M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Penderita Diabetes Boleh Mengonsumsi Madu atau Tidak? Ini Kata Dokter

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi madu atau tidak? Ini dia kata dokter.

Bagi penderita diabetes, memilih makanan dan minuman bukan sekadar soal selera, melainkan juga menjaga kadar gula darah tetap stabil. Salah satu bahan alami yang sering menimbulkan pertanyaan adalah madu.

Rasanya manis, alami, dan selama ribuan tahun dipercaya memiliki manfaat kesehatan. Namun, apakah penderita diabetes benar-benar boleh mengonsumsi madu, atau justru sebaiknya dihindari?

Untuk menjawabnya, mari kita simak penjelasan dokter mengenai madu dan kaitannya dengan diabetes.

Baca Juga: Mengurangi Risiko Diabetes, Ini Manfaat Makan Buah Rambutan bagi Kesehatan

Nilai gizi madu

Madu adalah pemanis alami yang dihasilkan lebah dari nektar bunga. Setelah dikumpulkan, nektar disimpan di sarang lalu diuraikan menjadi gula sederhana hingga berubah menjadi madu.

Dalam label gizi, FDA menganggap madu sebagai “gula tambahan” karena biasanya tidak terdapat secara alami dalam makanan, melainkan ditambahkan untuk memberi rasa manis.

Kandungan utama madu adalah karbohidrat dalam bentuk glukosa dan fruktosa. Melansir dari laman WebMD, satu sendok makan madu mengandung sekitar:

  • 61 kalori
  • 17 gram gula
  • 17 gram karbohidrat
  • 0,06 gram protein
  • 0,04 gram serat

Selain itu, madu juga memiliki vitamin dan mineral seperti kalium, kalsium, seng, vitamin C, serta antioksidan. Namun jumlahnya kecil, sehingga madu tidak bisa dijadikan sumber utama nutrisi tersebut.

Apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi madu?

Menurut Dr. Rizki Rina Furi yang dikutip dari Halodoc, penderita diabetes dianjurkan untuk mengurangi atau membatasi asupan makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan maupun pemanis buatan.

Meski begitu, penderita diabetes masih boleh mengonsumsi madu, tapi dengan jumlah yang sangat terbatas. Walaupun GI madu lebih rendah, kandungan glukosa dan fruktosanya tetap bisa meningkatkan kadar gula darah.

Bagi penderita diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin, sangat penting untuk mencatat asupan gula dari semua sumber, termasuk madu. Jadi, sebaiknya konsultasikan lebih dulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum rutin mengonsumsinya.

Baca Juga: Ini Buah yang Dilarang untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes secara Berlebihan

Apakah madu baik untuk diabetes?

Pendapat ahli masih berbeda. Beberapa penelitian menemukan madu memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan, yang mungkin bermanfaat bagi penderita diabetes karena mereka cenderung memiliki tingkat peradangan lebih tinggi.

Namun, makanan lain juga menyediakan antioksidan tanpa menaikkan gula darah. Jadi, madu bukan satu-satunya pilihan.

  • Meta-analisis 2022 dari 18 penelitian kecil menunjukkan madu dapat sedikit menurunkan gula darah puasa.
  • Sebaliknya, tinjauan klinis 2021 menemukan konsumsi madu berlebihan bisa meningkatkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
  • Studi kecil di Turki menunjukkan konsumsi madu 5–25 gram per hari selama 4 bulan menurunkan HbA1c, tetapi dosis yang lebih tinggi justru meningkatkan HbA1c.

Penelitian masih terbatas dan hasilnya beragam, sehingga perlu riset lebih lanjut untuk memastikan manfaat madu bagi penderita diabetes.

Jadi, apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi madu atau tidak? Penderita diabetes masih boleh mengonsumsi madu, namun hanya dalam jumlah kecil dan tidak berlebihan.

Meski memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding gula pasir, madu tetap mengandung glukosa dan fruktosa yang bisa meningkatkan kadar gula darah.

Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum menjadikannya bagian dari pola makan sehari-hari.

Baca Juga: 11 Tanda Diabetes pada Kulit yang Tidak Banyak Diketahui, Apa Saja?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Hypermart Weekday 27-29 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 Tomat Cherry-Jungle Juice

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 27-29 Oktober 2026 untuk belanja di awal pekan.

Sunscreen Anak: Cara Memilih Sesuai Usia dan Kebutuhan Kulit

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan agar orangtua bisa menemukan sunscreen yang cocok dan nyaman untuk anak.

Jangan Cuma Lihat Airnya Jernih, Ini Tips Cek Kualitas Air Minum Galon

Air minum yang jernih belum tentu cukup untuk menjamin kualitasnya. Cek tutup, segel, label, dan kode produksi galon sebelum membeli.​

Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari Ini (28/10): Seluruh Wilayah Jabodetabek Hujan Lebat

Peringatan dini BMKG cuaca hari ini Rabu (28/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di seluruh wilayah Jabodetabek ya.

11 Promo Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, Ada Diskon Gede di Chatime hingga HokBen

Nikmati promo Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 untuk berbagai kuliner favorit seperti Chatime, Kimukatsu hingga HokBen. Dapatkan diskon spesial!

8 Drakor Ini Punya Karakter Supranatural dengan Keahlian Indera Keenam

Coba tonton beberapa rekomendasi drakor dengan karakter yang punya kemampuan indera keenam berikut ini, yuk.  

BEM UI Layangkan 5 Tuntutan dalam Aksi #IndonesiaSadar di Bundaran HI Hari Ini

BEM UI menyuarakan 5 tuntutan dalam aksi 28 Oktober 2026. Mulai dari isu biaya pendidikan, APBN, hingga penegakan HAM dan pemberantasan KKN.

Harga Emas Antam Hari Ini (28/10) Naik, Selisih Harga dan Buyback Tetap Rp 205.000

Harga emas dan buyback Antam mengalami penguatan sebesar Rp 20.000 per gram. Cek harga besaran lainnya

Harga Emas Pegadaian Rabu (28/10) Naik, Cek Harga Terbaru Galeri24 dan UBS

Harga emas yang dijual di Pegadaian kembali naik pada perdagangan Rabu (28/10). Cek harga terbaru Galeri24 dan UBS

Kenapa Gula Darah Naik Usai Bangun Tidur? Stop Kebiasaan Makan Jam 9 Malam!

Gula darah sering melonjak drastis saat bangun tidur. Kenali pemicu biologis dan cara ampuh mengendalikannya.