M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Kacang Tanah Mengandung Kolesterol? Ini Jawabannya

Apakah Kacang Tanah Mengandung Kolesterol? Ini Jawabannya
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, apakah kacang tanah mengandung kolesterol atau tidak? Cari tahu jawabannya di sini, yuk!

Kacang tanah sering dianggap sebagai camilan yang menggugah selera, mengenyangkan, dan mudah ditemukan di mana saja. Namun, ada satu pertanyaan yang kerap muncul ketika seseorang sedang menjalani pola makan sehat yaitu, apakah kacang tanah mengandung kolesterol atau tidak?

Pertanyaan ini wajar muncul mengingat kacang tanah memiliki rasa gurih dan tekstur yang identik dengan makanan berlemak. Jika Anda sedang menjaga kesehatan jantung atau menurunkan berat badan, memahami kandungan kacang tanah menjadi hal yang penting.

Baca Juga: Apa Ciri-Ciri Terkena Kolesterol Tinggi, ya? Intip Selengkapnya di Sini

Apakah Kacang Tanah Mengandung Kolesterol?

Jawabannya adalah tidak.

Kacang tanah sama sekali tidak mengandung kolesterol, karena kolesterol hanya terdapat pada makanan hewani seperti daging, telur, susu, dan produk turunannya. Kacang tanah adalah bahan pangan nabati sehingga tidak menghasilkan kolesterol.

Kandungan Gizi Kacang Tanah

Melansir laman Healthfully, kacang tanah memiliki banyak nutrisi bermanfaat seperti serat, niasin, protein, folat, magnesium, kalium, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, dan fitosterol. Semua nutrisi ini mendukung kesehatan tubuh.

Namun, penting diingat bahwa kacang tanah juga tinggi kalori dan mengandung lemak tak jenuh dalam jumlah cukup besar. Karena itu, Anda tetap perlu mengonsumsinya dalam porsi yang wajar.

Baca Juga: Apakah Buah Durian Mengandung Kolesterol atau Tidak? Cari Tahu di Sini

Manfaat Kesehatan Kacang Tanah

Banyak penelitian menunjukkan bahwa rutin makan kacang-kacangan dapat memberikan banyak manfaat. Contohnya, pria yang pernah mengalami serangan jantung dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan mengonsumsi kacang secara teratur.

Manfaat ini diduga berasal dari lemak tak jenuh di dalam kacang yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol jahat.

Selain itu, kandungan protein yang tinggi bisa menjadi pilihan pengganti sumber protein yang kurang sehat. Kacang tanah juga mengandung vitamin E dan serat yang baik untuk kesehatan pembuluh darah. Fitosterol di dalamnya bahkan dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan perlambatan pertumbuhan sel kanker.

Berapa Banyak Kacang Tanah yang Sebaiknya Dikonsumsi?

Walaupun menyehatkan, bukan berarti Anda perlu makan kacang dalam jumlah besar. Kandungan lemaknya yang tinggi membuat kacang tanah tetap memberikan tambahan kalori.

Untuk mendapatkan manfaat tanpa berlebihan, Anda dapat mengonsumsi sekitar segenggam kacang setiap hari.

Pastikan juga konsumsi tersebut menjadi bagian dari pola makan seimbang dan gaya hidup aktif agar manfaatnya lebih terasa.

Baca Juga: 11 Cara Mengurangi Kolesterol Tinggi dengan Cepat, Yuk Terapkan!

Tips Memilih Produk Kacang Tanah

Tidak semua olahan kacang tanah baik untuk kesehatan. Berikut beberapa tips agar Anda bisa memilih yang tepat:

  1. Hindari kacang yang dilapisi cokelat, dipanggang dengan minyak, atau diberi banyak garam karena dapat menambah lemak jenuh dan natrium.
  2. Pilih kacang panggang kering tanpa garam sebagai opsi yang lebih sehat.
  3. Simpan kacang tanah di freezer agar tetap segar lebih lama.
  4. Untuk selai kacang, periksa label bahan. Pilih yang tidak mengandung gula tambahan, garam berlebih, atau lemak terhidrogenasi sebagian. Bahan tersebut dapat menambah lemak trans yang berdampak buruk bagi kolesterol dan kesehatan jantung.

Jadi, apakah kacang tanah mengandung kolesterol atau tidak? Kacang tanah tidak mengandung kolesterol karena kolesterol hanya ada pada makanan hewani.

Selain bebas kolesterol, kacang tanah tetap kaya nutrisi seperti serat, protein, lemak tak jenuh, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Namun, karena tinggi kalori, konsumsilah kacang tanah dalam porsi wajar agar manfaatnya tetap optimal.

Baca Juga: Apakah Timun Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi atau Tidak? Ini Jawabannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari (14/4) Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat

Update peringatan dini BMKG cuaca hari Selasa (14/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat di daerah berikut ini.

Buruan Serbu! Promo Krispy Kreme Buy 1 Get 1 Dozen Donat Lebih Hemat Hanya 4 Hari

Donat gratis dari Krispy Kreme siap meramaikan harimu! Promo Buy 1 Get 1 ini berlaku 14-17 April 2026. Jangan sampai ketinggalan!

Apa Itu ADHD? Ketahui Ciri-cirinya pada Anak, Remaja, & Dewasa yang Harus Diwaspadai

Gejala ADHD tak sama di setiap fase hidup. Dari anak sulit fokus hingga dewasa bermasalah hubungan, kenali tandanya untuk dukungan terbaik.

Serum Anti Aging Ini Kunci Glowing Tanpa Kerutan: Kulit Awet Muda

Moms, masalah mata panda hingga jerawat bisa diatasi serum anti aging. Lihat daftar 5 serum anti aging yang transformatif untuk kulit sehatmu.

Film Animasi Garuda di Dadaku Tayang Juni 2026, Indofood Ikut Ambil Bagian

​PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk terlibat dalam kolaborasi film animasi Garuda di Dadaku yang menyasar penonton anak dan keluarga.

HP Vivo Y31d Pro: Tawarkan Kamera AI, Performa Ngebut & Baterai Monster

Membeli Vivo Y31d Pro pekan ini, Anda akan dapat baterai 7000mAh yang awet 6 tahun. Charger 90W siap mengisi daya super cepat. 

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (14/4) Melonjak Rp 45.000, Cek Daftar Selengkapnya

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Selasa (14/4) melonjak Rp 45.000 dari perdagangan sebelumnya.

BMKG Peringatkan Kemarau Panjang, Masyarakat Diimbau Lakukan 4 Hal Ini

Puncak kemarau panjang El Nino diprediksi Agustus 2026. BMKG berikan strategi mitigasi yang harus Anda lakukan sekarang.

Menu Baru Pizza Hut: Sourdough Pizza Hadir dengan Topping Pilihan Terbaik

Pizza Hut berinovasi dengan Sourdough Pizza, tersedia dalam Authentic & Specialty Toppings. Temukan menu favorit Anda sekarang!

Kemarau Mulai Meluas, Ini Wilayah di Indonesia yang Sudah Alami Musim Kering

Musim kemarau mulai meluas di wilayah Indonesia. BMKG mencatat, per 13 April 2026, 7,8% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau.