MOMSMONEY.ID - Pernah dengan permainan sudoku? Ternyata ada beragam manfaat jika rutin bermain permainan otak ini.
Sudoku adalah permainan puzzle yang menggunakan angka acak dalam kotak sebagai inti dari permainannya.
Menurut sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam International Journal of Geriatric Psychiatry, semakin sering orang berusia di atas 50 tahun memainkan permainan seperti sudoku dan teka-teki silang, semakin baik fungsi otak mereka.
Menurut hasil tes dalam penelitian tersebut, orang yang gemar bermain teka-teki memiliki fungsi otak yang setara dengan kondisi otak orang yang berusia 10 tahun lebih muda.
Healthline mencatat bahwa mereka yang bermain teka-teki menunjukkan fungsi otak yang setara dengan kondisi otak orang yang berusia delapan tahun lebih muda.
"Peningkatannya terlihat sangat jelas pada kecepatan dan akurasi kinerja mereka. Di beberapa aspek, peningkatan tersebut bahkan tergolong cukup drastis," ujar Dr. Anne Corbett, penulis utama sekaligus dosen bidang demensia di University of Exeter Medical School.
Nah, bukan cuma membuat fungsi otak lebih sehat, ada juga manfaat lain bermain sudoku di sini.
Baca Juga: 6 Penyebab Munculnya Anxiety, Awas Kurang Tidur Bisa Jadi Pemicu
Pelepas stres
Stres memiliki cara terselubung untuk menyusup ke dalam kehidupan sehari-hari kita, memicu lonjakan kadar kortisol dan membuat kita merasa terkuras energinya.
Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas yang menstimulasi pikiran, seperti Sudoku, dapat menurunkan hormon stres sekaligus menjaga otak tetap aktif. Saat Anda fokus memecahkan teka-teki, otak memasuki keadaan yang mirip dengan meditasi. Pikiran melambat, gangguan memudar, dan rasa tenang pun bisa muncul.
Meningkatkan perhatian dan fokus
Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana pikiran Anda melayang ketika Anda merasa cemas? Kekhawatiran menumpuk, dan tiba-tiba, Anda mulai memikirkan skenario terburuk. Menurut Sudoku Station, sudoku bisa menghentikan siklus itu.
Saat memecahkan teka-teki, Anda hadir sepenuhnya. Anda tidak stres memikirkan daftar tugas besok atau mengulangi percakapan canggung dari minggu lalu. Sebaliknya, Anda fokus pada satu hal, yaitu menemukan nomor yang tepat untuk kotak kosong itu. Tingkat konsentrasi ini mencerminkan meditasi kesadaran, yang kuncinya adalah berada pada saat ini.
Baca Juga: Selain Depresi, Ini 6 Alasan Penyebab Kenapa Anda Merasa Malas Mandi
Meningkatkan kesehatan otak
Sudoku, seperti halnya aktivitas pelatihan otak lainnya, dapat berkontribusi pada neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak untuk mengatur ulang dan membentuk koneksi saraf baru di antara sel-sel otak. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting bagi kesehatan otak secara keseluruhan.
Meskipun bermain teka-teki Sudoku yang menantang bukanlah solusi untuk mengatasi segala masalah terkait penurunan kemampuan saraf, aktivitas ini memaksa otak bekerja lebih keras untuk memecahkan teka-teki tersebut. Hal ini pada akhirnya mampu meningkatkan peluang untuk memperbaiki aspek-aspek kemampuan mental lainnya.
Meningkatkan kemampuan kognitif
Bermain permainan asah otak yang menantang, mulai dari teka-teki kata sederhana hingga teka-teki Sudoku yang rumit, dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif.
Melansir Sudoku Conquest, teka-teki Sudoku menuntut kemampuan berpikir logis berbasis angka, keterampilan memecahkan masalah, dan penalaran kritis. Bermain sudoku secara rutin dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif, seperti daya ingat, konsentrasi, dan ketelitian terhadap detail.
Mencegah demensia
Meskipun tidak ada cara mutlak untuk mencegah atau menghilangkan demensia, melakukan aktivitas yang menstimulasi mental seperti memecahkan teka-teki Sudoku, diyakini bermanfaat dalam mengurangi risiko penurunan kognitif dan gangguan mental lainnya seiring bertambahnya usia.
National Institute on Aging menyarankan agar pikiran para lansia tetap aktif melalui kegiatan yang menstimulasi mental seperti teka-teki asah otak dan permainan logika yang memungkinkan mereka melatih kemampuan logika dengan cara mudah.
Demikian tadi beberapa manfaat sudoku yang ternyata bagus untuk menjaga kesehatan otak. Tertarik coba?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News