MOMSMONEY.ID - Asam urat yang tidak diobati akan menyebabkan kerusakan ginjal dan komplikasi lain. Penyakit asam urat adalah bentuk radang sendi, terjadi ketika kadarnya terlalu tinggi dan menumpuk dalam darah.
Sruthi, dokter umum menjelaskan bahwa kelebihan asam urat ini menyebabkan terbentuknya kristal berbentuk jarum di sekitar sendi yang menyebabkan peradangan di dalam dan di sekitar sendi. Komplikasi asam urat meliputi kerusakan sendi, kerusakan ginjal, dan kehilangan massa tulang.
Asam urat juga menyebabkan gejala-gejala seperti pembengkakan sendi, nyeri tekan dan keterbatasan rentang gerak. Dilansir dari Medicinenet.com, penderita mungkin akan mengalami gejala selama 1 minggu-2 minggu.
Baca Juga: Konsumsi Serat Rutin: Terbukti Turunkan Risiko Asam Urat hingga 31%
Apakah asam urat berakibat fatal tanpa pengobatan?
Penyakit asam urat tidak akan langsung menyebabkan kematian, tetapi dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa jika tidak diobati dengan benar. Menurut Arthritis Foundation, asam urat dapat meningkatkan risiko masalah kardiovaskular, termasuk gagal jantung, serangan jantung, dan stroke.
Penumpukan kristal asam urat dapat merusak pembuluh darah. Asam urat juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dengan peningkatan 71% untuk wanita dan peningkatan 22% untuk pria.
Hal ini mungkin disebabkan oleh tingkat peradangan yang tinggi. Asam urat juga dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal sedang hingga 78%. Tanpa pengobatan, penyakit ginjal dapat berkembang menjadi kerusakan ginjal atau gagal ginjal.
Selain itu, asam urat dapat menggandakan risiko apnea tidur, suatu kondisi yang memengaruhi pernapasan saat tidur. Apnea tidur dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan serius seperti diabetes, tekanan darah tinggi, serangan jantung dan stroke.
Komplikasi akibat tidak mengobati asam urat
Ada beberapa komplikasi akibat tidak mengobati asam urat, berikut penjelasannya:
1. Tofi
Tofi adalah kumpulan kristal urat yang terdiri dari penumpukan asam urat, dapat berkembang pada persendian dan tulang rawan. Kristal yang mengeras ini dapat menyebabkan benjolan dengan berbagai ukuran terbentuk di jari tangan, kaki, siku dan telinga.
Tofi merupakan tanda asam urat kronis dan dapat berkembang pada orang yang sering mengalami kekambuhan. Meski biasanya tidak nyeri, tofi dapat menyebabkan kerusakan sendi yang membatasi mobilitas.
Tofi juga dapat menyebabkan komplikasi jika tidak diobati. Jika terkena infeksi atau menekan saraf dan dapat menyebabkan nyeri yang berbahaya.
Menurunkan kadar asam urat membantu mengobati tofi. Ini mungkin melibatkan pengobatan seperti allopurinol untuk mengurangi asam urat dalam tubuh.
2. Kerusakan sendi
Asam urat kronis dapat menyebabkan pembengkakan sendi yang sering terjadi dan peradangan kronis, dapat menyebabkan kerusakan sendi. Penderita juga mungkin mengalami kekakuan dan deformitas.
Penting untuk mengendalikan serangan asam urat agar dapat mencegah kerusakan sendi. Minum banyak air putih dan hindari alkohol atau minuman bersoda manis.
Cobalah untuk mengelola atau mengurangi stres yang dapat memperburuk serangan. Selain itu, obat-obatan tertentu dapat membantu menurunkan peradangan dan memperpendek serangan.
3. Patah tulang
Asam urat dapat meningkatkan risiko patah tulang. Pasien yang mengonsumsi allopurinol dan benzbromarone memiliki kejadian patah tulang yang lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi obat tersebut.
Jika menderita asam urat dan kehilangan massa tulang, obat bifosfonat dapat membantu mengurangi atau mencegah kehilangan massa tulang lebih lanjut. Obat-obatan ini meliputi alendronat, risedronat, ibandronat dan asam zoledronat.
4. Batu Ginjal
Orang dengan asam urat memiliki peningkatan risiko terkena batu ginjal. Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan kristal asam urat menumpuk di saluran kemih dan membentuk batu ginjal.
Jika menderita batu ginjal akibat asam urat, dokter dapat menggunakan obat allopurinol untuk melarutkan batu asam urat.
Baca Juga: Asam Urat dan Ginjal Saling Merusak: Fakta Mengejutkan dari Dokter!
5. Kerusakan ginjal
Ginjal membuang produk limbah seperti asam urat dari tubuh. Ketika kadar asam urat tinggi, ginjal dapat kesulitan memproses kelebihan tersebut.
Jika kristal asam urat menumpuk di ginjal, hal itu dapat mengganggu fungsi ginjal dan dapat menyebabkan penyakit ginjal atau gagal ginjal. Pada tahap awal penyakit ginjal, dapat menyebabkan pasien merasa lelah, lemah, atau kekurangan energi.
Seiring perkembangan penyakit ginjal, pasien dapat mengalami pembengkakan pergelangan kaki, mual, kelelahan dan kehilangan nafsu makan.
Pengobatan membantu mengurangi dan memperlambat kerusakan pada ginjal. Pengobatan dapat meliputifebuxostat, probenecid.
Demikian informasi tentang asam urat yang jika tidak diobati akan menyebabkan kerusakan ginjal dan komplikasi lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News