M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bitcoin Rebound 32%, Sinyal Tren Naik atau Reli Sementara?

Bitcoin Rebound 32%, Sinyal Tren Naik atau Reli Sementara?
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga Bitcoin mulai menunjukkan pemulihan setelah bangkit sekitar 32% dari level terendah yang tercatat pada awal Juli 2026. Apakah ini awal dari tren naik yang sesungguhnya, atau sekadar reli sementara?

Analis Reku Andri Fauzan mengatakan, Bitcoin kini menghadapi satu level teknikal sebagai ujian paling krusial penentu arah pergerakan selanjutnya, yaitu rata-rata pergerakan 50 minggu atau 50-week EMA.

Bitcoin tercatat di sekitar US$ 58.559 pada 1 Juli lalu. Sejak berada di titik terendah itu, harga aset kripto pemegang kapitalisasi pasar terbesar ini telah rebound sekitar 32%.

Bitcoin juga berhasil kembali berada di atas rata-rata pergerakan 30 hari dengan lebih meyakinkan dibandingkan upaya-upaya sebelumnya sepanjang tahun ini.

Namun, Andri menilai investor masih perlu mencermati kemampuan Bitcoin menembus 50-week EMA. Pasalnya, level tersebut telah menjadi penghalang setiap kali Bitcoin mencoba bangkit di tengah tren penurunan sepanjang 2026.

Baca Juga: Laju Kenaikan Harga Bitcoin Belum Terbendung, Tembus Level US$ 75.000

"Sepanjang downtrend tahun ini, 50-week EMA adalah tembok yang selalu menghentikan setiap rally. Kalau kali ini Bitcoin bisa menutup pekan di atas level itu dan bertahan, dapat mengindikasikan pergeseran struktural yang mengubah cara pasar memandang Bitcoin dalam jangka menengah," ujar Andri mengutip siaran pers, Senin (24/8).

Level US$ 76.300 jadi kunci

Mengutip coinmarketcap.com, hingga Senin (24/8) pukul 17.52 WIB, Bitcoin dihargai US$ 77.611. Dalam tujuh hari terakhir, raja aset kripto telah naik sekitar 22%.

Terlepas apakah Bitcoin mampu menembus level kritis itu atau tidak, terdapat faktor teknikal lain yang secara bertahap dapat memberikan ruang bagi Bitcoin untuk mengakhiri tren penurunan.

Andri menjelaskan, garis batas atas dari tren turun Bitcoin yang terbentuk sejak awal 2026 saat ini berada di sekitar US$ 79.600. Garis tersebut diproyeksikan turun menjadi sekitar US$ 76.300 pada September.

Artinya, level yang harus ditembus Bitcoin untuk mengonfirmasi berakhirnya tren turun akan semakin rendah setiap minggunya.

"Ini bukan berarti investor bisa santai menunggu. Tapi, ini memang salah satu kondisi di mana waktu berperan sebagai sekutu. Target yang perlu dicapai Bitcoin untuk membuktikan pembalikan tren makin terjangkau seiring berjalannya waktu," jelas Andri.

Baca Juga: Arus Dana ke ETF Bitcoin Berbalik Positif, Sinyal Bitcoin akan Bangkit?

Dengan kondisi tersebut, pergerakan Bitcoin dalam beberapa pekan ke depan menjadi penting. Penutupan harga secara mingguan di sekitar 50-week EMA akan menjadi salah satu indikator utama untuk melihat apakah pemulihan saat ini mulai berubah menjadi pembalikan tren.

Jika Bitcoin mampu menutup perdagangan mingguan di atas 50-week EMA dan kemudian mempertahankan level tersebut sebagai support, tren penurunan yang berlangsung hampir setahun berpeluang berakhir. Kondisi itu sekaligus membuka ruang bagi Bitcoin untuk melanjutkan kenaikan yang lebih signifikan.

Sebaliknya, jika Bitcoin kembali gagal menembus level tersebut seperti yang terjadi dalam beberapa percobaan sebelumnya, harga berpotensi kembali bergerak dalam kisaran US$ 60.000-US $80.000. Skenario ini akan menunjukkan bahwa tren penurunan masih belum sepenuhnya berakhir.

Kondisi terbaik untuk menggambarkan Bitcoin saat ini adalah sideways dengan kecenderungan naik. "Tapi, kecenderungan itu baru benar-benar bermakna kalau level 50-week EMA berhasil dipertahankan, bukan hanya disentuh sesaat," tukas Andri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Dunia Memantul ke US$ 4.000 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Meski peluang kenaikan suku bunga The Fed makin kecil, tekanan dari harga minyak masih membayangi prospek harga emas.

Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 Dibuka Besok, Cek Jadwal Lengkap dan Tahapannya

Pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II dibuka 27 Oktober hingga 4 November 2026.  

Promo The Body Shop 25-31 Oktober 2026, Face Scrub-Body Yogurt Diskon hingga 50%

Promo The Body Shop Trick or Treats Diskon s/d 50% Periode 25-31 Oktober 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja skincare di hari gajian.  

Jelang 12.12, Simak 5 Tips yang Bisa Dilakukan Pemilik Brand

Gross merchandise value hanya menunjukkan berapa banyak uang yang masuk, laba yang diperoleh dan pembeli yang kembali lagi.  

6 Tips Lari Maraton Pemula agar Aman dari Risiko Cedera & Kuat sampai Garis Finish

Persiapkan diri Anda sebelum bertanding dengan tips lari maraton bagi pemula, mulai dari rutinitas latihan hingga kecukupan nutrisi harian.  

Vokalis CNBLUE jadi Penyanyi Fals, Jung Yong Hwa Tampil Beda di Drama Oh! My Guard

Jung Yong Hwa yang tak terbiasa bernyanyi buruk harus mencari cara untuk menampilkan ketidakmampuan tersebut melalui akting.

Bitcoin Jebol US$ 80.000, Suku Bunga The Fed Penentu Nasib Selanjutnya

Harga Bitcoin menyentuh ke bawah US$ 80.000. Keputusan The Fed pada Rabu menjadi salah satu faktor yang dicermati pasar.

5 Cara Mengurangi Lemak di Paha agar Lebih Kencang & Ideal, Ikuti Gerakan Ini yuk

Ingin paha kencang dan ideal? Ketahui berbagai cara mengurangi lemak di paha melalui gerakan sederhana yang bisa Anda lakukan rutin di rumah.  

5 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (27/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (27/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Stabil, Antam Tetap Tertinggi Rp 2,33 Juta

Harga buyback emas hari ini, Senin (26/10), relatif stabil. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.