M O M S M O N E Y I D
Bugar

Buah Salak Bagus untuk Diet atau Tidak, ya? Ini Jawabannya

Buah Salak Bagus untuk Diet atau Tidak, ya? Ini Jawabannya
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, buah salak bagus untuk diet atau tidak? Cari tahu jawabannya di sini, yuk!

Buah sering menjadi pilihan utama saat diet karena dianggap lebih sehat dan rendah kalori. Namun, tidak semua buah memiliki efek yang sama terhadap penurunan berat badan.

Salah satu buah yang sering menimbulkan tanda tanya adalah salak. Rasanya manis dan teksturnya padat, sehingga sebagian orang ragu apakah buah salak aman dikonsumsi saat diet. Lalu, buah salak bagus untuk diet atau justru sebaliknya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: 12 Menu Ayam untuk Diet agar Berat Badan Turun, Mau Coba?

Buah Salak Bagus untuk Diet atau Tidak?

Dikutip dari Scientific Origin, buah salak adalah makanan rendah kalori yang kaya serat dan air. Ini menjadikannya pilihan yang sangat bagus untuk diet penurunan berat badan.

Kandungan serat yang tinggi dalam salak membantu membuat Anda merasa kenyang lebih lama, mencegah makan berlebihan, dan mendukung penurunan berat badan.

Serat dalam salak juga memperlambat proses pencernaan karbohidrat, sehingga mencegah lonjakan gula darah yang cepat dan memberikan energi yang lebih stabil.

ini bisa membantu mengurangi keinginan untuk makan camilan tidak sehat dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Menambahkan buah salak sebagai camilan sehat dalam diet Anda dapat membantu mengurangi rasa lapar, mengontrol asupan kalori, serta mendukung penurunan berat badan.

Baca Juga: 15 Cara Diet agar Berat Badan Turun Tanpa Olahraga dan Tetap Makan Nasi

Manfaat Salak untuk Kesehatan Lainnya

Selain bagus untuk diet menurunkan berat badan, salak juga punya banyak manfaat lainnya bagi kesehatan, lho. Di bawah ini adalah beberapa manfaat salak bagi kesehatan:

1. Meningkatkan Kesehatan Mata

Salak kaya akan beta-karoten yang penting untuk kesehatan mata. Beta-karoten membantu melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV dan mencegah masalah mata terkait usia seperti katarak dan degenerasi makula.

2. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Salak mengandung banyak serat yang baik untuk pencernaan. Serat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.

Selain itu, serat dalam salak juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, yang penting untuk pencernaan yang sehat, penyerapan nutrisi yang optimal, dan kekebalan tubuh yang lebih kuat.

3. Meningkatkan Energi

Salak mengandung karbohidrat alami yang memberikan dorongan energi yang cepat dan bertahan lama. Selain itu, kandungan kalium dalam salak membantu mengatur fungsi otot dan produksi energi, menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, dan memastikan sel-sel tubuh berfungsi dengan baik.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Infused Water untuk Diet agar Berat Badan Turun

4. Mendukung Kesehatan Jantung

Nutrisi dalam salak seperti kalium, serat, dan antioksidan baik untuk kesehatan jantung. Kalium membantu mengatur tekanan darah dengan menyeimbangkan efek natrium dalam tubuh, sementara serat membantu menurunkan kadar kolesterol.

5. Mengatur Kadar Gula Darah

Meskipun terasa manis, salak memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Serat dalam salak membantu memperlambat penyerapan gula, menjaga kadar gula darah tetap stabil.

6. Meningkatkan Fungsi Kognitif

Salak dikenal sebagai "buah memori" karena kemampuannya dalam meningkatkan daya ingat dan fungsi otak.

Kandungan kalium dan beta-karoten dalam salak mendukung kesehatan otak, meningkatkan kinerja kognitif, serta melindungi otak dari kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan penurunan kognitif atau penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Baca Juga: 28 Camilan Sehat untuk Diet agar Berat Badan Turun, Konsumsi yuk!

7. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Salak kaya akan vitamin C yang penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Vitamin C membantu meningkatkan produksi sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi.

Selain itu, antioksidan dalam salak juga membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan, yang membantu tubuh tetap sehat dan terlindungi dari penyakit.

8. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Buah salak mengandung banyak antioksidan dan vitamin C yang penting untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya. Vitamin C mendukung produksi kolagen yang menjaga elastisitas kulit dan mengurangi kerutan.

9. Mendukung Kesehatan Tulang

Salak mengandung nutrisi seperti kalsium, fosfor, dan kalium yang sangat penting untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat.

Kalsium dan fosfor membantu membangun kepadatan tulang, sementara kalium mencegah kehilangan kalsium dalam tubuh. Rutin mengonsumsi salak dapat mendukung kesehatan tulang dan mengurangi risiko keropos atau patah tulang seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: 10 Pilihan Tepung yang Paling Sehat untuk Diet Turunkan Berat Badan

10. Meningkatkan Metabolisme yang Sehat

Buah salak kaya akan vitamin B, seperti B2 (riboflavin) dan B3 (niasin), yang mendukung proses metabolisme tubuh. Vitamin B membantu mengubah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang dibutuhkan tubuh.

Mengonsumsi salak dapat meningkatkan metabolisme, menjaga energi, dan mendukung pengelolaan berat badan yang sehat.

11. Meningkatkan Kesehatan Pernapasan

Salak mengandung vitamin C dan antioksidan yang baik untuk kesehatan paru-paru. Nutrisi ini dapat membantu mengurangi peradangan di saluran pernapasan, memudahkan bernapas, dan melindungi paru-paru dari kerusakan.

Bagi Anda yang memiliki kondisi pernapasan seperti asma, salak dapat membantu mengurangi gejala dan meningkatkan fungsi pernapasan secara keseluruhan.

12. Mendukung Kehamilan yang Sehat

Salak mengandung nutrisi penting seperti asam folat, kalsium, dan zat besi, yang sangat baik untuk ibu hamil. Asam folat membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi, sementara zat besi membantu mencegah anemia pada ibu hamil.

Baca Juga: 11 Daftar Jus yang Bagus Diminum saat Diet agar Berat Badan Turun

13. Mengurangi Stres dan Kecemasan

Salak mengandung kalium dan magnesium yang membantu mengatur hormon stres dan meningkatkan relaksasi. Kalium membantu menyeimbangkan kadar hormon stres (kortisol), sementara magnesium membantu merilekskan otot dan meningkatkan kualitas tidur.

Mengonsumsi salak dapat membantu mengurangi perasaan cemas, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan kesehatan mental.

14. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Salak mengandung serat, antioksidan, dan kalium yang bekerja bersama untuk mendukung kesehatan jantung. Serat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan mencegah penumpukan plak di pembuluh darah.

Kalium membantu mengatur tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi darah, sementara antioksidan melindungi jantung dari kerusakan oksidatif.

15. Melawan Peradangan

Antioksidan dalam salak memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan kronis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti radang sendi, penyakit jantung, dan diabetes.

Baca Juga: Ini Dia Manfaat Konsumsi Chia Seed untuk Diet agar Berat Badan Turun

Jadi, buah salak bagus untuk diet atau tidak? Buah salak merupakan pilihan yang bagus untuk diet karena rendah kalori serta tinggi serat dan air yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Kandungan seratnya mampu menstabilkan gula darah sehingga mengurangi keinginan untuk makan berlebih. Menjadikan salak sebagai camilan sehat dapat membantu mengontrol asupan kalori dan mendukung penurunan berat badan Anda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?

8 Makanan dan Minuman Sehari-Hari yang Terpapar Mikroplastik Paling Banyak

Ini dia beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang terpapar mikroplastik paling banyak. Apa saja?  

Pasar Kripto Rebound, Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir!

Di pasar yang rebound, Humanity Protocol salah satu yang menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir. 

Begini Cara Mendorong Perempuan Muda Berani Masuk Dunia Teknologi

​Melalui Amazon Girls’ Tech Day, para siswi mendapat pengalaman belajar langsung di bidang AI dan teknologi digital.    

Dari Rumah ke Waste Station, Kampanye Ini Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

​SoSoft bersama Rekosistem menghadirkan waste station di Padalarang untuk mendorong warga memilah dan menyetor sampah plastik dari rumah  

Ada Tengah Bulan Cuan Blibli, Ini Berbagai Kebutuhan yang Bisa Dibeli Sambut Ramadan

Blibli menghadirkan Tengah Bulan Cuan yang berlangsung pada 15-16 Februari 2026. Ada produk Buy 1 Get 1 hingga diskon sampai Rp 500.000.

Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!

Meskipun bergejolak, harga emas diperkirakan akan menutup minggu ini dengan kinerja relatif stabil. 

Nutella Siapkan THR Gift Set dan Donasi Takjil di Ramadan

​Setiap unggahan resep Nutella selama periode Ramadan akan disalurkan dalam bentuk menu berbuka untuk anak-anak yang membutuhkan.