M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Saja Jenis Buah yang Menaikkan Gula Darah ya? Cek Daftarnya Berikut Ini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Anda perlu tahu apa saja jenis buah yang menaikkan gula darah berikut ini. Yuk, cek daftarnya di sini!

Buah-buahan merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Namun, bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mengontrol kadar gula darah, penting untuk mengetahui buah-buahan mana yang dapat memengaruhi gula darah.

Beberapa jenis buah dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah lebih cepat daripada yang lain. MomsMoney akan membahas beberapa jenis buah yang menaikkan gula darah serta tips menjaga gula darah tetap stabil. Simak, ya!

Baca Juga: 15 Rekomendasi Infused Water untuk Diet Menurunkan Berat Badan dan Membakar Lemak

Apa saja jenis buah yang menaikkan gula darah?

Beberapa buah memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih tinggi, yaitu di atas 55. Ini berarti buah-buahan ini bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih cepat.

Melansir dari WebMD, beberapa jenis buah yang menaikkan gula darah sebagai berikut:

  • Kurma kering (GI 62)
  • Mangga (GI 60)
  • Nanas (GI sekitar 58)
  • Kismis (GI sekitar 66)
  • Semangka (GI 76)

Baca Juga: Ini Ciri-Ciri Gatal karena Diabetes dan Ketahui juga Cara Meredakannya di Sini

Tips menjaga kadar gula darah tetap stabil

Bersumber dari laman The Healthy, berikut ini tips menjaga kadar gula darah tetap stabil:

1. Diet mediterania

Diet Mediterania yang menekankan konsumsi makanan nabati seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun secara teratur dapat membantu menurunkan risiko diabetes.

Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengikuti diet ini memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 lebih rendah hingga 23%.

Serat dan fitonutrien dari makanan nabati membantu menjaga gula darah tetap seimbang, sementara minyak zaitun dapat mengurangi peradangan.

2. Konsumsi antosianin

Antosianin adalah nutrisi yang memberi warna merah dan biru pada buah seperti anggur dan beri. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak makanan yang kaya antosianin dapat membantu menjaga kadar gula darah yang sehat dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

Oleh karena itu, makan lebih banyak buah beri atau anggur bisa bermanfaat bagi pengelolaan gula darah.

Baca Juga: Ini Dia 7 Penyakit yang Timbul Akibat Kegemukan, Anda Perlu Tahu!

3. Sarapan sehat

Sarapan yang sehat penting untuk menstabilkan gula darah sepanjang hari. Jika Anda sering melewatkan sarapan, Anda mungkin berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.

Sarapan yang mengandung kombinasi protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat, seperti yogurt dengan buah dan kacang, dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil.

Hindari makan karbohidrat sederhana yang tinggi, seperti bagel dan jus jeruk karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat.

4. Olahraga rutin

Olahraga kardio dan latihan kekuatan dapat mengurangi risiko diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang berolahraga secara teratur dengan melakukan kardio minimal 2,5 jam per minggu dan latihan kekuatan minimal satu jam per minggu, memiliki risiko diabetes lebih rendah.

Olahraga membantu tubuh lebih efisien dalam menggunakan glukosa serta meningkatkan sensitivitas insulin.

5. Berjalan setelah makan

Berjalan kaki setelah makan dapat membantu menstabilkan kadar gula darah. Penelitian menemukan bahwa berjalan kaki selama 15 menit setelah makan dapat secara signifikan mengurangi lonjakan gula darah.

Cobalah untuk berjalan selama dua menit setelah setiap 20 menit duduk untuk menjaga kadar gula darah tetap terkontrol.

Baca Juga: Yuk, Coba! Ini Dia Rekomendasi Buah Terbaik untuk Menurunkan Darah Tinggi

6. Memeriksa risiko Anda

Tes risiko diabetes dapat membantu Anda memahami apakah Anda berisiko mengalami kadar gula darah tinggi.

Jika hasil tes menunjukkan risiko tinggi, lakukan pemeriksaan gula darah lebih awal atau lebih sering. Hal ini dapat membantu Anda mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat lebih awal.

7. Perhatikan obat-obatan Anda

Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati kondisi umum seperti asma, kolesterol tinggi, atau tekanan darah tinggi, dapat memengaruhi kadar gula darah.

Obat-obatan seperti steroid, statin, dan diuretik dapat meningkatkan gula darah. Jika Anda menggunakan obat-obatan tersebut, bicarakan dengan dokter Anda tentang alternatif yang dapat membantu mengelola kondisi Anda tanpa memengaruhi gula darah.

Nah, itulah ulasan lengkap terkait apa saja jenis buah yang menaikkan gula darah. Semoga bermanfaat.

Tonton: Gula Darah Rendah Harus Makan Apa? Cek Daftarnya Berikut Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!