M O M S M O N E Y I D
Santai

5 Dampak Terlalu Banyak Konsumsi Cuka Apel Untuk Kesehatan

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Coba ketahui dampak buruk dan efek yang mungkin muncul dari terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel ini, yuk.

Apple cider vinegar atau cuka apel banyak digunakan untuk program diet atau obat untuk beberapa penyakit.

Salah satu manfaatnya adalah dikenal mampu membantu menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah maupun kadar kolesterol.

Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, ternyata cuka apel bisa menimbulkan efek dan dampak buruk bagi tubuh.

Walau dikenal baik dan memberikan banyak manfaat, ternyata ada beberapa efek buruk dari mengkonsumsi cuka apel seperti berikut ini.

Baca Juga: Peringati Hari Kanker Sedunia, Jauhi 5 Jenis Makanan Penyebab Kanker Ini

Iritasi kulit

Bagi yang menggunakan campuran air dan cuka apel untuk mandi, masalah gangguan iritasi kulit mungkin saja bisa terjadi.

Melansir dari laman Women’s Health, penggunaan cuka apel dalam dosis yang tinggi atau terlalu banyak sebagai campuran air mandi bisa memicu iritasi serta munculnya rasa terbakar pada kulit.

Alih-alih ingin membersihkan kulit dari gangguan kulit, iritasi malah akan muncul dan memperparah keadaan kulit. Sebaiknya, konsultasikan dulu dengan dokter kulit sebelum melakukan perawatan ini.

Gangguan pada perut

Bagi yang tidak tahan dengan rasa asam dari cuka apel, maka gangguan perut parah pun bisa terjadi, seperti kembung. Cuka memiliki sifat asam yang tentunya tak selalu cocok pada semua perut dan sistem pencernaan seseorang.

Hindari mengonsumsi cuka apel secara langsung, ada baiknya untuk menggunakannya dengan mencampur pada minuman dengan porsi sedikit.

Tujuannya, agar tidak melukai sistem pencernaan lambung, terutama bagi yang memiliki gangguan sistem pencernaan atau masalah pada perut.

Baca Juga: Simak Penyebab Berat Badan Bertambah saat PMS Wajar Atau Tidak?

Merusak enamel gigi

Laman Health Line menjelaskan, segala jenis makanan atau minuman asam bisa merusak kesehatan gigi. Acetic acid atau zat asam pada cuka apel bisa menguras enamel gigi dan memicu pengurangan mineral yang menyebabkan gigi rusak.

Kondisi ini pun bisa menjadi lebih parah jika mengonsumsi cuka apel secara langsung tanpa dilarutkan pada minuman atau air terlebih dahulu.

Memperlambat metabolisme

Dalam beberapa studi dijelaskan, cuka apel bisa memperlambat proses metabolisme dan membuat makanan bertahan lebih lama dalam perut.

Selain itu, berat badan pun juga akan menjadi turun namun hanya sementara karena metabolisme tubuh melambat. Tak ketinggalan, rasa lapar pun juga akan lebih mudah muncul ketika terlalu banyak mengonsumsi cuka apel yang merupakan minuman dengan rendah kalori.

Kadar potasium rendah dan keropos tulang

Efek samping lain yang mungkin muncul karena terlalu banyak mengonsumsi cuka apel adalah keropos tulang. Sebuah penelitian menyatakan, cuka apel bisa membuat kadar potasium dalam tubuh menjadi rendah.

Hal tersebut memicu masalah pada kekuatan tulang dan membuatnya keropos. Kadar potasium yang rendah dalam darah tersebut bisa disebabkan karena mengonsumsi cuka apel atau Apple cider vinegar dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Itulah tadi dampak dan efek samping terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel. Mulai perhatikan porsi dan cara aman mengonsumsinya, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.