MOMSMONEY.ID - Meski cocok diminum sebagai penyegar di saat cuaca panas, ada beragam dampak buruk kebanyakan minum es teh lo.
Es teh adalah salah satu minuman populer yang banyak digemari karena rasanya yang menyegarkan.
Minuman es teh bahkan populer diminum sebagai penyegar di tengah teriknya panas saat siang hari. Meski begitu, terlalu banyak mengonsumsi es teh bisa berakibat buruk bagi kesehatan, loh.
“Teh hitam memiliki bahan kimia yang diketahui menyebabkan batu ginjal atau bahkan gagal ginjal dalam jumlah berlebihan.” kata Dr Umbar Ghaffar dari Universitas Arkansas untuk Ilmu Kedokteran di Little Rock di laman Guardian.
Nah, inilah beberapa dampak dan efek samping buruk dari terlalu sering meminum es teh.
Baca Juga: Perbedaan 4 Dessert Dingin Menyegarkan dari Ice Cream hingga Sherbet
Mudah merasa stres
Beberapa minuman teh dikenal ampuh untuk mencegah dan mengurangi tingkat stres pada seseorang. Tapi, jika dikonsumsi terlalu sering, teh juga bisa memicu stres, rasa lelah, bahkan kecemasan.
Teh mengandung kafein sama seperti kopi yang jika diminum terlalu sering bisa meningkatkan perasaan stres, mudah lelah dan anxiety. Sebaiknya, batasi konsumsi teh atau es teh di bawah 200 miligram per hari atau tidak lebih dari tiga gelas tergantung dari jenis teh yang dikonsumsi.
Asam lambung meningkat
Ternyata, es teh juga tidak ramah bagi perut para penderita asam lambung, loh. Saat dikonsumsi terlalu sering, es teh malah bisa memicu peningkatan asam lambung dan maag di perut. Lagi-lagi, hal tersebut disebabkan karena kandungan kafein yang ada pada teh.
Kafein dalam teh dapat menyebabkan mulas atau memperburuk refluks asam yang sudah ada sebelumnya. Sebab hal tersebut mampu melonggarkan sfingter esofagus bagian bawah dan meningkatkan produksi asam di lambung.
Baca Juga: 5 Ide Aktivitas Self Care Sederhana di Tengah Kesibukan Para Pekerja Kantoran
Sakit kepala
Beberapa jenis teh seperti peppermint dikenal bisa membantu mengurangi rasa sakit kepala. Tapi jika dikonsumsi berlebihan, efek sebaliknya akan muncul.
Sama dengan jenis teh lainnya, terlalu sering mengonsumsi teh maupun es teh bisa memicu sakit kepala karena minuman ini mengandung kafein. Jika merasa sering sakit kepala setelah minum es teh, coba kurangi konsumsi minuman teh Anda, ya.
Kekurangan zat besi
Zat besi atau iron juga bisa berkurang karena pengaruh terlalu banyak konsumsi teh dan es teh. Hal tersebut menurut laman Eat This Not That, disebabkan karena kandungan tannis pada teh yang menyerap zat besi agar dapat dicerna.
Padahal, zat besi harusnya dicerna oleh tubuh. Risiko ini bisa terjadi pada para vegan dan vegetarian yang biasanya lebih banyak mengonsumsi berbagai jenis minuman teh.
Komplikasi kehamilan
Efek terlalu banyak minum es teh ternyata juga bisa menghantui ibu hamil, loh. Tentu saja hal tersebut disebabkan karena kandungan kafein pada teh yang sebaiknya tidak banyak dikonsumsi oleh ibu hamil.
American College of Obstetricians and Gynecologists dikutip laman Health Line menyarankan ibu hamil untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman dengan kafein lebih dari 200 miligram. Jika ingin beralih ke teh herbal, maka konsultasi kan terlebih dahulu dengan ahli.
Demikian beberapa dampak dan efek samping es teh jika dikonsumsi terlalu banyak. Mulai kurangin, yuk.
Selanjutnya: iQOO Z10: Desain Modern, Baterai Jumbo, Kamera Lebih Jernih! Ini Dia Ulasannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News