M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Tanda pada Tubuh jika Kesehatan Usus Bermasalah, Apa Saja?

 6 Tanda pada Tubuh jika Kesehatan Usus Bermasalah, Apa Saja?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja tanda pada tubuh jika kesehatan usus bermasalah, ya? Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!

Tubuh sering memberikan sinyal ketika ada ketidakseimbangan yang terjadi di dalamnya, termasuk pada sistem pencernaan. Usus bukan sekadar organ untuk mengolah makanan.

Di dalamnya terdapat triliunan bakteri yang berperan dalam penyerapan nutrisi, menjaga daya tahan tubuh, hingga memengaruhi suasana hati. Saat kesehatannya terganggu, dampaknya bisa terasa ke berbagai bagian tubuh.

Masalah usus tidak selalu ditandai dengan nyeri hebat. Terkadang gejalanya tampak ringan dan dianggap sepele. Mengenali tanda tanda ini membantu Anda mengambil langkah lebih cepat sebelum kondisi berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.

Baca Juga: 7 Makanan yang Harus Dihindari jika Ingin Usus Tetap Sehat

Melansir dari laman Health, berikut beberapa tanda pada tubuh jika kesehatan usus bermasalah:

1. Gangguan Pencernaan

Tanda yang paling mudah dikenali biasanya muncul di area perut. Beberapa keluhan yang sering dirasakan antara lain sakit perut, perut terasa penuh oleh gas, kembung, diare, sembelit, atau sensasi terbakar di dada seperti mulas.

Setiap orang bisa saja mengalami gangguan ini sesekali. Namun jika keluhan muncul terus menerus selama berminggu minggu, hal tersebut bisa menandakan adanya gangguan seperti sindrom iritasi usus besar atau penyakit radang usus. Kedua kondisi ini berkaitan dengan cara kerja usus yang tidak normal dan memicu gejala jangka panjang.

2. Kelelahan Berkepanjangan

Rasa lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur atau aktivitas berlebihan. Kondisi usus juga berperan besar dalam tingkat energi tubuh. Sekitar 95 persen serotonin, yaitu zat kimia yang membantu mengatur suasana hati dan tidur, diproduksi di usus.

Jika keseimbangan bakteri terganggu, kualitas tidur dapat menurun dan tubuh terasa kurang segar. Selain itu, peradangan pada usus bisa menghambat penyerapan nutrisi penting seperti zat besi dan vitamin B12 yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi. Kekurangan nutrisi ini dapat membuat tubuh terasa lemas dalam waktu lama.

3. Masalah Kulit

Beberapa gangguan kulit seperti eksim, psoriasis, dan rosacea diduga berkaitan dengan kondisi usus. Ketika mikrobioma usus berubah, respons peradangan dalam tubuh juga dapat ikut berubah.

Bakteri usus memengaruhi cara tubuh mengatur peradangan. Jika terjadi ketidakseimbangan, peradangan bisa muncul pada kulit. Hubungan ini dikenal sebagai sumbu kulit dan usus, yang menunjukkan adanya keterkaitan antara kesehatan pencernaan dan kondisi kulit.

Baca Juga: 5 Makanan Fermentasi yang Bagus Dikonsumsi untuk Menjaga Kesehatan Usus

4. Lebih Sering Sakit

Usus memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Jika keseimbangannya terganggu, daya tahan tubuh bisa melemah. Akibatnya, Anda mungkin lebih mudah terserang flu, pilek, atau infeksi lainnya.

Ketika bakteri berbahaya berkembang lebih banyak dari bakteri baik, sistem imun tidak bekerja secara maksimal. Usus yang tidak seimbang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat.

5. Sensitivitas terhadap Makanan Tertentu

Sensitivitas makanan berbeda dari alergi. Alergi melibatkan reaksi sistem kekebalan dan bisa berbahaya, sedangkan sensitivitas lebih berkaitan dengan masalah pencernaan dan biasanya tidak mengancam jiwa.

Jika Anda mulai merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan yang sebelumnya tidak menimbulkan masalah, hal ini bisa menjadi tanda perubahan keseimbangan bakteri usus. Bakteri usus membantu mencerna makanan dengan baik. Saat keseimbangan terganggu, tubuh mungkin kesulitan memecah makanan tertentu sehingga muncul gejala seperti kembung, kram perut, atau mual.

6. Perubahan Suasana Hati dan Kemampuan Berpikir

Usus dan otak saling terhubung melalui sistem yang disebut sumbu usus dan otak. Saraf, hormon, serta sinyal dari sistem imun memungkinkan keduanya saling berkomunikasi.

Perubahan komposisi bakteri usus dapat memengaruhi produksi serotonin dan dopamin, dua zat kimia yang berperan dalam mengatur suasana hati, perhatian, dan daya ingat. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kondisi mikrobioma usus dengan depresi, kecemasan, serta gangguan konsentrasi. Sebaliknya, memperbaiki kesehatan usus dapat membantu meningkatkan suasana hati dan fungsi kognitif.

Menjaga keseimbangan bakteri usus dapat dilakukan dengan pola makan sehat, konsumsi serat yang cukup, serta membatasi makanan tinggi gula dan lemak tidak sehat. Dengan usus yang lebih seimbang, tubuh memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjaga energi, kekebalan, dan kesehatan secara menyeluruh.

Baca Juga: 5 Makanan yang Tidak Bagus untuk Kesehatan Usus Anda

Itulah beberapa tanda pada tubuh jika kesehatan usus bermasalah. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Serial Western hingga Drakor Kriminal Tentang Dunia Narkoba

Berikut ini ada beberapa rekomendasi serial bertema narkoba yang wajib ditonton para penikmat serial kriminal.​

Lengan Besar Bikin Minder? Ini 4 Cara Mengecilkannya dengan Cepat

Tumpukan lemak membandel di area lengan kerap menurunkan rasa percaya diri. Berikut 4 cara mengecilkan lengan dengan cepat.

Nikmati Serunya Promo A&W Sharing Meal Oktober 2026, Porsi Puas Harga Pas

Nikmati kelezatan paket promo A&W Sharing Meal mulai Rp 130.000-an lengkap dengan nasi, kentang goreng, dan minuman segar favoritmu.

7 Pilihan Menu Sarapan Diet yang Enak, Kaya Nutrisi & Anti Lapar, Wajib Dicoba

Bingung cari menu sarapan diet yang bikin kenyang lebih lama? Temukan berbagai inspirasi makanan sehat dan praktis untuk bantu turunkan berat.

Perangkat Galaxy Siap Rombak Layar Kunci dan Tampilan Lewat One UI 8.5

One UI 8.5 membawa perubahan besar pada Quick Panel hingga efek 3D ikon. Intip deretan fitur canggih yang bakal hadir di ponsel Anda.

Nikmati Promo HokBen x Bank Saqu Oktober 2026, Cashback 50% Plus Gratis Menu

Nikmati promo HokBen bulan ini pakai Bank Saqu untuk dapatkan cashback hingga 50%, ekstra cashback, serta gratis Chicken Tofu lezat.

Benarkah Telur Puyuh Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ketahui Faktanya, yuk

Ketahui kandungan nutrisi serta batas aman konsumsi telur puyuh agar tidak memicu lonjakan kolesterol di sini.

Konsumsi Minuman Berpemanis Membebani Tubuh dan Naikkan Gula Darah

Makan manis saat perut kosong membebani tubuh drastis. Urutan santapan ternyata memegang kunci pencegahan lonjakan gula darah.

Apakah Menstrual Cup Aman? Ini Kelebihan dan Kekurangan Menstrual Cup

Seperti produk kesehatan lainnya, menstrual cup memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. Cari tahu di sini.

Tontonan Dokumenter Kehidupan Para Atlet di Netflix Ungkap Sisi Lain Kehidupan

Belum pernah diekspos ke publik, dokumenter para atlet dari Netflix selalu menyuguhkan cerita menarik.​