M O M S M O N E Y I D
Santai

Sering Ganti Jenis BBM? Ini Bahaya Tak Terduga yang Mengintai Kendaraan Anda

Sering Ganti Jenis BBM? Ini Bahaya Tak Terduga yang Mengintai Kendaraan Anda
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Sejak diumumkannya secara resmi kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green pada Rabu, 10 Juni 2026, keresahan langsung melanda masyarakat, khususnya mereka yang sehari-hari mengandalkan kedua jenis BBM tersebut.

Pasalnya, Pertamax melonjak hampir Rp 4.000, dari harga awal Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara Pertamax Green turut meroket dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.

Baca Juga: Harga BBM Melejit, Selamatkan Dompet Anda dengan 7 Cara Hemat Bensin Ini

Mengingat kebutuhan rumah tangga tidak hanya seputar bensin, tetapi juga sembako, biaya pendidikan, dan kebutuhan pokok lainnya, banyak orang mulai menyusun strategi agar pengeluaran tetap terkendali.

Salah satu langkah yang paling umum adalah beralih dari Pertamax ke Pertalite yang harganya lebih murah. Namun, pertanyaan adalah, apakah keputusan ini aman untuk kendaraan Anda? 

Baca Juga: Resmi! Harga Pertamax Rp 16.250 per 10 Juni 2026, Pertamax Green Juga Ikut Naik

Dan apa dampak jangka pendek maupun jangka panjang jika Anda kerap gonta-ganti jenis BBM?

Sebab, tidak semua mesin dirancang sama. Menggunakan BBM dengan oktan di bawah spesifikasi pabrikan bisa menyebabkan knocking, pembakaran tidak sempurna, hingga kerusakan komponen mesin. 

Sebaliknya, menggunakan oktan terlalu tinggi pada mesin yang tidak membutuhkannya hanya akan membuang-buang uang tanpa manfaat signifikan. 

Baca Juga: Cek Harga BBM Pertamina Terbaru Per 1 Juni 2026: Dexlite Turun, Pertamax Turbo Naik

Amankah mengisi BBM berbeda-beda?

Mengutip dari www.bp.com, sebenarnya tidak ada masalah untuk mengisi BBM dengan jenis yang berbeda-beda. Namun, hal ini berlaku jika Anda melakukannya hanya sekali saja dengan alasan untuk mengisi tangki kendaraan Anda yang kosong.

Karena, pada dasarnya semua jenis bahan bakar mengandung unsur penyusun yang sama di atas rantai hidrokarbon. Jadi, tergolong aman jika Anda mengisi 1 sampai 2 jenis BBM.

Namun, ada syaratnya. Anda harus menghabiskan dahulu BBM di tangki, baru kemudian diisi dengan jenis BBM yang lain. Jadi, hal ini tidak akan membuat jenis-jenis BBM tersebut saling tercampur.

Baca Juga: Harga BBM Stabil! Ini Daftar Lengkap di Seluruh Indonesia Mulai 1 April 2026

Di samping itu, jika Anda ingin mengganti BBM yang baru, maka lakukanlah secara konsisten ya. Anda tidak boleh berganti ke jenis BBM lainnya lagi. Karena gonta-ganti BBM bisa berakibat buruk untuk performa kendaraan Anda.

Dampak mengganti jenis BBM

Lalu, apa dampaknya jika Anda kerap mengganti jenis BBM? Sebelumnya perlu Anda ketahui bahwa setiap mesin pada kendaraan memiliki nilai kompresi yang berbeda.

Jika BBM yang Anda gunakan kerap mengalami pergantian, maka mesin kendaraan Anda akan menyesuaikan kompresinya sendiri secara cepat.

Nah, penyesuaian inilah yang bisa berdampak buruk pada kendaraan Anda. Misalnya saja membuat kendaraan menjadi turun performanya, mesin gampang rusak, hingga mesin sulit dihidupkan.

Baca Juga: Pemerintah Batasi Pembelian BBM, Cek Harga BBM Pertamina per 1 April 2026

Hal yang sama juga ketika Anda sering berganti merk BBM. Setiap produsen BBM memiliki konfigurasi yang berbeda-beda untuk BBM yang mereka sediakan. 

Perbedaan inilah yang membuat mesin Anda mengalami perubahan dan kaget. Sehingga bisa berdampak buruk pada kendaraan.

Jadi, sebelum Anda tergoda mengikuti tren berganti BBM demi hemat di dompet, kenali dulu kendaraan Anda. Karena, dampak dari kebiasaan ini tidak hanya terasa di tangki bensin, tapi juga di usia pakai mesin dan biaya perawatan jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.

Hari Terakhir Promo Burger Bangor, Nikmati Payday Deals & Flashsale Hemat

Jangan lewatkan hari terakhir promo Burger Bangor Payday Deals dan Flashsale Mealtime. Nikmati burger favorit super hemat lewat aplikasi GoFood.

Obat Asam Urat Kolkisin Pemicu Diare, Waspadai Bahaya Dehidrasi!

Obat asam urat kolkisin rentan memicu diare parah. Pahami batas aman penggunaan cairan dan interaksi obat sebelum ginjal Anda terganggu.

Jangan Salah Langkah, Begini Cara Bikin Akun Google Tanpa Gmail!

Mau bikin akun Google tapi ogah pakai Gmail? Simak trik rahasia mendaftarnya agar langsung aktif tanpa kendala.

Bisa Dilakukan di Rumah! 7 Cara Menurunkan Hipertensi agar Tensi Normal Lagi

Tekanan darah tinggi membahayakan kesehatan. Simak cara menurunkan hipertensi di rumah, mulai dari teknik pernapasan hingga diet DASH yang tepat.  

Banyak Digunakan Diet, Simak Manfaat Kesehatan Chia Seed

Berikut ini adalah beberapa daftar manfaat dan fakta menarik tentang chia seed yang tidak banyak diketahui orang.  

Penting untuk Diet! Segini Jumlah Kalori Telur Rebus & Batas Aman Konsumsinya

Sedang jalani program diet? Ketahui jumlah kalori telur rebus per butir, kandungan nutrisinya, hingga batas aman konsumsinya agar diet efektif.