MOMSMONEY.ID - Bukan hanya daging sapi lo, ada makanan yang juga bikin asam urat tinggi. Asam urat dipicu oleh makanan tinggi purin seperti seafood, daging merah dan minuman manis.
Sangat penting untuk menghindari pemicunya dan mengonsumsi makanan alternatif seperti produk susu rendah lemak, ceri, dan sayuran untuk mengendalikan asam urat.
Menurut Dr. Ammar Al-Ani, dokter umum, diet seimbang dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
Dilansir dari Hola.health, pendekatan yang bijak juga dapat membantu mengatur kadar asam urat dan mencegah serangan yang menyakitkan. Mari, simak penjelasan mengenai makanan yang bikin asam urat tinggi:
Baca Juga: Ginjal Rusak Akibat Asam Urat? Begini Cara Mencegahnya
Makanan dan minuman yang memicu asam urat
Berikut panduan mengenai makanan yang harus dihindari demi mengelola asam urat secara efektif:
1. Daging merah
Daging sapi dan kambing kaya akan purin dan akan dipecah oleh tubuh menjadi asam urat. Konsumsi daging merah berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dan menyebabkan kambuhnya penyakit asam urat.
2. Jeroan
Jeroan seperti ginjal, hati, dan otak sapi sangat tinggi purin dan sebaiknya dihindari jika Anda menderita penyakit asam urat.
3. Seafood dan ikan
Udang, kepiting, lobster, ikan teri, dan ikan kembung adalah makanan laut kaya purin dan dapat memicu serangan asam urat.
4. Produk susu tinggi lemak
Produk susu seperti susu murni, keju berlemak, dan krim memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dan dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat.
5. Makanan olahan
Makanan olahan seperti makanan cepat saji dan makanan instan mengandung lemak tidak sehat, zat aditif, dan purin dalam jumlah tinggi. Jadi, Anda harus menghindari makanan-makanan tersebut.
6. Beberapa jenis sayuran
Sayuran seperti jamur, asparagus, bayam, kembang kol, dan kacang polong memiliki kadar purin sedang. Batasi konsumsi sayuran ini saat kadar asam urat sedang melejit.
7. Gorengan
Makanan yang tinggi akan lemak tidak sehat seperti makanan gorengan dan camilan berminyak dapat menyebabkan obesitas dan meningkatkan risiko asam urat. Makanan ini juga memperparah peradangan pada sendi pasien asam urat.
Baca Juga: Bahaya Asam Urat Tinggi: Ginjal, Jantung, Stroke, dan Diabetes Mengintai!
Alternatif makanan terbaik untuk asam urat
Untuk mengatasi asam urat, pertimbangkan untuk mengonsumsi makanan-makanan sehat yang rendah purin dan dapat membantu mengurangi peradangan:
- Buah-buahan: Apel, beri, ceri, pisang, dan jeruk dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
- Sayuran: Paprika, wortel, dan tomat kaya akan nutrisi dan rendah purin.
- Biji-bijian utuh: Oat, quinoa, beras merah, dan roti gandum utuh mengandung serat dan membantu menjaga berat badan yang sehat.
- Produk susu rendah lemak: Susu skim, yogurt, dan keju rendah lemak dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
- Air: Minum banyak air membantu mengeluarkan kelebihan asam urat dari tubuh.
- Kacang-kacangan dan biji-bijian: Kenari, almond, biji chia, dan biji rami merupakan sumber lemak sehat dan protein yang sangat baik.
Manfaat diet untuk pasien asam urat
Diet sehat dirancang untuk mengelola asam urat dengan menurunkan kadarnya yang tinggi di dalam tubuh. Asam urat terjadi ketika kelebihan asam urat yang akhirnya membentuk kristal di persendian.
Diet ini berfokus pada pembatasan makanan tinggi purin dan konsumsi makanan yang mendukung fungsi ginjal. Pola makan seimbang membantu pengelolaan berat badan, yang penting untuk mengurangi tekanan pada persendian dan mencegah komplikasi asam urat.
Makanan antiinflamasi seperti buah-buahan, sayuran membantu mengurangi peradangan dan nyeri pada sendi yang terkena.
Baca Juga: Obat Asam Urat: Mana yang Ampuh Atasi Nyeri Sendi?
Bagaimana cara mengeluarkan asam urat dari tubuh?
Menghilangkan asam urat dari tubuh sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Perubahan sederhana dalam gaya hidup dan pola makan dapat membantu membersihkan tubuh dari kelebihan asam urat secara efektif.
Jaga tubuh tetap terhidrasi, minum air yang cukup membantu ginjal mengeluarkan asam urat. Usahakan minum setidaknya 8-12 gelas air setiap hari. Lakukan juga beberapa tips berikut:
1. Konsumsi air lemon
Air lemon dapat membantu menetralkan asam urat. Peras setengah buah lemon ke dalam segelas air dan konsumsi satu hingga dua kali sehari.
2. Tingkatkan asupan produk susu rendah lemak
Susu dan yogurt dapat meningkatkan pengeluaran asam urat dan membantu mengurangi kemungkinan serangan asam urat.
3. Konsumsi buah dan sayuran
Ceri, beri, mentimun dan sayuran berdaun hijau dapat menurunkan kadar asam urat karena efek antiinflamasinya.
4. Kurangi konsumsi makanan tinggi purin
Hindari daging merah, jeroan, kerang, dan produk olahan, yang dapat menyebabkan penumpukan asam urat.
5. Kurangi konsumsi alkohol dan minuman manis
Bir, minuman beralkohol, dan minuman tinggi fruktosa menghambat pengeluaran asam urat dan harus dibatasi.
Itu dia ringkasan yang menjelaskan tentang makanan yang memicu asam urat tinggi selain daging sapi.
Selanjutnya: AS: Trump Lebih Memilih Diplomasi Dengan Iran, Tapi Peringatkan Opsi Militer
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News