M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Anak Melakukan Kesalahan? Begini Cara Merespons Kesalahan dengan Tepat

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Anak melakukan kesalahan? Ini 4 cara merespons kesalahan anak dengan tepat.

Kesalahan memang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak mungkin lebih sering melakukan kesalahan.

Namun, hal tersebut patut dimaklumi mengingat anak masih berada di fase perkembangan.

Apapun kesalahan anak, cara orang tua merespons sama pentingnya dengan memperbaiki kesalahan sejak awal. Jadi, tidak disarankan bagi orang tua untuk bereaksi negatif terhadap kesalahan anak seperti berteriak dan memukul.

Melansir laman Sleeping Should Be Easy, begini 4 cara merespons kesalahan anak dengan tepat:

Baca Juga: 3 Penyebab Anak Remaja Suka Menunda-nunda Pekerjaan, Apa Saja?

1. Pertimbangkan apakah kesalahan anak merupakan kecelakaan

Seberapa sering Anda merasa frustasi ketika si kecil mengotori bajunya dengan cokelat atau menjatuhkan piring makannya ke lantai?

Sebelum kehilangan kesabaran, coba tanyakan pada diri Anda sendiri apakah kesalahan anak yang demikian merupakan kesengajaan atau justru kecelakaan. Pasalnya, kebanyakan kesalahan anak merupakan kecelakaan dan bukan hal yang sengaja ia lakukan.

Misal, saat anak menumpahkan sereal, ia mungkin sedang mencoba untuk lebih mandiri dan menyajikan sarapan untuk dirinya sendiri. Jika ini yang terjadi, penting bagi Anda untuk mengingatkan diri sendiri bahwa kesalahan anak tersebut adalah kecelakaan alih-alih bereaksi negatif.

Dengan begitu, Anda akan terbantu untuk menempatkan situasi dalam perspektif.

2. Ucapkan terima kasih saat anak mengakui kesalahannya

Tatkala anak mengakui kesalahannya, ucapkan terima kasih kepadanya karena telah memberi tahu Anda. Bahkan sebelum Anda mencoba mendisiplinkannya, tetaplah berterima kasih kepada anak saat ia menjelaskan apa yang terjadi.

Mengucapkan terima kasih kepada anak saat mengakui kesalahannya akan membuat anak merasa bahwa ia bisa memberi tahu apa saja kepada Anda. Bahkan, ketika anak sedang bermasalah atau membutuhkan bantuan.

Intinya, anak perlu tahu bahwa jujur kepada orang tua lebih penting daripada menyembunyikan sesuatu dan membuat lebih banyak masalah.

Baca Juga: Tidak Boleh Dilewatkan Pasutri, Ini 6 Rutinitas Penting Setelah Berhubungan Seks

3. Bantu anak belajar dari kesalahan

Kesalahan di masa kanak-kanak dapat menjadi guru yang luar biasa. Jadi, jangan membuat anak merasa malu ketika ia melakukan kesalahan.

Soalnya, kesalahan bisa menyehatkan dan membantu anak mempelajari apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan di masa depan.

Alih-alih memarahinya, bantulah anak untuk memilah emosi dan biarkan ia belajar dari kesalahannya. Ini bermanfaat untuk memberi tahu anak bahwa Anda memiliki keyakinan pada kemampuan anak untuk mencoba, gagal, belajar, dan akhirnya berhasil.

Melalui kesalahan, akan membantu anak mengembangkan mekanisme koping untuk mengelola frustasi, kecemasan, dan rasa bersalah.

Kesalahan juga akan membantu anak membangun ketahanan sekaligus mengembangkan growth mindset dan keterampilan emosional untuk memutuskan bagaimana membuat situasi menjadi lebih baik.

4. Cegah kesalahan yang umum terjadi

Meskipun kesalahan tidak dapat dihindari, namun Anda tetap bisa mencegah kesalahan yang umum terjadi sejak awal.

Coba jauhkan barang-barang berharga dari jangkauan anak. Pisahkan juga anak-anak Anda ketika mereka mulai bermain dengan kasar dan arahkan mereka ke aktivitas yang lebih tepat.

Perlu Anda catat bahwa anak-anak cenderung lebih sering membuat kesalahan apabila orang tua tidak mengambil tindakan pencegahan untuk menghindarinya.

Itulah 4 cara merespons kesalahan anak dengan tepat. Kesalahan bisa menjadi positif ketika Anda menjadikannya sebagai momen pembelajaran.

Oleh sebab itu, bereaksilah sewajarnya saat si kecil membuat kesalahan yang berhasil memantik kemarahan Anda dengan menerapkan keempat cara di atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bisnis Anda Terancam? Rupiah Anjlok, Ini 4 Strategi Pengusaha biar Tetap Bertahan

Dolar AS capai Rp 18.000, biaya operasional meroket. Pelajari 4 strategi krusial saat rupiah anjlok agar bisnis Anda tetap berputar bahkan untung.

IHSG Merosot, Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini (4/6)

IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (4/6/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 7 Juni 2026: Naga Bersinar, Babi Dapat Kejutan

Cek ramalan shio hari ini Kamis 7 Juni 2026, simak prediksi keuangan, karier, dan peluang menarik untuk 12 hewan terbaru.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (4/6) Turun Rp 15.000 Jadi Rp 2.759.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menurun pada Kamis (4/6)

HokBen Tebar Promo Gratisan Ramen & Ayam, Makan Hemat Sepanjang Juni 2026

Promo HokBen awal Juni 2026 bikin dompet aman! Ada gratis ramen dan ayam menanti Anda. Rencanakan makan siang atau malam hemat di sini!

Gokana Perpanjang Promo Paket Nasi & Ramen Spesial hingga 30 Juni 2026

Kabar gembira! Promo Gokana Nasi & Ramen Rp 88 ribu diperpanjang hingga Juni 2026. Cek syarat dan ketentuannya di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Kamis (4/6) Turun

Harga emas di Pegadaian produksi Galeri 24 dan UBS hari ini Kamis (4/6) kompak menurun dari perdagangan sebelumnya

Promo Go!Go!Curry! Terbaru, Diskon Menu Kari Jepang Menggiurkan Awal Juni 2026

Nikmati menu-menu spesial dengan diskon fantastis di Go!Go!Curry! Lihat detail promo delivery untuk pengalaman makan terbaik Anda.

Promo Burger King, Nikmati Sederet Menu Hemat Mulai Rp10 Ribuan di Bulan Juni

Makan enak di Burger King tetap hemat? Menu King of The Month mulai Rp 10 ribuan siap manjakan lidah Anda. Cek daftar lengkapnya di sini!

Jadwal Indonesia Open 2026, 11 Wakil Indonesia Bertempur untuk Tiket Perempat Final

Jadwal Indonesia Open 2026 Babak 16 Besar, Kamis (4/6), 11 wakil Indonesia bertempur menuju perempat final.