MOMSMONEY.ID - Ini, lho, beberapa camilan prebiotik yang bagus untuk kesehatan usus. Ada apa saja, ya?
Kesehatan usus sering disebut sebagai pusat kendali tersembunyi tubuh. Di dalam saluran cerna kita hidup triliunan bakteri baik yang berperan penting dalam pencernaan, kekebalan tubuh, bahkan suasana hati.
Ketika keseimbangan bakteri ini terganggu, berbagai masalah bisa muncul, mulai dari kembung dan sembelit hingga daya tahan tubuh menurun. Salah satu cara sederhana untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus adalah dengan rutin mengonsumsi makanan atau camilan yang mengandung prebiotik.
Prebiotik adalah mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat kesehatan saat dikonsumsi dalam jumlah cukup. Anda tidak perlu selalu mengandalkan suplemen. Banyak camilan lezat yang secara alami mengandung prebiotik dan mudah ditemukan.
Baca Juga: 9 Minuman Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus
Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa camilan prebiotik yang bagus untuk kesehatan usus:
1. Pisang
Pisang yang masih agak hijau (belum terlalu matang) mengandung lebih banyak pati resisten. Pati resisten ini berfungsi sebagai prebiotik karena tidak dicerna di usus kecil, melainkan difermentasi oleh bakteri baik di usus besar. Jadi, jika ingin manfaat prebiotik lebih tinggi, pilih pisang yang belum terlalu matang.
2. Almond
Almond adalah makanan utuh yang baik untuk kesehatan usus jika dikonsumsi secara rutin. Kacang ini mengandung serat yang dapat difermentasi dan polifenol, yaitu senyawa alami dari tumbuhan yang berinteraksi dengan bakteri usus.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi almond, baik dalam bentuk utuh maupun bubuk, dapat meningkatkan kadar butirat. Butirat adalah asam lemak rantai pendek yang penting untuk menjaga kesehatan usus besar. Artinya, almond memiliki efek prebiotik yang nyata pada orang dewasa yang sehat.
3. Produk Dedak Gandum
Produk berbahan dedak gandum seperti sereal, granola, atau kerupuk gandum utuh juga bisa menjadi camilan prebiotik yang baik. Konsumsi serat gandum utuh dalam jumlah kecil setiap hari terbukti membantu meningkatkan keanekaragaman bakteri usus.
Mikrobiota usus yang beragam membantu memperkuat lapisan pelindung usus dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Meski begitu, pada beberapa orang dengan gangguan pencernaan, dedak gandum bisa memperparah gejala. Sebaiknya konsultasikan dulu sebelum rutin mengonsumsinya.
Baca Juga: 6 Jenis Buah yang Bagus untuk Meningkatkan Kesehatan Usus
4. Apel
Apel tidak hanya kaya vitamin dan serat, tetapi juga termasuk makanan prebiotik. Kandungan pektin dalam apel adalah serat larut yang berfungsi sebagai prebiotik.
Mengonsumsi apel segar maupun produk olahannya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan prebiotik dalam apel berpotensi mendukung kesehatan pencernaan dan mikrobiota usus, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
5. Hummus
Hummus adalah saus atau olesan yang terbuat dari buncis yang dihaluskan. Buncis mengandung serat yang dapat difermentasi dan pati resisten, yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buncis dapat meningkatkan jumlah bakteri baik seperti Bacteroidetes dan Actinobacteria, serta menurunkan jumlah bakteri yang berpotensi merugikan. Ini berarti hummus bisa menjadi camilan lezat sekaligus ramah usus.
6. Onion Ring
Produk berbahan bawang, termasuk onion ring, mengandung serat prebiotik yang membantu pertumbuhan bakteri baik di usus. Bawang juga berperan dalam produksi asam lemak rantai pendek seperti butirat, yang penting untuk menjaga kesehatan lapisan usus dan mendukung sistem imun.
Namun, karena onion ring biasanya digoreng, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang agar tidak berlebihan dalam asupan lemak.
Baca Juga: 6 Tanda pada Tubuh jika Kesehatan Usus Bermasalah, Apa Saja?
7. Blueberry
Blueberry merupakan sumber prebiotik alami karena kaya polifenol dan serat yang dapat difermentasi. Buah ini mengandung antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang memberi warna biru tua atau ungu.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi blueberry dapat meningkatkan jumlah bakteri baik seperti Bifidobacterium serta membantu produksi asam lemak rantai pendek yang bermanfaat bagi kesehatan usus.
8. Raspberry
Raspberry juga termasuk buah dengan kandungan prebiotik tinggi. Buah ini menyediakan serat yang dapat difermentasi, termasuk pektin dan polisakarida resisten.
Efek prebiotik raspberry terutama berasal dari kandungan polifenolnya, seperti ellagitanin dan antosianin. Didukung oleh kadar serat yang tinggi, raspberry membantu memberi “makan” bakteri baik di usus.
9. Keripik Kacang
Keripik berbahan kacang-kacangan, seperti keripik tempe atau kacang panggang, mengandung serat yang dapat difermentasi, termasuk pati resisten dan oligosakarida. Senyawa ini tidak dicerna di usus kecil, melainkan sampai ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri baik.
Proses fermentasi ini menghasilkan asam lemak rantai pendek yang penting untuk kesehatan usus. Dibandingkan camilan rendah serat, keripik kacang memiliki potensi lebih baik dalam mendukung kesehatan mikrobiota usus.
Baca Juga: 7 Makanan yang Harus Dihindari jika Ingin Usus Tetap Sehat
Itulah beberapa camilan prebiotik yang bagus untuk kesehatan usus. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: Ini Dia 5 Saham Paling Banyak Diborong Asing Kemarin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News