M O M S M O N E Y I D
Bugar

Benarkah Cuka Apel Bisa Mengobati Asam Urat? Simak Ulasannya di Sini

Benarkah Cuka Apel Bisa Mengobati Asam Urat? Simak Ulasannya di Sini
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Apakah cuka apel bisa mengobati asam urat? Beberapa orang percaya bahwa cuka apel dapat membantu mengobati asam urat.

Cuka apel adalah cairan asam yang terbuat dari produk apel yang difermentasi.

Asam urat adalah jenis radang sendi yang terjadi ketika kristal asam urat menumpuk di persendian. Kristal ini biasanya menyebabkan kemerahan, nyeri, dan pembengkakan pada persendian dan jaringan di sekitarnya, terutama di tungkai bawah.

Dilansir dari medicalnewstoday, cuka apel populer sebagai pengobatan alami untuk berbagai kondisi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam asetat yaitu bahan utama dalam cuka apel dapat membantu mengurangi atau mengelola faktor risiko asam urat.

Baca Juga: 5 Dampak Terlalu Banyak Konsumsi Cuka Apel Untuk Kesehatan

Penelitian yang lain bahkan mengemukakan bahwa cuka apel juga menurunkan kadar gula darah dan mengurangi kadar kolesterol. Mengonsumsi cuka apel sebelum tidur dapat mengurangi kadar glukosa puasa pada orang dengan diabetes tipe 2.

Cara mengonsumsi cuka apel untuk asam urat

Anda bisa mencampurkan cuka apel ke dalam minuman seperti air putih. Tidak ada dosis khusus untuk mengonsumsi cuka apel.

Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi 15 ml cuka yang mengandung 750 miligram (mg) asam asetat setiap hari dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi yang menjadi faktor risiko asam urat, seperti obesitas dan tekanan darah tinggi.

Risiko

Meskipun cuka sari apel umumnya aman dikonsumsi, Anda harus berhati-hati dan bijak dalam mengonsumsinya. Mencampurkan minuman cuka apel dengan minuman lain mampu mengurangi jumlah paparan asam pada gigi dan mulut. 

Penting juga untuk mewaspadai efek samping lain yang dapat terjadi akibat mengonsumsi cuka sari apel. Cuka apel memiliki potensi meningkatkan rasa kenyang yang dapat membantu mengurangi nafsu makan dan mendorong penurunan berat badan.

Hindari mengonsumsi cuka apel setiap hari dengan jumlah yang banyak karena bisa memicu:

1.Refluks asam lambung

2. Sendawa 

3.Kerusakan esofagus

4.Pankreatitis akut

Pengobatan rumahan lainnya untuk asam urat

Banyak pengobatan rumahan alami yang dapat membantu mengobati atau mencegah kambuhnya asam urat. Beberapa perubahan pola makan dan gaya hidup yang paling berpotensi mempengaruhi asam urat meliputi:

1.Makan buah ceri 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi buah ceri dapat membantu mengurangi kadar asam urat. Senyawa dalam ceri yang disebut antosianin juga bertindak sebagai agen antiinflamasi dan antioksidan.

Sebuah penelitian tahun 2012 yang melibatkan 633 orang menemukan bahwa makan buah ceri atau ekstrak ceri selama 2 hari menurunkan risiko serangan asam urat hingga 35%, dengan manfaat mencapai puncaknya sekitar tiga porsi per hari.

Baca Juga: 4 Manfaat Cuka Apel Jika Dikonsumsi Setiap Hari, Gula Darah Jadi Stabil

2.Konsumsi jahe

Senyawa dalam jahe yang disebut flavonoid juga tampaknya menurunkan kadar asam urat. Anda dapat membeli jahe segar di pasar atau mengonsumsinya sebagai suplemen. Suplemen jahe tersedia secara online.

3.Hindari makanan yang kaya purin

Siapa pun yang menerima diagnosis asam urat harus bertanya kepada dokter atau ahli gizi tentang makanan apa yang mengandung tinggi purin. Purin adalah senyawa yang meningkatkan kadar asam urat.

4.Konsumsi vitamin C

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin C, yang terdapat dalam buah jeruk dapat mengurangi risiko asam urat dengan meningkatkan jumlah asam urat yang dikeluarkan oleh ginjal. Anda bisa membeli vitamin C di apotek.

5.Cobalah susu rendah lemak 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam susu yaitu asam orotik, kasein, dan laktalbumin dapat membantu mengurangi nyeri asam urat dengan meningkatkan jumlah asam urat yang dikeluarkan ginjal.

Senyawa lain dalam produk susu juga dapat membantu mengurangi peradangan dan serangan asam urat akut. Anda bisa mengonsumsi produk susu rendah lemak atau tanpa lemak, seperti yoghurt dan susu skim.

Baca Juga: Manfaat Cuka Apel untuk Diet Menurunkan Berat Badan, Begini Cara Konsumsinya

Itulah penjelasan mengenai manfaat cuka apel dalam mengobati asam urat. Semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BAC 2026 : Ubed Terus Melaju, Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tersingkir

Tiga wakil Indonesia memastikan diri melaju ke babak selanjutnya di hari pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2026.​

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?       

7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah

Ini dia beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah Anda. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Dorong Lebih Banyak Perempuan untuk Berbisnis, SisBerdaya & DisBerdaya Kembali Hadir

Pelaku UMKM perempuan yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan bisa mengikuti workshop Sisberdaya & Disberdaya. Pendaftaran hingga 28 April