M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga Bitcoin memantul naik signifikan dalam beberapa hari terakhir. Penguatan ditengarai karena dukungan sentimen fundamental dari perkembangan regulasi aset kripto di Amerika Serikat.

Mengutip coinmarketcap.com, Selasa (25/8) pukul 17.00 WIB, Bitcoin dihargai US$ 79.167. Dalam tujuh hari terakhir, raja aset kripto ini telah naik sekitar 23%.

Crypto Analyst Reku, Andri Fauzan, menilai, salah satu pemicu utama lonjakan Bitcoin adalah Crypto Summit di Gedung Putih yang digelar Presiden AS Donald Trump pada pekan lalu. Dalam hajatan itu, Trump kembali mendorong Kongres untuk mengesahkan Clarity Act, regulasi yang ditujukan untuk memberikan kejelasan kerangka aturan bagi aset digital.

"Dorongan terbuka terhadap Clarity Act dan sinyal bahwa AS ingin memimpin industri aset digital global memberi fondasi positif yang bisa menopang reli Bitcoin maupun altcoin hingga akhir tahun, asalkan legislasi tidak macet lagi," kata Andri dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8).

Selain faktor regulasi, arus dana ke ETF Bitcoin spot juga menjadi katalis penting. Andri mencatat, ETF Bitcoin spot baru membukukan arus masuk alias inflow hampir US$ 1,9 miliar dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: Bitcoin Rebound 32%, Sinyal Tren Naik atau Reli Sementara?

Sentimen pasar diperkuat oleh ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed pada paro kedua tahun ini, serta kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Amerika Serikat. Kondisi fiskal AS memperkuat narasi Bitcoin sebagai aset digital yang dapat menjadi alternatif terhadap aset tradisional.

Di sisi lain, penurunan yield obligasi pemerintah AS setelah Departemen Keuangan meningkatkan pembelian kembali surat utang jangka panjang turut membantu mengangkat aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Penguatan Bitcoin merambat ke sejumlah aset kripto lainnya (altcoin). Namun, Andri menilai kenaikan altcoins tidak semata-mata mengekor performa Bitcoin. Perkembangan regulasi AS, terutama Clarity Act, memberikan sentimen positif terhadap pasar kripto secara lebih luas. Regulasi yang lebih jelas dinilai dapat membuka ruang bagi peningkatan adopsi institusional.

"Makanya selain Bitcoin, aset high cap seperti XRP juga naik tajam dalam satu minggu terakhir," imbuh Andri.

Pergerakan Ethereum turut menunjukkan respons kuat terhadap sentimen tersebut. Saat Bitcoin menembus US$ 70.000 pada pekan lalu, ETH ikut menguat dan sempat mencapai level tertinggi lebih dari tiga bulan.

Baca Juga: Laju Kenaikan Harga Bitcoin Belum Terbendung, Tembus Level US$ 75.000

Meski demikian, Andri masih lebih optimistis terhadap Bitcoin dibandingkan Ethereum hingga akhir tahun.

Menurutnya, Bitcoin memiliki prospek reli yang lebih solid karena didukung arus dana institusional melalui ETF yang lebih dominan serta statusnya sebagai store of value. Sementara, Ethereum memiliki potensi mengejar ketertinggalan melalui perkembangan tokenisasi dan Layer-2, tetapi pergerakannya masih lebih bergantung pada kondisi risk-on yang agresif.

Jangan buru-buru all-in

Andri melihat prospek Bitcoin hingga akhir tahun ini masih bullish moderat. Dia memproyeksikan Bitcoin berada di kisaran US$ 90.000-US$ 105.000 pada akhir tahun dalam skenario dasar.

Dalam skenario optimistis, Bitcoin berpeluang mencapai US$ 115.000-US$ 130.000, apabila arus dana ETF dan perkembangan regulasi AS terus mendukung pasar. 

Sedangkan, skenario pesimistis menempatkan Bitcoin di kisaran US$ 65.000-US$ 80.000, apabila data makroekonomi memburuk. 

"Target US$126.000 masih mungkin, tapi bukan skenario utama," kata Andri. 

Baca Juga: Arus Dana ke ETF Bitcoin Berbalik Positif, Sinyal Bitcoin akan Bangkit?

Bagi investor yang ingin memanfaatkan penguatan pasar kripto, Andri menyarankan agar tidak terburu-buru membeli sekaligus.

Dia menyarankan untuk membangun posisi inti di Bitcoin secara bertahap, baik pada harga saat ini maupun ketika terjadi koreksi. Ethereum dapat diberikan porsi lebih kecil, sementara sebagian dana tetap disimpan dalam bentuk kas.

"Jangan all-in, tetapkan batas kerugian mental di bawah US$ 70.000. Ambil keuntungan bertahap di level US$ 95.000-US$ 100.000, karena volatilitas tetap tinggi meski tren sedang menguat," saran Andri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Dunia Memantul ke US$ 4.000 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Meski peluang kenaikan suku bunga The Fed makin kecil, tekanan dari harga minyak masih membayangi prospek harga emas.

Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 Dibuka Besok, Cek Jadwal Lengkap dan Tahapannya

Pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II dibuka 27 Oktober hingga 4 November 2026.  

Promo The Body Shop 25-31 Oktober 2026, Face Scrub-Body Yogurt Diskon hingga 50%

Promo The Body Shop Trick or Treats Diskon s/d 50% Periode 25-31 Oktober 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja skincare di hari gajian.  

Jelang 12.12, Simak 5 Tips yang Bisa Dilakukan Pemilik Brand

Gross merchandise value hanya menunjukkan berapa banyak uang yang masuk, laba yang diperoleh dan pembeli yang kembali lagi.  

6 Tips Lari Maraton Pemula agar Aman dari Risiko Cedera & Kuat sampai Garis Finish

Persiapkan diri Anda sebelum bertanding dengan tips lari maraton bagi pemula, mulai dari rutinitas latihan hingga kecukupan nutrisi harian.  

Vokalis CNBLUE jadi Penyanyi Fals, Jung Yong Hwa Tampil Beda di Drama Oh! My Guard

Jung Yong Hwa yang tak terbiasa bernyanyi buruk harus mencari cara untuk menampilkan ketidakmampuan tersebut melalui akting.

Bitcoin Jebol US$ 80.000, Suku Bunga The Fed Penentu Nasib Selanjutnya

Harga Bitcoin menyentuh ke bawah US$ 80.000. Keputusan The Fed pada Rabu menjadi salah satu faktor yang dicermati pasar.

5 Cara Mengurangi Lemak di Paha agar Lebih Kencang & Ideal, Ikuti Gerakan Ini yuk

Ingin paha kencang dan ideal? Ketahui berbagai cara mengurangi lemak di paha melalui gerakan sederhana yang bisa Anda lakukan rutin di rumah.  

5 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (27/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (27/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Stabil, Antam Tetap Tertinggi Rp 2,33 Juta

Harga buyback emas hari ini, Senin (26/10), relatif stabil. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.