M O M S M O N E Y I D
Bugar

Boleh Dicoba, Begini Cara Minum Cuka Apel untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Boleh Dicoba, Begini Cara Minum Cuka Apel untuk Diet Menurunkan Berat Badan
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Bagaimana cara minum cuka apel untuk diet menurunkan berat badan, ya? Yuk, cari tahu caranya di sini!

Cuka apel (apple cider vinegar) sering disebut-sebut sebagai salah satu cara alami untuk menurunkan berat badan. Banyak orang yang mengklaim bahwa cuka apel dapat membantu mengurangi lemak tubuh, terutama lemak perut, serta mendukung upaya diet.

Lantas, apakah benar cuka apel efektif untuk menurunkan berat badan? MomsMoney akan membahasnya secara lengkap termasuk cara minum cuka apel untuk diet menurunkan berat badan. Mari simak sampai akhir!

Baca Juga: Minum Jus Apa yang Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah? Ini 12 Daftarnya!

Apa Kata Penelitian Tentang Cuka Apel dan Penurunan Berat Badan?

Salah satu penelitian yang paling menarik mengenai cuka apel untuk menurunkan berat badan diterbitkan pada tahun 2009 di jurnal Bioscience, Biotechnology and Biochemistry.

Penelitian ini menunjukkan bahwa menambahkan 2 sendok makan cuka apel ke dalam diet setiap hari selama 3 bulan dapat menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan.

Selain itu, cuka apel juga terbukti efektif mengurangi lemak perut, memperkecil lingkar pinggang, dan menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Olahraga Penurun Kadar Gula Darah Terbaik, Coba Lakukan yuk!

Bagaimana Cuka Apel Membantu Menurunkan Berat Badan?

Cuka apel terbuat dari fermentasi apel yang dihancurkan. Proses ini menghasilkan cairan yang kaya akan asam asetat yang dipercaya memiliki beberapa manfaat dalam proses penurunan berat badan.

Melansir dari laman Healthy and Natural World, berikut adalah cara-cara cuka apel bekerja untuk membantu menurunkan berat badan:

1. Cuka Apel Membantu Menekan Nafsu Makan

Cuka apel dapat membantu Anda merasa kenyang lebih cepat yang membuat Anda makan lebih sedikit. Sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi roti dengan cuka apel merasa lebih kenyang dibandingkan mereka yang hanya makan roti tanpa cuka.

Semakin banyak asam asetat yang dicerna, semakin lama rasa kenyang tersebut bertahan.

2. Mengontrol Kadar Gula Darah untuk Menekan Nafsu Makan

Cuka apel juga berperan dalam mengatur kadar gula darah yang dapat mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Ketika gula darah stabil, Anda akan merasa lebih mudah untuk mengontrol nafsu makan dan menghindari rasa lapar yang berlebihan.

Penelitian menunjukkan bahwa setelah mengonsumsi cuka apel, kadar gula darah setelah makan bisa lebih rendah, terutama pada makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.

Baca Juga: Apakah Minum Air Putih Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah? Ini Kata Penelitian

3. Mencegah Penumpukan Lemak

Cuka apel dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga membantu membakar lemak lebih efisien. Beberapa asam organik dan enzim yang terkandung dalam cuka apel diketahui dapat mempercepat proses metabolisme tubuh.

Sebuah penelitian di Jepang juga menunjukkan bahwa asam asetat dalam cuka apel dapat mencegah akumulasi lemak, meskipun penelitian ini masih terbatas pada percobaan dengan hewan.

4. Mengatur Sekresi Insulin untuk Mengurangi Penyimpanan Lemak

Insulin berperan penting dalam proses penyimpanan lemak dalam tubuh. Hormon ini mengatur kadar gula darah dan masalah dengan sekresi insulin dapat menyebabkan penumpukan lemak, seperti yang terjadi pada diabetes tipe 2.

Beberapa penelitian menyarankan bahwa cuka apel dapat membantu mengatur sekresi insulin, mirip dengan efek beberapa obat diabetes. Ini berarti, selain membantu menurunkan berat badan, cuka apel juga berpotensi bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah dengan kadar gula darah.

Baca Juga: Berapa Lama Waktu Jalan Kaki untuk Menurunkan Gula Darah? Cari Tahu di Sini

5. Membantu Detoksifikasi dan Pencernaan

Cuka apel juga diketahui dapat membantu detoksifikasi tubuh dengan menghilangkan racun dan meningkatkan pencernaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cuka apel dapat mengurangi stres oksidatif dalam tubuh yang dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Beberapa orang juga melaporkan bahwa cuka apel membantu meredakan gejala refluks asam dan masalah pencernaan lainnya, meskipun bukti ilmiah yang mendukung klaim ini masih terbatas.

Cara Minum Cuka Apel untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Untuk mendapatkan manfaat cuka apel dalam menurunkan berat badan, Anda bisa mengonsumsinya dengan cara yang aman. Inilah cara minum cuka apel untuk diet menurunkan berat badan:

  • Larutkan dengan Air: Karena cuka apel sangat asam, penting untuk mencairkannya dengan air sebelum diminum. Biasanya, 1-2 sendok makan cuka apel dalam 200 ml air sudah cukup.
  • Minum Sebelum Makan: Untuk hasil terbaik, minumlah campuran cuka apel ini sekitar 20-30 menit sebelum makan. Ini bisa membantu menekan nafsu makan dan mengatur kadar gula darah setelah makan.
  • Frekuensi Konsumsi: Mulailah dengan dosis kecil, seperti 1 sendok teh per hari dan perlahan tingkatkan dosisnya. Jangan mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau merusak enamel gigi.

Baca Juga: Apakah Jeruk Nipis Bisa Menurunkan Berat Badan? Mari Bongkar Faktanya!

Demikianlah ulasan tentang cara minum cuka apel untuk diet menurunkan berat badan. Cuka apel dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam program diet untuk menurunkan berat badan.

Menggabungkan konsumsi cuka apel dengan pola makan sehat dan olahraga teratur adalah cara terbaik untuk mencapai hasil yang maksimal.

Sebelum mulai menggunakan cuka apel sebagai bagian dari diet, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu seperti masalah pencernaan atau diabetes.

Baca Juga: Minum Apa Agar Kadar Gula Darah Turun? Coba Konsumsi 6 Minuman Ini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari Ini (11/3) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG terbaru cuaca hari ini Rabu (11/3) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Waspada! Kasus Campak di Indonesia Meningkat, Ketahui Gejala & Pencegahannya yuk

Satu orang terinfeksi campak bisa tularkan 18 orang lain. Waspada penyebaran cepat, kenali gejala agar penanganan segera dilakukan.

DBS Foundation Beri Hibah Rp 11,2 Miliar Untuk Lima Bisnis Berdampak Sosial

Di Indonesia, DBS Foundation memberikan dana hibah SGD 850.000 atau sekitar Rp 11,2 miliar kepada 5 social enterprise dan business for impact.

Jadwal Swiss Open 2026: 8 Wakil Indonesia Berlaga Menuju 16 Besar, Ada Ginting

Jadwal Swiss Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (11/3), delapan wakil Indonesia berlaga memperebutkan tiket 16 besar.​

Xiaomi 15T Jadi HP RAM 12GB & Layar AMOLED 3200 Nits, Makin Nyaman

Ditenagai Dimensity 8400 Ultra dan RAM 12 GB, Xiaomi 15T tawarkan performa responsif. Ketahui detail lengkapnya sebelum memutuskan beli!

Dompet Aman Mudik Awal: Promo Damri Beri Diskon 10% Tiket Pulang-Pergi

Tiket Damri pulang-pergi bisa lebih hemat 10% untuk mudik Lebaran 2026. Jangan lewatkan promo eksklusif di Damri Apps, berlaku hingga 31 Maret.

Melonjak Tinggi, Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (11/3)

Harga emas Antam menguat sifnifikan hari ini Rabu (11/3) dibandingkan dengan hari sebelumnya. Cek daftar harga lengkapnya.

Hasil Swiss Open 2026: 3 Wakil Indonesia Maju ke 16 Besar, Raymond/Joaquin Tumbang

Hasil Swiss Open 2026 babak 32 besar hari pertama Selasa (10/3), tiga wakil Indonesia maju ke 16 besar, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tumbang.​

IHSG Dibuka Dengan Kenaikan 0,4%, Simak Saham Top Gainers Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencoba melanjutkan reli. Pada perdagangan Rabu pagi (11/3) pukul 9:01 WIB, IHSG naik 0,4% ke level 7.473,99.

Redmi Pad: Layar 90Hz & Desain Premium, Pilihan Terbaik di Kelasnya?

Redmi Pad menawarkan speaker quad solid dan dukungan update Android 3 tahun. Cek mengapa ini bisa jadi pilihan tepat untuk Anda.