MOMSMONEY.ID - Denah rumah minimalis 7 × 9 meter dengan tata ruang terbuka, ventilasi baik, dan desain nyaman untuk keluarga serta anak.
Rumah dengan ukuran 7 × 9 meter kini bisa dibuat tetap lega tanpa harus mengorbankan kebutuhan ruang utama keluarga.
Kuncinya bukan sekadar memasukkan banyak ruangan, tetapi mengatur sirkulasi, posisi furnitur, pencahayaan, dan penyimpanan sejak awal.
Melansir dari smallhouse-design, sejumlah referensi rumah berukuran serupa menggunakan pembagian ruang yang kompak dengan area keluarga sebagai bagian penting dari hunian.
Konsep tersebut masih bisa dikembangkan agar lebih sesuai dengan kondisi rumah di Indonesia, termasuk kebutuhan keluarga yang memiliki anak.
“Desain rumah ini mengutamakan kehangatan, ruang gerak yang lapang, ventilasi, dan keamanan anak,” dikutip dari smallhouse-design.
Baca Juga: Celery SW 6421 Jadi Warna Tahun 2027 Sherwin Williams, Rumah Makin Berbeda
Denah rumah 7 × 9 meter yang terasa lega
Dengan asumsi sisi 7 meter menghadap jalan, bagian depan dapat difungsikan sebagai area masuk dan ruang keluarga. Dapur serta ruang makan ditempatkan di tengah, sementara kamar tidur berada lebih ke belakang untuk menciptakan suasana yang lebih tenang.
Pembagian ruangnya dapat dibuat sebagai berikut:
- Area masuk sekitar 1,5 × 2 meter.
- Ruang keluarga sekitar 3,8 × 3,8 meter.
- Dapur dan ruang makan sekitar 3,5 × 3 meter.
- Kamar utama sekitar 3,5 × 3 meter.
- Kamar anak sekitar 3 × 3 meter.
- Kamar mandi sekitar 1,8 × 2,2 meter.
- Teras belakang sekitar 7 × 1,5 sampai 2 meter.
Menurut houseplans-3d, pola ini membuat aktivitas keluarga terkumpul di area tengah, sedangkan kamar tidur memiliki posisi yang lebih privat.
Ruang keluarga bisa sekaligus menjadi area bermain
Salah satu ide yang menarik untuk rumah 7 × 9 meter adalah membuat ruang keluarga dengan konsep duduk lesehan.
Platform rendah sekitar 10 sampai 15 cm dapat ditempatkan di salah satu sisi ruangan, kemudian dilengkapi karpet, bantalan duduk, meja rendah, dan bangku penyimpanan.
Bagian tengah sebaiknya tidak dipenuhi furnitur. Ruang kosong tersebut dapat digunakan anak untuk bermain sekaligus membuat rumah terlihat lebih lapang.
Pintu geser menuju teras belakang juga bisa digunakan untuk memperkuat hubungan antara area dalam dan luar rumah.
Desain ramah anak tidak harus rumit
Keamanan anak sebaiknya sudah diperhitungkan sejak tahap membuat denah. Furnitur dengan sudut membulat, lantai antiselip, serta lemari yang terpasang kuat pada dinding merupakan beberapa detail sederhana yang penting.
Selain itu, stopkontak perlu diamankan, jendela dapat diberi pembatas sesuai kebutuhan, dan mainan sebaiknya disimpan pada laci rendah agar anak tidak perlu memanjat.
Posisi dapur juga sebaiknya memungkinkan orang tua melihat ruang keluarga. Dengan cara ini, kegiatan memasak tetap dapat dilakukan sambil mengawasi anak.
Melansir dari samhouseplans, cara sederhana dengan furnitur rendah, penyimpanan tersembunyi, dan material yang konsisten dapat membantu hunian kecil terasa lebih luas.
Baca Juga: Rutinitas 5 Menit Sebelum Tidur biar Kamar Lebih Nyaman dan Makin Rileks
Material hangat untuk rumah minimalis
Rumah minimalis tidak harus menggunakan warna putih polos. Dinding krem, putih hangat, atau pale greige dapat dipadukan dengan elemen kayu bernuansa terang.
Lantai motif kayu atau keramik matte dapat menjadi pilihan, sedangkan linen, katun, rotan, dan karpet anyaman bisa memberikan tekstur yang membuat ruangan terasa lebih hidup. Pencahayaan warm white sekitar 2700 sampai 3000 K juga dapat dipadukan dengan cahaya alami.
Untuk wilayah dengan iklim hangat, ventilasi silang perlu mendapat perhatian. Jika memungkinkan, buat bukaan pada sisi yang berlawanan, tambahkan teritis yang cukup lebar, serta manfaatkan teras belakang sebagai area teduh.
Cara membuat rumah 7 × 9 meter lebih fungsional
Keterbatasan luas dapat diatasi dengan membuat satu elemen memiliki lebih dari satu fungsi. Bangku di dekat pintu masuk, misalnya, bisa sekaligus menjadi tempat penyimpanan sepatu.
Meja makan dapat digunakan sebagai meja belajar, sedangkan lemari built-in sekitar 60 cm dapat membantu menyimpan barang tanpa mengambil terlalu banyak ruang. Jalur sirkulasi utama juga sebaiknya dipertahankan sekitar 90 cm agar tetap nyaman dilalui.
Pada akhirnya, rumah minimalis 7 × 9 meter dapat terasa nyaman apabila setiap sudut memiliki fungsi yang jelas. Ruang terbuka, furnitur sederhana, penyimpanan yang rapi, ventilasi baik, dan perhatian terhadap keamanan anak menjadi kombinasi yang dapat membuat hunian kompak terasa lebih lega sekaligus tetap nyaman untuk kehidupan keluarga sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News