M O M S M O N E Y I D
Santai

Apa Itu Genre Film Dystopian? Simak Penjelasan dan Rekomendasi Filmnya Ini

Apa Itu Genre Film Dystopian? Simak Penjelasan dan Rekomendasi Filmnya Ini
Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Penggemar film wajib tahu apa itu genre dystopian yang sering diangkat jadi genre film-film sci-fi.

Dystopian adalah salah satu tema populer dalam film dan lekat dengan genre film sci-fi yang penuh fantasi dari kehidupan manusia di masa akan datang.

Lalu, apa sebenarnya film dystopian itu?

Baca Juga: 6 Film Horor Indonesia tentang Mitos dan Kepercayaan Kuno di Indonesia

Secara umum, dystopian, menurut laman Studio Binder, merupakan salah satu genre sebuah karya film maupun novel yang meng-imajinasikan kehidupan di masa depan.

Kehidupan yang dimaksud adalah kehidupan sosial manusia yang perlahan menjadi makin buruk.

Sebab, ada teror, penyakit, serangan makhluk asing, kerusakan alam, populasi yang makin meningkat, dan beberapa hal buruk lainnya.

Hampir semua film dystopian selalu lekat dengan kehidupan sosial dan isu sosial yang ada di sekitar manusia.

Baca Juga: 5 Film Action Tentang Agen Rahasia Wanita Penuh Aksi Menantang

Sering kali, karya film dengan tema dystopian digunakan untuk menyalurkan pemikiran dari para ilmuwan.

Laman Wikipedia menyatakan, film dystopian memiliki fungsi untuk menyuarakan komentar politik yang radikal.

Selain itu, juga digunakan sebagai pengingat tentang sebuah isu sosial atau perubahan beberapa elemen dalam kehidupan sosial.

Seperti perubahan iklim, serangan nuklir, perang dunia, populasi yang makin meningkat, dan juga hal-hal penting lainnya, yang jika dibiarkan akan mengancam kehidupan manusia.

Nah, jika ingin tahu lebih dalam tentang apa itu film dystopian beberapa judul film ini bisa ditonton:

Baca Juga: 7 Film Indonesia Populer Dibintangi Putri Marino, Kabut Berduri Tayang di Netflix

1. Divergent (2014)

2. Snowpiercer (2013)

3. Wall-E (2008)

4. Hunger Games (2012)

5. The Platform (2019)

Itulah penjelasan singkat tentang apa itu film dystopian dan beberapa rekomendasi film yang bisa ditonton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.