M O M S M O N E Y I D
AturUang

Cara Atur Keuangan Saat Punya Cicilan Motor atau Mobil biar Gaji Tak Cepat Habis

Cara Atur Keuangan Saat Punya Cicilan Motor atau Mobil biar Gaji Tak Cepat Habis
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Punya cicilan motor atau mobil? Atur keuangan bulanan dengan cara sederhana agar kebutuhan, tabungan, dan angsuran tetap aman.

Memiliki motor atau mobil dengan sistem cicilan memang bisa memudahkan aktivitas sehari hari, tetapi ada konsekuensi yang perlu dipikirkan setiap bulan. 

Setelah gaji masuk, sebagian pendapatan sudah memiliki tujuan tetap untuk membayar angsuran kendaraan. Masalah biasanya muncul ketika cicilan terlihat ringan, tetapi biaya hidup dan kebutuhan kendaraan ikut menguras isi rekening. 

Karena itu, mengatur keuangan saat memiliki cicilan bukan hanya soal mampu membayar tepat waktu, melainkan memastikan kebutuhan pokok dan tabungan tetap berjalan. 

Melansir dari toyota.astra.co.id, sebelum mengambil atau menjalani kredit kendaraan, kemampuan finansial perlu diperhitungkan secara menyeluruh agar kewajiban bulanan tidak mengganggu kondisi keuangan dalam jangka panjang.

“Secara umum, total cicilan sebaiknya tidak melebihi 30% dari penghasilan bulanan,” ujar perencana keuangan Rista Zwestika CFP, CEO & Founder Finante.id.

Baca Juga: Kemandirian Finansial Bukan Sekadar Pensiun Dini, Ini Cara awal mulanya

Cek dulu seberapa besar beban cicilan

Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah hanya melihat nominal angsuran kendaraan tanpa menghitung kewajiban lainnya. Padahal, seseorang mungkin juga memiliki cicilan rumah, kartu kredit, atau tagihan rutin lain yang harus dibayar.

Sebagai gambaran, penghasilan Rp6 juta per bulan dengan cicilan kendaraan Rp1,8 juta berarti sekitar 30% pendapatan sudah dialokasikan untuk angsuran. Jika masih ada cicilan lain, ruang untuk kebutuhan sehari hari akan semakin sempit.

Patokan rasio cicilan dapat menjadi alat evaluasi awal, bukan aturan yang berlaku sama untuk semua orang. Kondisi penghasilan, jumlah tanggungan, dan biaya hidup tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Pisahkan uang cicilan sejak awal menerima gaji

Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga keuangan tetap terkendali adalah langsung menyisihkan uang cicilan ketika menerima penghasilan.

Anggap cicilan kendaraan sebagai pengeluaran wajib, sama seperti kebutuhan rumah tangga atau tagihan penting lainnya. Jangan menunggu hingga akhir bulan karena uang tersebut berisiko terpakai untuk kebutuhan lain.

Jika diperlukan, gunakan rekening khusus atau fitur pemisahan saldo agar dana cicilan tidak bercampur dengan uang belanja harian. Cara ini juga membantu melihat berapa uang yang benar benar masih tersedia setelah kewajiban utama dibayar.

Hitung biaya kendaraan secara keseluruhan

Memiliki kendaraan bukan hanya tentang membayar cicilan. Ada pengeluaran lain yang sering luput dari perhitungan, seperti bahan bakar, parkir, tol, servis, pajak, hingga biaya perbaikan.

Karena itu, budget kendaraan sebaiknya dihitung sebagai satu paket. Jangan sampai angsuran terasa aman, tetapi biaya operasional justru membuat pengeluaran bulanan membengkak.

Menurut laman dari bankmas.co.id, pengelolaan keuangan yang lebih sehat dimulai dari pencatatan pendapatan dan pengeluaran agar seseorang mengetahui ke mana uang digunakan dan pos mana yang perlu dikendalikan.

Baca Juga: 10 Langkah Penting Setelah Pasangan Meninggal, Ini yang Perlu Segera Diurus

Gunakan budget sederhana yang realistis

Tidak perlu membuat sistem anggaran yang rumit. Metode 50/30/20 bisa menjadi gambaran awal dalam mengatur pendapatan. Pembagiannya dapat digunakan untuk:

  • 50% kebutuhan utama
  • 30% keinginan dan kebutuhan fleksibel
  • 20% tabungan, dana darurat, atau tujuan keuangan

Namun, pembagian tersebut tidak harus diterapkan secara kaku. Bagi orang yang memiliki cicilan kendaraan cukup besar, komposisinya bisa disesuaikan dengan kondisi nyata.

Yang paling penting adalah kebutuhan utama, kewajiban cicilan, serta tabungan tetap memiliki porsi dalam anggaran. Anggaran yang realistis dan fleksibel lebih mudah dijalankan secara konsisten.

Jangan abaikan dana darurat

Cicilan tetap berjalan meskipun terjadi masalah yang tidak direncanakan. Misalnya, pendapatan berkurang, kehilangan pekerjaan, atau muncul kebutuhan mendesak.

Dana darurat berfungsi sebagai pelindung agar kondisi tersebut tidak langsung mengganggu pembayaran kewajiban. Kementerian Keuangan juga menekankan pentingnya memperkuat dana darurat sebagai persiapan menghadapi risiko keuangan yang tidak terduga.

Mulailah menyisihkan dana secara bertahap sesuai kemampuan. Tidak perlu menunggu memiliki uang dalam jumlah besar untuk mulai membangun cadangan keuangan.

Evaluasi cicilan dan pengeluaran setiap bulan

Kondisi keuangan bisa berubah kapan saja. Harga kebutuhan meningkat, pendapatan berubah, atau muncul pengeluaran keluarga yang sebelumnya tidak ada.

Karena itu, lakukan evaluasi sederhana setiap bulan. Periksa apakah cicilan masih sesuai kemampuan, apakah tabungan tetap berjalan, dan apakah ada pengeluaran yang sebenarnya bisa dikurangi.

Bank Indonesia juga masih melanjutkan kebijakan terkait pembiayaan kendaraan bermotor pada 2026, sehingga masyarakat tetap perlu berhati-hati dan menyesuaikan keputusan kredit dengan kemampuan membayar, bukan sekadar melihat kemudahan memperoleh pembiayaan.

Pada akhirnya, memiliki cicilan motor atau mobil tidak selalu berarti keuangan menjadi berat. Kuncinya adalah mengetahui batas kemampuan, memisahkan uang angsuran sejak awal, menghitung seluruh biaya kendaraan, dan tetap menyiapkan dana cadangan. 

Cicilan yang sehat bukan hanya cicilan yang berhasil dibayar bulan ini, tetapi cicilan yang tetap memberi ruang untuk hidup, menabung, dan menghadapi kebutuhan tak terduga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Dunia Ambles 3%, Imbal Hasil Tinggi Mengikis Daya Tarik Emas

Kebuntuan AS-Iran di Selat Hormuz dan kenaikan imbal hasil US Treasury menekan harga emas di pasar global.

Cuaca Sumatera Barat Besok (29/9) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rinciannya

BMKG memprakirakan hujan ringan di 15 wilayah Sumbar besok. Pasaman Barat berpotensi hujan sedang. Simak prakiraan lengkapnya.

Liburan Tak Hanya Jalan-jalan, Pilihan Ini Bisa Bantu Ekonomi Warga Lokal

Simak cara sederhana yang bisa dilakukan wisatawan agar pengeluaran selama liburan ikut memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Sedia Payung Sebelum Keluar Rumah, Hujan Ringan di Sejumlah Jawa Barat Besok

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Selasa-Rabu didominasi cerah, berawan, dan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Katalog Promo Alfamart Gantung (Gajian Untung) Periode 25-30 September 2026

Manfaatkan Promo Alfamart Gantung Periode 25-30 September 2026 untuk belanja hemat selama musim gajian ini.

Tak Sekadar Seru, Ini Manfaat Senam Poco-Poco untuk Kebugaran Tubuh

​Mengikuti irama musik sambil bergerak bersama ternyata bukan hanya seru, tetapi juga bisa menjadi bagian dari aktivitas menjaga kebugaran.

Peran di Rumah, Salah Satu Cara Bikin Ibu Punya Tanggal Merah

​Melalui kampanye #TanggalMerahUntukIbu, Frisian Flag mengajak keluarga Indonesia lebih peduli pada kebutuhan ibu.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Spesial Gajian 28 September-4 Oktober 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 28 September-4 Oktober 2026.

Isi Waktu Luang Anak Tak Harus dengan Gadget, Coba Aktivitas Kreatif Ini

Pizza Hut dan Play-Doh menawarkan aktivitas kreatif yang dapat dilakukan anak bersama keluarga di waktu luang.

Set Lengkap Serba 60 Ribuan! Ada Promo Pepper Lunch Senin Happy untuk Awali Pekan

Manfaatkan promo Pepper Lunch hari Senin untuk menikmati sajian daging favorit plus minuman segar dengan harga hemat.