M O M S M O N E Y I D
Bugar

Benarkah Makan Banyak Daging Menyebabkan Kolesterol Tinggi?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, benarkah makan banyak daging menyebabkan kolesterol tinggi?

Daging sering kali menjadi bahan makanan yang kontroversial. Di satu sisi, daging adalah sumber protein hewani yang lengkap, mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Di sisi lain, banyak orang mengaitkan konsumsi daging, terutama daging merah dan olahan, dengan risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung. Tapi, apakah benar makan banyak daging otomatis membuat kadar kolesterol melonjak?

MomsMoney akan membahasnya pada kesempatan kali ini. Yuk, simak sampai akhir!

Baca Juga: 13 Rekomendasi Makanan Pencegah Kolesterol Tinggi yang Menyehatkan

Benarkah makan banyak daging menyebabkan kolesterol tinggi?

Sebuah penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition menemukan, baik daging merah seperti sapi atau kambing, maupun daging putih seperti ayam sama-sama dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Efek ini terjadi baik saat makanan tersebut mengandung lemak jenuh tinggi maupun rendah.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Children's Hospital Oakland Research Institute (CHORI), yang merupakan bagian dari UCSF.

Mereka awalnya mengira daging merah akan lebih buruk pengaruhnya terhadap kolesterol dibanding daging putih, tapi hasilnya justru menunjukkan bahwa keduanya memiliki dampak yang hampir sama, selama kandungan lemak jenuhnya sebanding.

Temuan ini tetap penting karena menunjukkan bahwa membatasi semua jenis daging—bukan hanya daging merah—lebih baik untuk menjaga kolesterol tetap normal. Sumber protein dari tumbuhan, seperti kacang-kacangan dan sayur, terbukti lebih aman untuk kadar kolesterol darah.

Studi ini juga mengamati bagaimana lemak jenuh bisa meningkatkan partikel LDL (kolesterol jahat) berukuran besar. Partikel besar ini lebih kecil kaitannya dengan penyakit jantung dibanding partikel LDL yang kecil.

Baik daging merah maupun putih diketahui meningkatkan jumlah partikel besar ini, sedangkan pola makan tanpa daging cenderung menghasilkan kadar LDL yang lebih rendah secara keseluruhan.

Baca Juga: Jika Kadar Kolesterol Tinggi Tidak Boleh Makan Apa Saja? Ini Daftarnya

Yang menarik, tes kolesterol biasa tidak bisa membedakan ukuran partikel LDL ini. Jadi jika hanya mengandalkan angka kolesterol total atau kolesterol jahat, risiko dari makan daging atau lemak jenuh bisa terlihat lebih tinggi daripada yang sebenarnya.

Selama ini, daging merah memang sering dianggap sebagai penyebab utama masalah jantung, sementara daging putih sering dipromosikan sebagai alternatif yang lebih sehat.

Namun, menurut Dr. Ronald Krauss, peneliti utama dalam studi ini, belum ada penelitian yang secara langsung membandingkan dampak ketiga jenis sumber protein ini: daging merah, daging putih, dan protein nabati.

Dan berdasarkan hasil yang mereka temukan, sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, susu, dan sayur justru memberi dampak terbaik bagi kolesterol.

Dr. Krauss juga menekankan bahwa membatasi hanya daging merah belum tentu cukup jika tujuannya adalah menurunkan kolesterol.

Efek dari daging putih terhadap kolesterol juga perlu diperhatikan. Ia menambahkan bahwa masih banyak faktor lain dari konsumsi daging yang bisa berdampak pada kesehatan jantung dan sebaiknya diteliti lebih dalam agar saran pola makan bisa lebih tepat sasaran.

Baca Juga: 8 Jenis Sayur Penurun Kadar Kolesterol Tinggi Paling Cepat

Jadi, benarkah makan banyak daging menyebabkan kolesterol tinggi? Makan daging dalam jumlah banyak, baik merah maupun putih, memang bisa menaikkan kolesterol, terutama jika tidak diimbangi dengan pola makan sehat lainnya.

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil, mempertimbangkan sumber protein nabati dan membatasi asupan lemak jenuh adalah langkah yang lebih efektif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.

4 Tanda Mikrobioma Kulit Tidak Seimbang, Bikin Bekas Jerawat Susah Hilang

Wajib tahu, berikut 4 tanda mikrobioma kulit tidak seimbang yang perlu diwaspadai. Simak sampai akhir, Moms.

Apa Itu Diet Omad? Pahami Manfaat, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya yuk

Mengenal diet omad atau pola makan satu kali sehari untuk turunkan berat badan. Ketahui panduan aman memulainya agar terhindar dari efek samping.

Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Bagi yang penasaran, yuk, simak beragam manfaat baik pijat payudara untuk kesehatan perempuan berikut ini.​ 

Keunikan Halaman Tab Google Chrome Android, Wallpaper Bisa Berganti Otomatis!

Menu Sesuaikan Tab Baru meluncur secara bertahap di Chrome Android. Intip langkah mudah mengubah warna dan wallpaper latar browser.  

Suka Matcha? Ini 4 Waktu Terbaik untuk Minum Matcha agar Manfaatnya Maksimal

Ada 4 waktu terbaik untuk minum matcha agar manfaatnya maksimal. Harus tahu, berikut penjelasannya Moms.