MOMSMONEY.ID - Meski cocok diminum sebagai penyegar di saat berbuka puasa, ada beragam dampak buruk kebanyakan minum es teh bagi kesehatan.
Es teh adalah salah satu minuman populer yang banyak digemari, terutama di bulan Ramadhan karena rasanya yang menyegarkan untuk diminum ketika berbuka puasa.
Meski begitu, terlalu banyak mengonsumsi es teh bisa berakibat buruk bagi kesehatan, loh. Kenapa bisa begitu, ya?
“Teh hitam memiliki bahan kimia yang diketahui menyebabkan batu ginjal atau bahkan gagal ginjal dalam jumlah berlebihan.” kata Dr Umbar Ghaffar dari Universitas Arkansas untuk Ilmu Kedokteran Little Rock di laman Guardian.
Nah, inilah beberapa dampak dan efek samping buruk dari terlalu sering meminum es teh terutama bagi yang sering mengonsumsinya sebagai minuman berbuka puasa.
Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Puasa, 6 Buah Ini Wajib Ada Saat Sahur dan Berbuka
Sakit kepala
Beberapa jenis teh seperti peppermint dikenal bisa membantu mengurangi rasa sakit kepala. Tapi jika dikonsumsi berlebihan, efek sebaliknya akan muncul.
Sama dengan jenis teh lainnya, terlalu sering mengonsumsi teh maupun es teh bisa memicu sakit kepala karena minuman ini mengandung kafein. Jika merasa sering sakit kepala setelah minum es teh, coba kurangi konsumsi minuman teh Anda, ya.
Asam lambung meningkat
Ternyata, es teh juga tidak ramah bagi perut para penderita asam lambung, loh. Saat dikonsumsi terlalu sering, es teh malah bisa memicu peningkatan asam lambung dan maag di perut. Lagi-lagi, hal tersebut disebabkan karena kandungan kafein yang ada pada teh.
Kafein dalam teh dapat menyebabkan mulas atau memperburuk refluks asam yang sudah ada sebelumnya. Sebab hal tersebut mampu melonggarkan sfingter esofagus bagian bawah dan meningkatkan produksi asam di lambung.
Kekurangan zat besi
Zat besi atau iron juga bisa berkurang karena pengaruh terlalu banyak konsumsi teh dan es teh. Hal tersebut menurut laman Eat This Not That, disebabkan karena kandungan tannis pada teh yang menyerap zat besi agar dapat dicerna.
Padahal, zat besi harusnya dicerna oleh tubuh. Risiko ini bisa terjadi pada para vegan dan vegetarian yang biasanya lebih banyak mengonsumsi berbagai jenis minuman teh.
Baca Juga: Gyokuro Adalah Teh Hijau Termahal Jepang, Apa Bedanya dengan Matcha ya?
Komplikasi kehamilan
Efek terlalu banyak minum es teh ternyata juga bisa menghantui ibu hamil, lho. Tentu saja hal tersebut disebabkan karena kandungan kafein pada teh yang sebaiknya tidak banyak dikonsumsi oleh ibu hamil.
American College of Obstetricians and Gynecologists dikutip laman Healthline menyarankan ibu hamil untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman dengan kafein lebih dari 200 miligram.
Jika ingin beralih ke teh herbal, maka konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli.
Mudah merasa stres
Beberapa minuman teh dikenal ampuh untuk mencegah dan mengurangi tingkat stres pada seseorang. Tapi, jika dikonsumsi terlalu sering, teh juga bisa memicu stres, rasa lelah, bahkan kecemasan.
Teh mengandung kafein sama seperti kopi yang jika diminum terlalu sering bisa meningkatkan perasaan stres, mudah lelah dan anxiety.
Sebaiknya, batasi konsumsi teh atau es teh di bawah 200 miligram per hari atau tidak lebih dari tiga gelas tergantung dari jenis teh yang dikonsumsi.
Demikian beberapa dampak dan efek samping es teh jika dikonsumsi terlalu banyak di bulan Ramadhan. Mulai kurangi, yuk.
Selanjutnya: Harga Minyak Bertahan Dekat Level Tertinggi Tujuh Bulan Jelang Perundingan AS-Iran
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News