M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bikin Sakit, 4 Hal Baik yang Bisa Berdampak Buruk bagi Sistem Kekebalan Tubuh

Bikin Sakit, 4 Hal Baik yang Bisa Berdampak Buruk bagi Sistem Kekebalan Tubuh
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 4 hal baik yang bisa berdampak buruk bagi sistem kekebalan tubuh. Jarang diketahui, berikut informasinya.

Sistem kekebalan tubuh yang kuat bertindak sebagai garis pertahanan pertama tubuh dalam melawan patogen berbahaya, termasuk virus dan bakteri. 

Ketika sistem kekebalan tubuh melemah, tubuh akan menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Menurunnya kemampuan melawan patogen ini dapat mengakibatkan frekuensi sakit yang lebih sering, waktu pemulihan yang lebih lama, dan peningkatan risiko komplikasi kesehatan yang lebih parah.

Baca Juga: Pink Peeling Serum, Produk Eksfoliasi Baru MK SKIN yang Cocok untuk Pemula

Tanda-tanda umum sistem kekebalan tubuh yang lemah meliputi pilek yang berulang, kelelahan kronis, dan penyembuhan luka yang lambat.

Agar sistem kekebalan tubuh senantiasa kuat, pastikan Anda menerapkan gaya hidup sehat. Namun, jangan berlebihan. Pasalnya, hal baik juga bisa menjadi bumerang jika dilakukan secara berlebihan.

Melansir EatingWell, ada 4 hal baik yang bisa berdampak buruk bagi sistem kekebalan tubuh. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Mengonsumsi makanan rendah lemak

Hal baik yang bisa berdampak buruk bagi sistem kekebalan tubuh pertama adalah mengonsumsi makanan rendah lemak.

“Mengonsumsi makanan rendah lemak mungkin tampak baik. Namun, Anda akan kehilangan lemak sehat yang penting untuk fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan," menurut Michelle Rauch, M.Sc., RDN, ahli gizi terdaftar.

Lemak sehat meliputi lemak tak jenuh seperti yang terdapat dalam minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan tertentu. Serta, lemak tak jenuh ganda seperti yang terdapat pada ikan berlemak, biji chia, dan kenari.

Adapun dua jenis lemak tak jenuh ganda (asam lemak omega-3 dan omega-6) penting untuk kekebalan tubuh. Asam lemak omega-3 dan omega-6 sangat penting untuk produksi eikosanoid.

Ini adalah molekul-molekul penting yang berperan dalam respons imun dengan memberi tahu tubuh cara merespons situasi, termasuk cedera atau infeksi.

2. Olahraga berlebihan

Hal baik yang bisa berdampak buruk bagi sistem kekebalan tubuh kedua adalah olahraga berlebihan.

Olahraga berlebihan dikaitkan dengan peradangan. Selain itu, olahraga berlebihan juga bisa mengganggu keseimbangan bakteri usus yang sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh.

Saat mikrobioma usus melemah, itu dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menangkal patogen. Sehingga, meningkatkan risiko masalah gastrointestinal dan infeksi lainnya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi individu yang melakukan olahraga berat untuk memprioritaskan istirahat dan pemulihan. Ini akan mempertahankan keseimbangan optimal yang mendukung kesehatan kekebalan tubuh alih-alih merusaknya.

Baca Juga: Apa Saja Gejala Tekanan Darah Tinggi yang Penting Diketahui? Intip di Sini

3. Terlalu sering bersih-bersih

Hal baik yang bisa berdampak buruk bagi sistem kekebalan tubuh ketiga adalah terlalu sering bersih-bersih.

Membersihkan lingkungan dan tubuh secara terus-menerus dapat membatasi paparan terhadap berbagai mikroorganisme yang perlu dipelajari oleh sistem kekebalan tubuh kita.

Konsep ini merupakan bagian dari "hygiene hypothesis", yang menyatakan bahwa kurangnya paparan agen infeksi, mikroorganisme simbiosis, serta parasit pada masa kanak-kanak dapat meningkatkan kerentanan terhadap penyakit alergi dan gangguan autoimun.

Ketika Anda melindungi diri dari organisme tersebut secara berlebihan, sistem kekebalan tubuh Anda bisa menjadi kurang efektif. Dan, lebih rentan bereaksi berlebihan terhadap zat-zat yang tidak berbahaya, yang mengakibatkan alergi atau kondisi terkait kekebalan tubuh lainnya.

Kendati demikian, bukan berarti Anda harus mengabaikan langkah-langkah higienis dasar, seperti mencuci tangan. Pasalnya, kebersihan tangan memainkan peran terpenting dalam upaya pengendalian infeksi.

4. Mengandalkan suplemen nutrisi

Hal baik yang bisa berdampak buruk bagi sistem kekebalan tubuh keempat adalah mengandalkan suplemen nutrisi.

Mengandalkan suplemen semata-mata untuk kesehatan dapat merugikan karena beberapa alasan. Meskipun menyediakan vitamin dan mineral esensial, namun suplemen sering kali kekurangan rangkaian senyawa tumbuhan bermanfaat yang kompleks seperti yang terdapat dalam makanan utuh.

Senyawa-senyawa termasuk flavonoid, polifenol, dan antioksidan berperan penting dalam mendukung fungsi kekebalan tubuh dengan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan mengurangi peradangan.

Dibandingkan suplemen, makanan utuh menawarkan beragam nutrisi yang bekerja secara sinergis untuk mendorong penyerapan dan pemanfaatan yang lebih baik di dalam tubuh.

Dengan memilih suplemen daripada makanan utuh, Anda akan melewatkan senyawa tertentu seperti hesperidin. Padahal, senyawa ini menawarkan sifat pelindung dan nutrisi sinergis lainnya yang terdapat dalam makanan.

Itulah 4 hal baik yang bisa berdampak buruk bagi sistem kekebalan tubuh. Intinya, jangan melakukan hal apapun secara berlebihan, meskipun itu dianggap sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

iOS 27 Segera Rilis, Siri Baru jadi Asisten AI Paling Dinanti

iOS 27 hadir dengan AI pihak ketiga dan Visual Intelligence di Kamera. Kenali fitur ini agar Anda bisa memaksimalkan potensi iPhone.

Lanjut Penguatan, IHSG Merangkak Naik 0,6% Pada Rabu Pagi (10/6)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di zona merah. Namun, tak lama kemudian kembali bergerak merangkak naik. 

Promo Wingstop Makan Gratis 1 Tahun: Hanya di 12 Outlet Ini, Catat Tanggalnya

Rayakan ulang tahun ke-12, Wingstop beri penawaran makan gratis 1 tahun. Ada juga kesempatan untuk dapat voucher diskon hingga 50%. 

Hindari Cedera Saat Olahraga di Musim Dingin, Perhatikan 5 Tips Aman Ini

Cuaca dingin justru bisa sebabkan dehidrasi! Pahami 5 cara ampuh agar olahraga Anda tetap efektif dan terhindar dari risiko kesehatan.

Timnas Indonesia U-19 vs Australia: Jadwal, Prediksi Line Up dan Live Streaming

Timnas Indonesia U-19 vs Australia di semifinal Piala AFF U-19 2026, cek jadwal, prediksi line up, dan cara menontonnya di sini ya.

Tablet Redmi Pad 2 Layar 2.5K dengan Speaker Dolby Atmos dan Baterai 9.000 mAh

Redmi Pad 2 hadir dengan desain premium serba logam dan layar 2.5K tajam. Simak detail performa chipset Helio G100 Ultra untuk aktivitas harian.

Peluang Buy on Weakness, Simak Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas (10/6)

Simak sentimen yang mewarnai IHSG dan rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas Indonesia untuk hari ini, Rabu, 10 Juni 2026. ​

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (10/6) Anjlok Rp 20.000 Jadi Rp 2.713.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah tajam pada Rabu (10/6).

7 Makanan Ini Ternyata Penyebab Susah Hamil lo, Nomor 5 Paling Sering Dikonsumsi

Makanan tinggi gula, lemak trans, kafein berlebih, serta makanan olahan dan berpengawet bisa menjadi penyebab Anda susah hamil lo.

Ini Jadwal Piala Dunia 2026 yang Lengkap serta Analisis Fase Gugur Tim Favorit Anda

Berikut ini jadwal Piala Dunia 2026 lengkap, mulai fase grup hingga babak gugur yang wajib Anda catat pertandingan seru kali ini.​