MOMSMONEY.ID - Tak selamanya baik, terlalu banyak mengonsumsi kopi bisa memberikan dampak negatif juga, lo.
Kopi salah satu jenis minuman yang banyak digandrungi saat ini. Hingga tak jarang banyak orang mulai mengonsumsinya secara berlebihan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyatakan, sebagian besar orang dewasa dapat mengonsumsi 400 miligram kafein per hari dengan aman. Jumlah tersebut setara dengan sekitar dua atau tiga cangkir kopi ukuran 12 ons.
Jika berlebih, maka ada beberapa dampak buruk yang bisa muncul karena terlalu sering mengonsumsi kopi.
Ini beberapa dampak buruk terlalu banyak mengonsumsi kopi bagi kesehatan.
Baca Juga: Bukan Cuma Buah, Berikut Daftar Makanan Pelancar Sembelit agar BAB Lancar
Masalah perut
Gangguan umum yang juga sering dirasakan karena terlalu banyak mengonsumsi kopi adalah masalah perut. Rasa asam yang terkandung di dalam kopi bisa menstimulasi perut untuk memproduksi lebih banyak cairan asam.
Kafein pada kopi juga bisa meningkatkan kadar asam lambung serta masalah perut lainnya seperti mual, kram, diare, dan juga kembung.
Anxiety
Kecemasan bisa dengan mudah muncul karena terlalu banyak mengonsumsi kopi. Laman Healthline menyebutkan bahwa kafein bisa meningkatkan kewaspadaan tubuh.
Caranya dengan menekan cairan otak yang membuat tubuh merasa lelah dan meningkatkan adrenalin dan hormon fight or flight yang diasosiasikan dengan peningkatan energi. Dalam dosis yang tinggi, efek ini bisa memicu munculnya anxiety atau kecemasan dan panik.
Insomnia
Minuman berkafein akan membuat orang menjadi terjaga dan jam tidur jadi terganggu. Akibatnya banyak orang yang ketagihan minum kopi mengalami gangguan tidur seperti insomnia.
Melansir dari laman Style Craze, terlalu banyak mengonsumsi kopi tak hanya bisa memberikan dampak insomnia saja. Melainkan juga efek samping lain seperti gemetar, kurang tidur, dan palpitasi.
Baca Juga: Daftar Jus Buah untuk Atasi Gerd, Tetap Sehat dan Segar
Darah tinggi
Siapa sangka jika terlalu banyak mengonsumsi kopi bisa menyebabkan darah tinggi. Kafein yang terkandung dalam kopi bisa meningkatkan darah tinggi pada tubuh orang yang mengonsumsinya secara berlebihan, dibanding dengan yang jarang mengonsumsinya.
Walau tidak meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, namun kafein terbukti meningkatkan darah tinggi dalam beberapa studi. Karena efek stimulannya pada sistem saraf.
Kelelahan
Meski kafein memberikan efek untuk menambah energi, kafein bisa memicu kelelahan ketika efek tersebut menghilang dari tubuh.
Studi dari laman Healthline juga mengungkapkan, minuman berkafein yang menambah energi biasanya meningkatkan kewaspadaan dan memperbaiki mood dalam beberapa jam saja.
Namun rasa lelah berlebihan akan didapatkan setelah efek tersebut mereda. Hal inilah yang kemudian memicu munculnya ketagihan.
Ketagihan
Dampak ini merupakan dampak paling umum yang banyak dirasakan para penikmat kopi. Secara tidak langsung, meminum kopi bisa menyebabkan ketagihan saat diminum secara rutin dengan tujuan apa pun.
Ketagihan kopi bisa memberikan dampak ketagihan psikologis dan fisik jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Semakin sering mengonsumsi kopi dengan rutin maka kemungkinan untuk ketagihan juga semakin tinggi.
Gangguan otot
Selain dampak sebelumnya, Cleveland Clinic juga menyebutkan, kebanyakan kafein bisa menyebabkan gangguan otot seperti kedutan otot. Lebih parahnya, gangguan otot ini bisa memicu gangguan lain yaitu rhabdomyolysis.
Kondisi ini adalah suatu kondisi serius di mana serat otot yang rusak memasuki aliran darah, menyebabkan gagal ginjal dan masalah lainnya.
Penyebab umum rhabdomyolysis termasuk trauma, infeksi, penyalahgunaan obat-obatan, ketegangan otot dan gigitan ular atau serangga berbisa. Namun, ada beberapa laporan rhabdomyolysis terkait dengan asupan kafein berlebihan, meski hal ini relatif jarang terjadi.
Nah, itulah tadi dampak terlalu banyak mengonsumsi kopi. Mulai coba kurangi, yuk!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News