M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Jenis Buah yang Bagus untuk Meningkatkan Kesehatan Usus

6 Jenis Buah yang Bagus untuk Meningkatkan Kesehatan Usus
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa jenis buah yang bagus untuk meningkatkan kesehatan usus Anda. Mau coba konsumsi?

Kesehatan usus sering kali luput dari perhatian, padahal organ ini berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh, suasana hati, hingga kualitas energi harian.

Usus bukan sekadar tempat mencerna makanan, tetapi juga rumah bagi triliunan mikroorganisme yang membentuk mikrobiota usus. Ketika keseimbangannya terjaga, tubuh terasa lebih ringan, pencernaan lancar, dan risiko berbagai gangguan kesehatan dapat ditekan.

Salah satu cara sederhana untuk merawat kesehatan usus adalah melalui asupan buah. Buah mengandung serat, prebiotik, vitamin, mineral, serta antioksidan yang mendukung pertumbuhan bakteri baik.

Baca Juga: 6 Tanda pada Tubuh jika Kesehatan Usus Bermasalah, Apa Saja?

Melansir dari laman Health, berikut beberapa jenis buah yang bagus untuk meningkatkan kesehatan usus:

1. Beri

Raspberry dan blackberry dikenal tinggi serat. Dalam satu cangkir, kandungan seratnya sekitar 8 gram atau sekitar 27% dari kebutuhan harian.

Buah beri mengandung dua jenis serat, yaitu serat larut dan tidak larut. Serat larut menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Saat difermentasi, serat ini menghasilkan asam lemak rantai pendek yang membantu menjaga kesehatan dinding usus, mengurangi peradangan, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Serat tidak larut berfungsi menambah volume tinja sehingga membantu buang air besar lebih lancar. Selain itu, buah beri kaya akan polifenol, yaitu antioksidan yang dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri usus dan mengurangi peradangan.

2. Kiwi

Kiwi sering digunakan sebagai solusi alami untuk mengatasi sembelit. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi dua buah kiwi per hari selama beberapa minggu dapat membantu meningkatkan frekuensi buang air besar dan mengurangi rasa tidak nyaman pada pencernaan.

Setiap buah kiwi mengandung sekitar 2,5 gram serat. Serat ini mampu menyerap dan menahan air, sehingga tinja menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Kiwi juga mengandung senyawa alami yang mendukung kerja sistem pencernaan agar lebih teratur.

3. Pepaya

Pepaya mengandung enzim papain yang membantu memecah protein menjadi bagian yang lebih kecil agar mudah diserap tubuh. Enzim ini dapat membantu mengurangi keluhan seperti perut kembung dan rasa tidak nyaman setelah makan.

Selain itu, pepaya kaya serat dan antioksidan seperti vitamin C serta karotenoid. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan saluran cerna dan mengurangi peradangan pada usus.

Baca Juga: 7 Makanan yang Harus Dihindari jika Ingin Usus Tetap Sehat

4. Alpukat

Satu buah alpukat ukuran sedang dengan berat sekitar 200 gram mengandung lebih dari 13 gram serat. Jumlah ini sudah mencukupi hampir setengah kebutuhan serat harian.

Alpukat mengandung serat larut dan tidak larut yang membantu menjaga kelancaran buang air besar. Konsumsi alpukat juga dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus dan meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek yang penting untuk kesehatan pencernaan.

5. Apel

Apel merupakan sumber serat larut yang baik, terutama dalam bentuk pektin. Serat ini membantu memberi makan bakteri baik di usus besar. Selain itu, apel juga mengandung polifenol dan vitamin C yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Konsumsi apel secara rutin dikaitkan dengan kesehatan usus yang lebih baik dan penurunan risiko gangguan pada usus besar. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, sebaiknya apel dikonsumsi bersama kulitnya setelah dicuci bersih.

6. Pir

Pir termasuk buah yang tinggi serat. Satu buah pir ukuran sedang dapat menyediakan sekitar 7 gram serat atau seperempat dari kebutuhan harian.

Selain serat larut dan tidak larut, pir juga mengandung sorbitol, yaitu gula alami yang memiliki efek pencahar ringan. Sorbitol bekerja dengan menarik air ke dalam tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. Karena itu, pir cocok dikonsumsi oleh orang yang sering mengalami sembelit.

Baca Juga: 5 Makanan Fermentasi yang Bagus Dikonsumsi untuk Menjaga Kesehatan Usus

Itulah beberapa jenis buah yang bagus untuk meningkatkan kesehatan usus. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Hari Kamis 4 Juni 2026: Keuangan, Cinta, dan Karier Penuh Drama

Simak hasil ramalan zodiak hari ini Kamis 4 Juni 2026, cek peruntungan cinta, karier, kesehatan, dan keuangan Anda.​

4 Manfaat Minum Jamu Kunyit Asam Saat Haid, Usir Kram Perut hingga Mood Swing

Haid sering bikin tak nyaman? Jamu kunyit asam tawarkan 4 manfaat tak terduga, dari mengatasi kram perut hingga mood swing. Cek di sini.

Hasil Indonesia Open 2026, Wakil Indonesia Bertumbangan Termasuk Fajar/Fikri

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua Rabu (3/6), hanya 4 dari 10 wakil Indonesia maju ke 16 besar. 

7 Menu Sarapan yang Terlihat Sehat tapi Ternyata Bikin Gula Darah Naik

Tahukah bahwa ada beberapa menu sarapan yang terlihat sehat tapi ternyata bikin gula darah naik lo. Yuk, cek selengkapnya di sini!

Mengajarkan Anak Belajar Berbagi Sejak Dini Lewat Berbagi Kurban

McD Berbagi Kurban juga mengajarkan anak berbagi sejak dini. Kebiasaan itu akan menjadi fondasi karakter mereka.

4 Manfaat Kandungan Niacinamide 10% dalam Produk Skincare, Ampuh Usir Flek Hitam!

Ada 4 manfaat kandungan niacinamide 10% dalam produk skincare. Cari tahu informasi selengkapnya di sini.  

6 Makanan yang Sering Dikira Rendah Gula Padahal Tinggi Gula

Ternyata ada beberapa makanan yang sering dikira rendah gula padahal tinggi gula, lho. Apa sajakah itu?

10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Apa saja cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung, ya? Cari tahu di sini, yuk!

6 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Menurunkan Peradangan

Ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa menurunkan peradangan, lho. Apa sajakah itu?          

ShopeePay Beri Tips Kelola Pengeluaran Bulanan Agar Saldo Tak Cepat Habis

Begini tips dari ShopeePay untuk mengelola pengeluaran bulanan agar saldo dompet digital tidak cepat habis.