes tipe 2, pola makan sehat dan seimbang yang mencakup semua kelompok makanan utama sangat penting untuk membantu menjaga kadar glukosa darah. Anda harus mempertahankan berat badan yang sehat dan melakukan aktivitas fisik teratur.
Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Diabetes Tipe 2, Ini Tanda Tubuh Anda Butuh Perhatian Segera
Ketika penderita diabetes berolahraga secara teratur, sel-sel jadi lebih responsif terhadap insulin yang membantu menjaga kadar glukosa darah. Sekian ciri-ciri gula darah tinggi yang harus diwaspadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News