M O M S M O N E Y I D
AturUang

Ini Rahasia Mengelola THR Supaya Tidak Cepat Habis Pasca Lebaran

Ini Rahasia Mengelola THR Supaya Tidak Cepat Habis Pasca Lebaran
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak cara kelola THR agar tidak cepat habis pasca Lebaran dan Anda bisa bantu wujudkan tujuan keuangan jangka panjang.

Menerima Tunjangan Hari Raya atau THR selalu jadi momen yang ditunggu banyak orang, apalagi menjelang Idul Fitri. 

Biasanya, dana ini langsung habis untuk belanja kebutuhan Lebaran hingga keinginan pribadi. Tanpa disadari, uang yang seharusnya bisa membantu kondisi finansial justru hanya lewat begitu saja. 

Padahal, dengan pengelolaan yang tepat, THR bisa jadi langkah awal untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang. 

Melansir dari OCBC, pengelolaan THR yang bijak dapat membantu memperkuat kondisi finansial sekaligus membuka peluang investasi ke depan.

“THR sebaiknya tidak hanya digunakan untuk konsumsi, tetapi juga dialokasikan untuk memperkuat kondisi finansial jangka panjang,” ujar sumber OCBC Wealth Management.

Baca Juga: 10 Ciri Orang yang Cerdas Mengelola Uang, Walau Belum Terlihat Kaya

Strategi alokasi THR yang seimbang dan bijak

Supaya THR tidak habis tanpa arah, penting punya strategi sederhana dalam membaginya. Cara ini membantu kamu tetap bisa menikmati momen Lebaran tanpa mengabaikan kebutuhan masa depan.

Salah satu pembagian yang cukup ideal adalah menggunakan 50% untuk kebutuhan hari raya seperti zakat, mudik, dan kebutuhan keluarga. Lalu 30% bisa dipakai untuk membayar utang atau menambah dana darurat. Sisanya, sekitar 20%, bisa mulai dialokasikan ke investasi.

Dengan pola ini, kamu tetap bisa merayakan Lebaran dengan nyaman sekaligus menjaga kesehatan keuangan.

Pentingnya dana darurat sebelum mulai investasi

Banyak orang langsung tergoda untuk investasi tanpa memastikan kondisi keuangan dasarnya aman. Padahal, dana darurat adalah fondasi utama yang tidak boleh dilewatkan.

Idealnya, dana darurat setara 6 sampai 12 kali pengeluaran bulanan. Kalau belum terpenuhi, THR bisa jadi kesempatan untuk mulai mengisinya. Dana ini sangat penting untuk menghadapi situasi tak terduga seperti kebutuhan mendesak atau kehilangan penghasilan.

Simpan dana darurat di instrumen yang mudah diakses seperti tabungan atau deposito agar tetap aman dan likuid.

Pilihan investasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan

Kalau dana darurat sudah aman, kamu bisa mulai melirik investasi. Tapi ingat, setiap orang punya profil risiko yang berbeda, jadi pilih yang paling sesuai dengan kondisi kamu.

Untuk yang cenderung hati hati, emas bisa jadi pilihan karena nilainya relatif stabil dan bisa melindungi dari inflasi. Kalau ingin hasil tetap dengan risiko rendah, obligasi pemerintah juga bisa dipertimbangkan.

Sementara itu, saham cocok untuk kamu yang siap dengan risiko lebih tinggi dan ingin potensi keuntungan lebih besar dalam jangka panjang. Kuncinya ada di konsistensi dan pemahaman terhadap instrumen yang dipilih.

Baca Juga: Cara Mengelola Kekayaan Jangka Panjang biar Stabil dan Terus Bertumbuh

Menyesuaikan investasi dengan tujuan finansial

Investasi akan terasa lebih terarah kalau kamu punya tujuan yang jelas. Misalnya untuk dana pendidikan, membeli rumah, atau persiapan pensiun.

Kalau targetnya masih lama, kamu bisa memilih instrumen dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi. Tapi kalau waktunya sudah dekat, sebaiknya pilih yang lebih stabil agar nilai uang tetap terjaga.

Menggabungkan beberapa jenis investasi juga bisa jadi strategi untuk menjaga keseimbangan antara risiko dan hasil.

Kesalahan yang sering terjadi saat mengelola THR

Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan yang bikin THR cepat habis tanpa manfaat jangka panjang.

Mulai dari terlalu fokus pada belanja konsumtif, tidak punya rencana keuangan, hingga mengabaikan dana darurat. Ada juga yang langsung investasi tanpa memahami risikonya terlebih dahulu.

Menghindari kesalahan ini, kamu bisa memanfaatkan THR secara lebih maksimal dan tidak sekadar numpang lewat di rekening.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kenali Bedanya Ice Cream, Gelato, Sorbet Agar Tak Salah Beli

Sorbet, gelato, dan ice cream sering tertukar, padahal kandungan bahan beda. Perbedaan ini menentukan rasa, tekstur, hingga manfaat.

Promo Kimukatsu Terbatas! Ada Gratis Chicken Katsu untuk Para Jomblo, Cukup Pakai KTP

Status jomblo Anda jadi tiket makan gratis di Kimukatsu. Dapatkan Chicken Katsu cuma-cuma, cek syarat lengkapnya sekarang!

Naik Rp 5.000 Jadi Rp2.673.000, Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (23/6)

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat pada Selasa (23/6)

Sinemaku Pictures Garap Film Memburu Pemangsa, Angkat Genre Horror Crime Action

Sinemaku Pictures menggarap film terbaru bergenre horror crime action yang disutradarai Umay Shahab berjudul Memburu Pemangsa lo.

Hindari 6 Makanan yang Menyebabkan Dehidrasi Ini saat Cuaca Panas Ekstrem

Saat cuaca panas, minum air saja tak cukup. Makanan pedas hingga jus kemasan bisa menyebabkan dehidrasi lo. Cari tahu penyebabnya di sini.

Trik Jitu Hapus File WhatsApp Berukuran Jumbo, HP Langsung Lega

File besar di WhatsApp bisa bikin HP lemot. Pelajari cara menghapus dan mencegahnya agar memori ponsel tidak cepat habis.

Solusi Lapar Cepat! Bakmi GM Hadirkan Promo Super Hemat di ShopeeFood & GoFood

Mau makan Bakmi GM hemat dan praktis? Ada paket berdua di ShopeeFood dan GoFood mulai Rp30 ribuan per orang. Cek jam promonya!

IHSG Ada Peluang Rebound, Ini Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (23/6)

IHSG berpeluang mengalami rebound pada perdagangan Selasa (23/6/2026)​. Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Rawan Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (23/6)

IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (23/6/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (23/6)

IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (23/6/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.