MOMSMONEY.ID - Bisnis kecil bisa berkembang menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan jika dijalankan dengan jeli melihat kebutuhan pasar.
Salah satu contohnya adalah Eko Cahyono, pelaku usaha asal Mesuji, Lampung, yang mengembangkan usaha layanan transaksi keuangan atau mini ATM hingga memiliki delapan outlet.
Layanan yang ia sediakan meliputi tarik tunai, transfer uang, hingga pembayaran berbagai tagihan. Dari usaha tersebut, Eko kini mempekerjakan delapan warga lokal.
Dari perjalanan bisnisnya, ada beberapa pelajaran yang bisa diterapkan pelaku UMKM.
Pertama, cari peluang dari kebutuhan sehari-hari masyarakat. Sebelum menjalankan usaha mini ATM, Eko mengelola toko bangunan dan usaha perabot rumah tangga.
Ia kemudian melihat banyak warga membutuhkan akses transaksi keuangan yang lebih dekat dibanding harus pergi ke ATM atau kantor bank.
Baca Juga: Punya UMKM? Ini 5 Mindset yang Wajib Kamu Punya biar Usaha Naik Kelas
Kedua, kembangkan usaha secara bertahap. Eko memulai layanan mini ATM dalam skala kecil sebelum akhirnya memperluas jaringan usahanya menjadi delapan outlet dengan 10 mesin EDC.
Ketiga, prioritaskan layanan yang memudahkan pelanggan. Menurut Eko, dukungan operasional yang cepat membantu bisnisnya berjalan lebih lancar.
"Kalau ada masalah, cukup WhatsApp ke tim sales dan langsung ada solusi. Pendapatannya juga jauh lebih baik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6).
Selain meningkatkan pendapatan, usaha yang berkembang juga dapat membuka lapangan kerja baru.
Saat ini, seluruh outlet yang dikelola Eko mempekerjakan warga setempat, termasuk dua lulusan sarjana.
Director of Sales (Merchant Success & Retail) BukuWarung Adi Harlim mengatakan, pertumbuhan usaha kecil dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
"Ketika merchant berkembang, mereka tidak hanya meningkatkan usahanya sendiri, tetapi juga membuka peluang kerja dan menggerakkan ekonomi di komunitasnya," ujar Adi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News