MOMSMONEY.ID - Jangan kalap konsumsi daging sapi ya, karena bisa memicu komplikasi asam urat Anda. Asam urat adalah peradangan yang menyakitkan dan disebabkan oleh penumpukan asam urat dalam darah.
Dr. Samir Dalvi, dokter reumatologi, memaparkan, asam urat kronis dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, terutama jika tidak diobati. Serangan asam urat paling sering terjadi di malam hari yang sangat mengganggu tidur si penderitanya.
Padahal, kurang tidur juga bisa menyebabkan berbagai masalah seperti kelelahan, peningkatan stres dan perubahan suasana hati. Dilansir dari Healthline.com, nyeri akibat serangan asam urat juga mengganggu pekerjaan rumah tangga dan aktivitas sehari-hari lainnya.
Baca Juga: Durian dan Jengkol Aman? Ternyata Ini Pemicu Asam Urat
Selain itu, kerusakan sendi yang disebabkan oleh serangan asam urat berulang dapat menyebabkan kecacatan permanen.
Komplikasi akibat asam urat yang tidak diobati
Ada beberapa komplikasi akibat asam urat yang tidak diobati dalam jangka panjang:
1. Memicu munculnya tofi
Tofi adalah endapan kristal asam urat yang terbentuk di bawah kulit pada kasus asam urat kronis. Tofi paling sering terjadi di bagian tubuh seperti tangan, kaki, pergelangan tangan, pergelangan kaki dan telinga.
Tofi terasa seperti benjolan keras di bawah kulit dan biasanya tidak nyeri, kecuali selama serangan asam urat yang jadi meradang dan bengkak. Saat tofi terus tumbuh dan mengikis kulit dan jaringan di sekitar sendi.
Hal ini menyebabkan kerusakan dan akhirnya kerusakan sendi.
2. Deformitas sendi
Jika penyebab asam urat tidak diobati, serangan akut akan terjadi semakin sering. Peradangan yang disebabkan oleh pertumbuhan tofi menyebabkan kerusakan pada jaringan sendi.
Artritis yang disebabkan oleh asam urat dapat menyebabkan erosi tulang dan hilangnya tulang rawan yang menyebabkan kerusakan total pada sendi.
3. Batu ginjal
Kristal asam urat yang menyebabkan gejala nyeri asam urat juga dapat terbentuk di ginjal. Hal ini dapat menyebabkan batu ginjal yang menyakitkan.
Konsentrasi batu ginjal urat yang tinggi dapat mengganggu fungsi ginjal. Banyak penderita asam urat juga memiliki penyakit ginjal kronis (CKD) yang berujung pada gagal ginjal.
4. Penyakit jantung
Asam urat umum terjadi pada penderita tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner (CAD), dan gagal jantung. Kondisi medis lain yang terkait dengan asam urat meliputi katarak, sindrom mata kering dan kristal asam urat di paru-paru.
Hubungan antara asam urat dan batu ginjal
Asam urat berlebih dapat menumpuk dalam darah dan membentuk kristal. Hal ini dapat terjadi jika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau jika ginjal kesulitan menyaringnya.
Kristal asam urat yang runcing ini juga bisa menyebabkan terbentuknya batu di ginjal atau bagian lain dari saluran kemih. Batu ginjal dapat tersangkut di saluran kemih dan menyebabkan nyeri hebat di sisi perut atau punggung.
Baca Juga: Jeroan Daging Kurban: Mengapa Penderita Asam Urat Wajib Hindari?
Hubungan antara asam urat & penyakit ginjal kronis
Terdapat hubungan antara asam urat dan penyakit ginjal kronis. Penyakit ginjal kronis adalah suatu kondisi di mana fungsi ginjal secara perlahan menurun seiring waktu.
Ginjal penting karena membantu mengeluarkan produk limbah seperti asam urat dan urin dari tubuh. Penderita penyakit ginjal kronis memiliki peningkatan risiko terkena asam urat.
Jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, asam urat dapat menumpuk di dalam tubuh. Itulah mengapa penyakit ginjal terkadang menyebabkan kadar asam urat tinggi dalam darah. Sekian komplikasi asam urat yang patut diwaspadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News