M O M S M O N E Y I D
Bugar

Efektifkah Pasta Gigi untuk Mengatasi Gas Air Mata? Ini Kata Dokter

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak digunakan saat demo, efektifkah pasta gigi untuk mengatasi gas air mata sebenarnya? Ini kata dokter!

Gas air mata sering digunakan aparat dalam situasi kerusuhan untuk mengendalikan massa. Cairan kimia ini dirancang untuk memicu iritasi pada mata, kulit, dan saluran pernapasan, sehingga menyebabkan rasa perih, pedih, hingga kesulitan bernapas. Tak heran, banyak orang mencari cara instan untuk mengurangi rasa sakit akibat paparan gas air mata.

Salah satu cara umum yang dilakukan adalah menggunakan pasta gigi. Ada anggapan bahwa mengoleskan pasta gigi di sekitar mata atau wajah dapat membantu mengurangi rasa perih dan pedih. Namun, benarkah klaim ini? Apakah pasta gigi efektif, atau justru berbahaya?

Baca Juga: Pasar Sensitif Aksi Demo, Ini Rekomendasi Saham Defensif untuk Pekan Ini

Apa itu Gas Air Mata?

Gas air mata bukan benar-benar gas, melainkan partikel kimia seperti CS (chlorobenzylidenemalononitrile) yang dapat memicu mata perih, berair, terbakar, merah, hingga pandangan kabur.

Reaksi ini sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan partikel berbahaya agar tidak masuk lebih dalam ke organ.

Efektifkah Pasta Gigi untuk Mengatasi Gas Air Mata?

Menyadur dari laman Kompas.com, Health Management Specialist Corporate HR Kompas Gramedia, dr. Santi, menegaskan bahwa pasta gigi tidak bisa mengurangi rasa perih ataupun gejala lain akibat gas air mata. Menurutnya, tubuh sudah memiliki cara alami untuk melindungi diri, yaitu dengan mengeluarkan air mata dalam jumlah banyak.

“Air mata berfungsi membilas, mengencerkan zat kimia dari gas air mata, lalu mendorongnya keluar dari mata,” jelas dr. Santi. Karena itu, pertolongan pertama yang benar adalah membasuh mata menggunakan air bersih atau larutan saline, bukan pasta gigi.

Ia juga menambahkan, jangan mengucek mata meski terasa sangat perih, karena gesekan justru bisa menimbulkan luka akibat partikel gas yang menempel.

Risiko Pasta Gigi pada Kulit Wajah

Selain tidak bermanfaat, penggunaan pasta gigi di wajah malah bisa menimbulkan masalah baru. Kandungan fluorida, menthol, serta bahan abrasif dalam pasta gigi dapat menyebabkan iritasi pada kulit, apalagi di area wajah yang lebih sensitif. Alih-alih mengurangi perih, hal ini justru bisa memicu alergi atau rasa terbakar tambahan.

Baca Juga: Ramai Aksi Demo, Lakukan 4 Hal Ini Jika Terkena Gas Air Mata

Cara Mengatasi Efek Gas Air Mata yang Benar

Dokter menyarankan beberapa langkah sederhana untuk mengatasi dampak paparan gas air mata, antara lain:

  1. Bilas mata dengan air bersih atau saline. Biarkan air mata keluar sebagai mekanisme alami tubuh.
  2. Hindari mengucek mata. Gesekan hanya memperburuk luka dan iritasi.
  3. Lindungi mata sebelum paparan. Gunakan kacamata pelindung yang menutup rapat, seperti goggle medis atau kacamata renang, untuk mencegah partikel kimia masuk.

Lantas, efektifkah pasta gigi untuk mengatasi gas air mata sebenarnya? Pasta gigi tidak efektif untuk meredakan efek gas air mata, bahkan bisa berisiko menimbulkan iritasi pada kulit wajah.

Cara terbaik adalah membiarkan air mata keluar sebagai mekanisme alami tubuh sambil membilas mata dengan air bersih atau larutan saline. Untuk pencegahan, lindungi mata dengan kacamata yang menutup rapat agar paparan gas tidak langsung masuk.

Baca Juga: Usai Demo di Jakarta, 18,72 Ton Sampah Diangkut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.