M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Awas Mati Muda! Ini 4 Kebiasaan yang Menyebabkan Kematian Dini

Awas Mati Muda! Ini 4 Kebiasaan yang Menyebabkan Kematian Dini
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 kebiasaan yang menyebabkan kematian dini. Apa saja? Cari tahu di sini.

Sebagian besar orang tentu ingin hidup sehat dan panjang umur. Meskipun tidak ada yang tahu pasti perihal umur manusia, namun kita tetap perlu berusaha untuk menerapkan gaya hidup sehat guna meningkatkan kemungkinan umur yang lebih panjang.

Jika Anda ingin berumur panjang, penting bagi Anda untuk menyadari apa saja yang Anda lakukan setiap hari. Karena, upaya memperpanjang hidup lebih dari sekadar makan dengan benar dan berolahraga, menurut penelitian.

Baca Juga: 4 Penyebab Muncul Jerawat Setelah Pakai Sunscreen, Bukan Hanya Formula!

Anda juga perlu berhenti melakukan kebiasaan-kebiasaan yang tanpa disadari bisa meningkatkan risiko kematian dini dengan cara memengaruhi fungsi organ tubuh, menurunkan imunitas, dan menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang lainnya.

Kira-kira, apa sajakah kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari yang dapat meningkatkan risiko mati muda? Melansir Bustle, inilah 4 kebiasaan yang menyebabkan kematian dini.

1. Merokok

Kebiasaan yang menyebabkan kematian dini pertama adalah merokok.

Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine menemukan bahwa kebiasaan merokok bisa mengurangi rentang hidup seseorang setidaknya 10 tahun. Itu artinya, kebiasaan ini berisiko tinggi menyebabkan kematian dini.

Fakta tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, merokok memang rentan mendatangkan penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Merokok juga dapat menyebabkan berbagai kanker termasuk kanker kandung kemih, kanker paru-paru, kanker ginjal, dan kanker tenggorokan.

Menurut penelitian pada tahun 2013, orang dewasa yang berhasil berhenti merokok dapat menambah 6-10 tahun hidup mereka dibandingkan orang-orang yang melanjutkan kebiasaan merokok.

2. Minum alkohol

Kebiasaan yang menyebabkan kematian dini kedua adalah minum alkohol.

Minum lebih dari dua minuman beralkohol per hari dapat berkontribusi pada peningkatan risiko kematian dini. Karena, kebiasaan ini ada hubungannya dengan penyakit hati, pankreas, dan jantung.

Sebuah studi pada tahun 2018 menemukan bahwa orang-orang yang minum alkohol lebih dari 100 gram setiap minggu memiliki peningkatan risiko kematian dini.

Baca Juga: 8 Rahasia Desainer Membuat Kamar Tidur Kecil Terasa Mewah dan Lapang

3. Cemas berlebihan

Kebiasaan yang menyebabkan kematian dini ketiga adalah cemas berlebihan.

Sesekali merasa cemas merupakan hal yang normal. Namun, melakukannya secara terus-menerus dapat membahayakan kesehatan Anda.

Studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal BMJ menemukan hubungan antara kecemasan ringan dengan umur yang lebih pendek. Dari 68.000 orang dewasa yang disurvei, sebanyak 29% di antaranya yang merasa “sedikit tertekan” lebih mungkin meninggal dini akibat penyakit jantung atau stroke.

Bahkan, tingkat depresi dan kecemasan yang rendah tetap berisiko dan bisa menjadi faktor dari penyakit kardiovaskular, menurut para peneliti.

4. Menonton TV terlalu lama

Kebiasaan yang menyebabkan kematian dini keempat adalah menonton TV terlalu lama.

Menonton acara favorit di televisi atau platform streaming terlalu lama dapat memberikan efek yang buruk bagi harapan hidup seseorang. Ini karena kebiasaan menonton terlalu lama rentan menyebabkan penurunan kualitas tidur dan kelelahan.

Kendati hanya dilakukan selama 2 jam per hari, kebiasaan ini tetap dapat menyebabkan peningkatan risiko atau kematian dini dan penyakit jantung, menurut peneliti Harvard.

Sementara itu, sebuah penelitian di University of Queensland menemukan bahwa setiap jam tayangan yang ditonton setelah usia 25 tahun bisa mengurangi harapan hidup sebesar 21,8 menit.

Itulah 4 kebiasaan yang menyebabkan kematian dini. Stop sekarang juga ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?