MOMSMONEY.ID - Cegah stroke di usia muda dengan mengontrol kolesterol tinggi, ikuti langkah berikut. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu dan menyebabkan hilangnya fungsi otak secara tiba-tiba.
J. Michael Tuchek, dokter bedah kardiotoraks dan vaskular di Franciscan Health, menyebutkan, stroke dapat dicegah dengan perubahan gaya hidup dan mengelola kondisi kesehatan yang mendasarinya. Salah satu penyebab stroke adalah kadar kolesterol tinggi.
Dilansir dari Franciscanhealth.org, kolesterol adalah lemak (lipid) yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk membran sel. Penumpukan kolesterol atau plak di dalam arteri dapat menghambat aliran darah normal menuju otak dan menyebabkan stroke.
Baca Juga: Komplikasi Asam Urat: Waspada Risiko Kerusakan Ginjal dan Stroke Mengintai
Berikut adalah beberapa fakta penting yang bisa membantu mencegah stroke:
1. Mengonsumsi makanan sehat
Pilihlah beragam makanan yang minim proses. Isi separuh piring dengan sayuran dan buah-buahan, pilih sayuran dan buah sebagai camilan yang sehat.
Selain itu, pilih biji-bijian utuh seperti roti gandum utuh, oat, quinoa dan beras merah. Lebih seringlah memilih sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu, dan kacang.
Saat mengonsumsi daging, pilihlah potongan daging tanpa lemak, daging unggas tanpa kulit, dan sertakan ikan beberapa kali seminggu. Anda juga bisa memilih produk susu rendah lemak atau alternatif susu tanpa tambahan gula.
Pilihlah susu dengan kandungan lemak 1% atau susu skim, yogurt plain, dan keju rendah lemak. Minumlah air putih atau susu tawar rendah lemak untuk melepas dahaga.
Penting juga untuk menghindari minuman manis seperti soda, teh manis atau susu tinggi gula. Hindari makanan tinggi lemak seperti jeroan, sosis, kornet dan frozen food.
2. Masak sendiri dan lebih sering makan di rumah
Memasak di rumah memungkinkan untuk memilih bahan makanan yang minim proses dan lebih sehat. Belilah buku resep sehat dan pilihlah sepuluh resep favorit keluarga, libatkan semua anggota keluarga dalam menyiapkan hidangan.
Kurangi takaran gula, garam, dan lemak berlebih agar tidak menyebabkan stroke.
3. Pertahankan berat badan ideal
Menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan LDL (kolesterol jahat), menurunkan HDL (kolesterol baik), dan meningkatkan kadar trigliserida.
Melakukan perubahan kecil yang berkelanjutan pada pola makan dapat berdampak positif bagi kesehatan Anda.
4. Tetap aktif secara fisik
Aktif secara fisik akan membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL dan kesehatan jantung secara umum. Targetkan 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat per minggu.
Pilihlah aktivitas seperti bersepeda, berenang, berkebun, dan berjalan kaki.
5. Stop merokok
Berhenti merokok adalah salah satu langkah terbaik, karena merokok merupakan faktor risiko penyakit jantung. Merokok menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
Setelah Anda berhenti merokok, kadar HDL akan mulai membaik dalam beberapa minggu.
Baca Juga: Pahami Beda Trigliserida & Kolesterol Jahat, Kadar Tinggi Picu Komplikasi
Lemak makanan yang baik & harus dihindari
Lemak dan minyak dari makanan memberi tubuh kita energi, menyediakan lemak esensial dan membantu menyerap vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E dan K. Ada berbagai jenis lemak:
- Lemak tak jenuh ganda (omega-3 dan 6)
- Lemak tak jenuh tunggal
- Lemak trans
- Lemak jenuh
Kualitas dan jumlah lemak yang Anda makan sangat penting. Pilih makanan yang mengandung lemak tak jenuh ganda atau omega-3. Sumber makanan tersebut dapat ditemukan dalam makanan berikut:
- Ikan salmon, mackerel dan sarden
- Minyak canola, kedelai, bunga matahari, biji rami
- Kenari, chia seeds, kedelai, tahu dan tempe
Hindari makanan yang tinggi lemak jenuh seperti berikut:
- Daging berlemak
- Produk susu penuh lemak
- Mentega, margarin, minyak kelapa, dan minyak sawit
- Makanan olahan
- Daging olahan seperti sosis, hot dog, kornet dan nugget
- Makanan siap saji
- Camilan
- Makanan dan minuman manis
Mayoritas asupan lemak jenuh berasal dari asupan makanan olahan. Asupan lemak jenuh seharusnya tidak menjadi masalah jika Anda mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang.
Selain informasi di atas, dokter juga akan meresepkan obat seperti statin dan obat penurun kolesterol lainnya. Itulah tips mencegah stroke di usia muda dengan mengontrol kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News