MOMSMONEY.ID - Apa itu ADHD? ADHD adalah singkatan dari attention deficit hyperactivity disorder, yakni gangguan neurobiologis yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam memusatkan perhatian, mengendalikan impuls, dan mengatur aktivitas.
Pernahkah Anda melihat seorang anak yang sulit diam, sering melompat dari satu aktivitas ke aktivitas lain, atau orang dewasa yang sering lupa dan kehilangan fokus?
Bisa jadi kondisi tersebut bukan sekadar nakal atau kurang disiplin, tetapi sebuah gangguan mental yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius, yakni gejala ADHD.
Baca Juga: Jiwa Lelah Tanpa Alasan Jelas? Ini 6 Tanda Anda Perlu ke Psikolog Sekarang
Kondisi ini bisa terjadi pada anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Memahami apa itu ADHD adalah sebuah langkah awal yang sangat penting, karena tanda-tanda yang muncul bisa berbeda-beda tergantung fase usia.
Lalu, dari mana sebenarnya datangnya ADHD ini? Penyebabnya kompleks, melibatkan faktor genetik, hingga pengaruh lingkungan seperti paparan dari zat yang berbahaya.
Dengan memahami apa itu ADHD, mulai dari penyebabnya hingga gejala yang muncul, Anda akan lebih waspada sekaligus bisa memberikan dukungan terhadap kondisi yang sedang dialami.
Baca Juga: Masalah Kesehatan Mental Kerja: Kenali Bedanya Burnout, Sibuk, dan Berkembang
Mengenal ADHD
Dikutip dari www.halodoc.com, ADHD adalah salah satu gangguan mental yang menunjukkan suatu perilaku impulsif dan hiperaktif.
Kondisi lebih rentan terjadi pada anak-anak, namun gejalanya bisa bertahan sampai usianya remaja, bahkan dewasa. Di samping itu, ADHD sendiri terbagi menjadi 3 sub tipe sebagai berikut:
- Dominan hiperaktif-impulsif: muncul dengan masalah hiperaktivitas dibarengi dengan perilaku impulsif.
- Dominan inatentif: biasanya ditandai dengan kesulitan memusatkan perhatian penuh pada suatu hal dalam satu waktu.
- Kombinasi hiperaktif-impulsif dan inatentif: biasanya ditunjukkan dengan ciri hiperaktif, impulsif, dan tidak bisa memperhatikan dengan baik.
Baca Juga: Tekanan Hidup Mengimpit? 5 Strategi Soft Life Ini Bikin Tetap Waras
Penyebab ADHD
Ada beberapa hal yang menyebabkan kondisi ADHD ini bisa terjadi. Berikut beberapa penyebabnya yang perlu Anda ketahui:
- Genetika
- Fungsi dan struktur otak
- Paparan neurotoksin selama masa kehamilan
- Merokok dan mengonsumsi alkohol selama hamil.
Gejala ADHD
Gejala ADHD bisa berbeda-beda pada setiap orang tergantung usianya. Berikut beberapa gejala ADHD yang dialami anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang bisa Anda perhatikan:
Gejala ADHD anak-anak
- Sulit fokus pada aktivitas dan mudah terganggu.
- Tidak memiliki perhatian penuh pada saat bermain atau saat mengerjakan tugas sekolah.
- Sering merasa gelisah dan kesulitan untuk duduk diam.
- Sering bergerak atau lari-lari.
- Bicara berlebihan, bahkan menyela orang lain.
Baca Juga: Dampak Good Girl Syndrome Bagi Kesehatan Mental Seseorang
Gejala ADHD remaja
- Sulit fokus saat mengerjakan sesuatu, termasuk tugas sekolah.
- Sering melakukan kesalahan saat menjalankan suatu tugas.
- Kesulitan dalam menyelesaikan suatu tugas.
- Memiliki masalah dengan manajemen waktu dan organisasi.
- Sering meninggalkan barang.
- Sering menghindari tugas atau pekerjaan yang bisa melelahkan secara mental.
- Kesulitan dalam menavigasi hubungan sosial dan keluarga.
- Ada kenaikan frustrasi dan kepekaan emosional.
Gejala ADHD dewasa
- Sulit menyelesaikan suatu pekerjaan.
- Memiliki masalah harga diri dan kesejahteraan mental secara keseluruhan.
- Melakukan penyalahgunaan zat.
- Sulit dalam menjalani hubungan, baik berpasangan, keluarga, atau rekan kerja.
- Sering mengalami kecelakaan atau cedera.
Jadi, jangan sampai Anda mengabaikan tanda-tandanya, karena mengenali apa itu ADHD sejak dini adalah langkah pertama menuju penanganan yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News