M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Bisnis Layanan Sunat Masih Prospektif, Captain Sunat Buka Peluang Kemitraan

Bisnis Layanan Sunat Masih Prospektif, Captain Sunat Buka Peluang Kemitraan
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Bisnis layanan sunat masih memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain didorong tingginya jumlah anak yang memasuki usia sunat setiap tahun, permintaan juga melonjak saat musim libur sekolah sehingga membuka peluang bagi pelaku usaha di sektor layanan kesehatan.

Founder dan CEO Captain Sunat Zainal Abdi mengatakan, perusahaannya terus memperluas jaringan melalui pembukaan cabang dan skema kemitraan untuk menjawab tingginya kebutuhan tersebut.

“Modal utama kami sebenarnya bukan hanya uang, tetapi pengalaman, semangat, dan sistem yang kami bangun. Sejak awal yang kami bangun bukan hanya klinik, tetapi sistem pelayanan yang bisa diterapkan di berbagai cabang maupun klinik mitra,” ujar Zainal saat ditemui di Kliniknya di Bekasi, Kamis (2/6/2026).

Captain Sunat berdiri pada 2021 saat pandemi Covid-19. Awalnya menghadirkan layanan sunat di rumah (home service) karena banyak orang tua khawatir membawa anak ke rumah sakit yang saat itu dipenuhi pasien Covid-19. Setelah pandemi mereda, layanan kemudian dikembangkan ke klinik.

Baca Juga: Kunci Sukses Tuku: 4 Fondasi Utama yang Membuat Bisnis Kopi Ini Bertahan

Saat ini Captain Sunat memiliki 10 cabang yang terdiri atas tujuh cabang Premier yang dikelola langsung dan tiga cabang Iconic yang dikembangkan melalui skema kemitraan.

Menurut Zainal, program kemitraan ditujukan bagi klinik umum yang ingin membuka layanan sunat tetapi belum memiliki pengalaman maupun sistem operasional yang memadai.

“Kami menyediakan sistem operasional, pelatihan, dukungan tenaga medis, hingga pendampingan pelaksanaan layanan. Jadi mitra tidak memulai dari nol,” katanya.

Ia menambahkan, biaya kemitraan dipatok Rp 25 juta. Melalui skema tersebut, mitra mendapatkan standar pelayanan sunat yang sama dengan klinik milik Captain Sunat.

“Perbedaannya hanya pada pengelolaan klinik secara umum. Kalau yang kami kelola langsung disebut Premier, sedangkan klinik mitra disebut Iconic. Namun untuk kualitas layanan sunat kami pastikan standarnya sama,” ujarnya.

Baca Juga: Kelas Seni untuk Anak Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan, Ini Strategi Nala Art Studio

Selain mengembangkan jaringan, Captain Sunat juga mengandalkan strategi pemasaran yang menyasar pengalaman anak saat menjalani sunat. Menurut Zainal, banyak anak menganggap sunat sebagai pengalaman yang menakutkan sehingga perusahaan berupaya mengubah persepsi tersebut melalui berbagai program apresiasi.

Selain memberikan hadiah yang mengikuti tren anak-anak, Captain Sunat menggandeng sejumlah destinasi rekreasi sebagai mitra. Perusahaan bekerja sama dengan Funworld, Cimory, Jungle Waterpark hingga toko kue untuk memberikan voucher kepada pasien pada paket tertentu.

“Konsepnya sederhana, misalnya ‘Sunat di Captain Sunat, main di Funworld’ atau ‘Sunat di Captain Sunat, liburan ke Cimory’. Kami ingin anak tidak hanya mendapat pengalaman sunat yang nyaman, tetapi juga pengalaman rekreasi bersama keluarga,” katanya.

Meski demikian, Zainal menegaskan bonus tersebut hanya menjadi nilai tambah. Menurutnya, fokus utama perusahaan tetap pada kualitas layanan medis.

“Kami memang menyediakan berbagai gimmick, tetapi tidak berlebihan. Kami ingin biaya yang dibayarkan orang tua lebih banyak untuk kualitas layanan medis, bukan untuk gimmick semata,” ujarnya.

Baca Juga: Punya Bisnis Kuliner, Kini Kelola Pesanan GoFood dan GrabFood dari Satu Sistem

Captain Sunat menawarkan layanan mulai dari Rp 950.000 untuk metode flazz cauter. Sementara metode flazz lem dibanderol Rp 1.950.000, metode bipolar flazz lem Rp 2.500.000, dan metode stapler Rp 3.500.000.

Ia menegaskan, seluruh pasien memperoleh standar pelayanan dokter, ruang tindakan, dan fasilitas yang sama. Perbedaan harga hanya terletak pada metode tindakan serta bonus yang diterima.

Menurut Zainal, salah satu faktor yang membuat bisnis sunat tetap menarik adalah tingginya permintaan saat musim libur sekolah. Dalam setahun terdapat dua periode puncak, yakni Juni–Juli dan Desember–Januari.

“Di luar musim sunat rata-rata sekitar 30 pasien per bulan. Saat musim liburan sekolah jumlahnya bisa meningkat lima sampai sepuluh kali lipat. Jadi bagi kami justru masa liburan menjadi periode paling sibuk,” kata Zainal.

Melihat tingginya kebutuhan tersebut, ia optimistis bisnis layanan sunat masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cerah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Sabtu (18/7)

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu (18/7) didominasi cerah, tanpa potensi hujan di sebagian besar wilayah.

Akhir Pekan Cerah! Ini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah untuk Besok Sabtu (18/7)

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu (18/7) didominasi cerah tanpa potensi hujan di sebagian besar wilayah.

Denah Rumah 30x40 Menghadap Barat, Ide Tata Ruang Modern Sesuai Vastu

Rumah menghadap barat ukuran 30x40 bisa tetap nyaman dengan tata ruang tepat, pencahayaan alami, dan konsep interior seimbang.

Mau Bepergian Besok? Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Sabtu (18/7)

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat pada Sabtu (18/7) didominasi cerah, hujan ringan hanya berpotensi di Bogor.

6 Ide Dinding Kamar Tidur yang Mulai Menggantikan Cat Polos, Desainer Pilih Ini

Tren dinding kamar tidur mulai bergeser dari cat polos ke material bertekstur seperti kayu, kain, bata, dan plester alami untuk suasana nyaman.

Sebelum Mengambil Pinjaman, Pahami Tanda Utang Bisa Membantu Finansialmu

Mengetahui kapan waktu tepat mengambil pinjaman sangat penting biar utang tetap sehat. Simak cara menilai pinjaman produktif dan aman.

5 Kebiasaan Minimalis yang Bikin Rumah Rapi dan Dompet Moms Tetap Aman

Simak 5 kebiasaan minimalis yang membantu rumah tetap rapi, barang tidak menumpuk, dan keuangan Moms lebih aman setiap hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/7), Hujan Lebat Masih Mengguyur Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Sabtu 18 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Lionel Messi Bantah Soal Tudingan Argentina Anak FIFA di Piala Dunia 2026

Messi jawab tudingan Argentina anak FIFA di Piala Dunia 2026. Simak kontroversi, respons Scaloni, dan perjalanan La Albiceleste ke final.  

Beli Baju di Mothercare, Bisa Ikut Bantu Anak Dapat Seragam Sekolah

Belanja baju anak di Mothercare tak hanya memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga ikut membantu penyediaan seragam sekolah.